Puji Tuhan acara Pray For Cities (PFC) Kalimantan secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 31 Agustus 2022, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.
Dilayani Oleh :
- Pdt Martina Zebua, Gereja Kebangunan Kalam Allah (GKKA) Indonesia, Tarakan, Kalimantan Utara
- Pdt Erlina,Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Charis Sangatta, Kalimantan Timur
- Pdt Steven Senduk,Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ellshaddai Tebedak, Ngabang, Kalimantan Barat, Ev. Shakuntala Margaretha, KPPI Ministry
Hanya Ada Satu Jalan
Mengawali acara ini Pdt. Martina Zebua memulai dengan doa pembukaan, dan Firman Tuhan diambil dari Kisah Para Rasul 4:12 “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
Akibat dosa maka tidak ada satupun manusia yang baik dan yang benar di hadapan Allah Yang Maha Kudus.
Sebab di dalam Yes 59:2 dikatakan dosa menjadi pemisah antara manusia dengan Allah. Sekalipun manusia berusaha menjembatani untuk bisa diselamatkan dengan cara berbuat amal atau melakukan hal-hal keagamaan lainnya, itu semua sia-sia.
Lalu bagaimana cara kita mendapatkan keselamatan di dalam Tuhan?
Yang pertama, kita perlu mengaku dosa kita dengan sungguh-sungguh (1 Yoh 1:9)
Yang kedua, setelah kita mengakui dosa maka kita harus membuka hati untuk percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi di dalam hidup kita. (Yoh 5:24 )
Karena kita tahu bahwa Tuhan Yesus telah mati di kayu salib untuk menebus dosa Saudara dan saya, dan di dalam Yoh 14:6 dikatakan bahwa Tuhanlah satu-satunya Jalan dan Kebenaran dan Hidup.
Mari Saudara, Bapak, Ibu terimalah Tuhan Yesus secara pribadi. Tuhan Yesus sedang menunggu Saudara, mari datang kepada Dia, dan percayalah kepada Tuhan. Dan doa terima Tuhan Yesus akan dipimpin oleh Pdt Erlina.
Kemudian doa menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dipimpin oleh Pdt Erlina, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang mau memberi diri untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2 “Kata-Nya kepada mereka tuaian memang banyak tapi pekerja sedikit. Maka mintalah supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”
Selanjutnya Firman Tuhan mengenai kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Steven Senduk, dan Firman Tuhan diambil dari Markus 5:25-29 tentang perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun.
Kita tahu bahwa 12 tahun bukanlah waktu yang sebentar dan perempuan ini pastilah sudah berjuang untuk kesembuhan jasmaninya dan juga berjuang di dalam lingkungan yang ada karena pastilah mengalami diskriminasi dari lingkungannya. Tapi yang dapat kita pelajari adalah teladan iman perempuan yang sakit pendarahan ini. Bagaimana perempuan ini berani datang kepada Tuhan, pasrah dan percaya bahwa Tuhan sanggup menyembuhkannya.
Bagi Saudara, Bapak, Ibu yang mengalami sakit-penyakit, datanglah kepada Tuhan, kuatkanlah hati, percaya, dan jangan membatasi Tuhan bekerja karena Tuhan punya banyak cara untuk menolong dan menyembuhkan Bapak, Ibu dan Saudara sekalian. Sebab tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Sebab Tuhan adalah sumber kesembuhan. Asalkan kita percaya dan beriman maka Tuhan akan menyembuhkan Saudara.
Dan dilanjutkan dengan doa kesembuhan, dengan sebelumnya Pdt. Steven Senduk membacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5 “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita, ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh”
Setelah itu doa bagi Pulau Kalimantan dipimpin oleh Pdt. Martina Zebua, berdoa bagi seluruh Provinsi Kalimantan, para pemimpin dari tingkat Gubernur sampai jajaran paling bawah agar diberikan hikmat untuk dapat memimpin sesuai kehendak Tuhan, serta memberkati sumber daya alam dan sumber daya manusia supaya semuanya dapat menyejahterakan penduduk di Pulau Kalimantan.
Dilanjutkan doa untuk bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Pdt. Erlina, berdoa untuk pemimpin negeri Presiden, Wakil Presiden, para menteri dan semua jajarannya, mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah agar mereka dapat diberikan hikmat untuk memimpin bangsa ini menjadi lebih baik lagi.
Acara ditutup dalam doa yang dipimpin oleh Ev. Shakuntala Margaretha, sekaligus menyampaikan pengumuman mengenai nomor layanan doa dan jadwal acara Pray For Cities selanjutnya, serta mengajak pemirsa untuk follow media sosial Facebook, Youtube dan Instagram Pray For Cities.
Terima kasih dan Tuhan Yesus Memberkati. [vit]