Pray For Jakarta Barat, 28-29 September 2013

Allah kembali melawat kota Jakarta, khususnya Jakarta Barat, melalui acara Pray for Jakarta Barat yang diselenggarakan selama 2 hari, Jumat-Sabtu, 28-29 September 2013 di Stadion Cenderawasih, Cengkareng, Jakarta Barat.

Hari Pertama, 28 September 2013

Sejak pagi hari cuaca nampak begitu cerah melingkupi kota Jakarta. Sungguh Tuhan sendiri yang bekerja dan menjawab doa yang telah dinaikkan. Acara dibuka dengan doa yang dinaikkan oleh Pdt. Handi (GKNS). Sementara  itu jemaat masih terus berdatangan, mulai dari anak-anak muda hingga orangtua, termasuk mereka yang sakit dan duduk di kursi roda.  Pemimpin pujian, Pdt. Hari (CWS Palem) dan Pdt. Raymon  (GPdI Dadap) membawa jemaat menyanyikan pujian kepada Tuhan dengan penuh sukacita. Mereka bertepuk tangan meninggikan kebesaran kasih Tuhan.  Sambutan disampaikan oleh Pdt. Samuel (GSJA Cendrawasih).  Renungan singkat disampaikan oleh Pdt. John Chandra (Ketua Sinode GPKDI) agar kita bersama-sama mengusahakan dan mendoakan kesejahteraan kota Jakarta.

Doa syafat bagi Jakarta Barat dinaikkan oleh Pdt. John Chandra (GPKDI) dan Pdt. Yosua (Gereja Victory Indonesia). Untuk membangkitkan iman pada jemaat yang hadir, ditayangkan sebuah film kesaksian kesembuhan yang dialami Mega (13 tahun) yang disembuhkan dari tuli karena ke 2 gendang telingga pecah saat didoakan di acara Pray for Jakarta Timur.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Tarsim (Gereja Victory Indonesia) bahwa saat manusia jatuh ke dalam dosa maka manusia kehilangan kehidupan dan terpisahkan dari Allah. Di luar Tuhan hanyalah penderitaan dan kesengsaraan, hidup menjadi tidak berarti. Dosa telah membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah (Roma 6:23). Tetapi Allah sangat mengasihi manusia sehingga Dia mengaruniakan anakNya yang tunggal supaya manusia diselamatkan (Yohanes 3:16). Yesus datang memulihkan kita dan membuat kita dapat bersama-sama Allah kembali supaya manusia memiliki kehidupan. Tuhan mau datang menyelamatkan kita supaya hidup kita terhubung dengan Allah dan hidup kita menjadi berarti. Kita harus memiliki iman yang bertindak seperti perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun. Ia bertindak di dalam iman menghampiri Tuhan Yesus sehingga beroleh kuasa kesembuhan dari Yesus.

Setelah Firman Tuhan disampaikan, maka semua jemaat yang hadir diajak untuk sungguh-sungguh menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka.  Pdt. Jul Hutabarat (KPPI) mengundang jemaat mengangkat tangan dan maju kedepan untuk menerima Tuhan Yesus. Pdt. Dwi (GPKDI) dan Pdt. Asin (CWS Palem) memimpin doa kesembuhan bagi semua yang sakit yang telah dipanggil maju kedepan. Para konselor telah terlebih dahulu maju dan siap mendoakan yang sakit. Dengan sepenuh hati dan iman setiap yang sakit didoakan satu persatu. Berbagai mujizat kesembuhan terjadi dan mereka yang disembuhkan menyaksikannya ke atas panggung.

Pdt. Ruben Ferlianto (KPPI) juga mendoakan jemaat yang rindu untuk menyerahkan hidupnya menjadi hamba Tuhan. Ada sekitar 200 orang maju menyerahkan hidupnya untuk melayani Tuhan. Malam yang luar biasa. Hadir sekitar 1500 orang dan sekitar 17 orang yang menyaksikan kesembuhan yang diterimanya.

Hari ke Dua, 29 September 2013

Doa pembukaan dipimpin oleh Pdt. Handi (GKNS), sementara puji-pujian dipimpin oleh Bpk. Yosua (Gereja Victory Indonesia) dan Bpk Hence (GPKDI Taman Surya). Dengan penuh semangat dan sukacita pemimpin pujian membawa jemaat masuk ke dalam hadirat Tuhan dengan memuji-muji Tuhan, bertepuk tangan dan mengangkat tangan berkata, “Tuhan Yesus baik!”  Diingatkan bahwa di dalam di dalam pujian ada kuasa dan mujizat karena Tuhan bertahta di atas puji-pujian umatNya.

Doa syafaat bagi kota Jakarta dinaikkan oleh Pdm. Richard Hutapea (GBI House of Prayer), Ibu Elen (GKNS) dan Ev. Paul Budianto (Gereja Katolik Salib Suci). Dalam doa dinaikkan agar masyarakat Jakarta selalu diberkati dan kemuliaan Tuhan dinyatakan di kota Jakarta.

Sebuah film kesaksian kesembuhan ditayangkan mengenai seorang pemuda bernama Bakau Tiau yang telah disembuhkan dari sakit lutut kaki akibat cedera saat bermain bola. Kakinya sangat sakit dan tidak bisa digerakkan, saat dia datang ke acara Pray For Depok dan didoakan ia merasakan sakit pada kakinya lenyap dan sudah bisa jongkok dan bisa digerakkan dengan baik.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Jacob B Sumbayak (KPPI). Kita telah melihat begitu banyak tanda dan bukti dari keberadaan Tuhan sehingga tidak mungkin kita menyangkali adanya Tuhan. Tuhan telah menciptakan manusia serupa dan segambar dengan Allah  karena sangat mengasihi manusia. Allah Maha Besar dan Maha Tahu. Segala alam dan tumbuhan diciptakan Tuhan, bahkan semut yang amat kecil pun Tuhan yang ciptakan, Tuhan sangat tahu dan mengenal kita. Rambut di kepala kita pun terhitung semuanya oleh Tuhan. Yesus menggantikan segala dukacita, dosa dan sakit penyakit kita sehingga oleh bilur-bilurNya semua sakit disembuhkan.
Kemudian para konselor diundang maju ke depan untuk berdoa bagi orang sakit. Semua yang sakit juga dipanggil maju ke depan untuk didoakan. Doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Daniel JS (KPPI), Pdt. Aries Siwito (GBI Sekretaris) dan Pdt. Jowel (GSJA Cenderawasih).

Mereka yang sudah disembuhkan dicek kembali oleh tim medis maju menyaksikan kesembuhannya di atas panggung. Kesaksian kesembuhan panggung dipimpin oleh Pdt. Hari  (CWS Palem), Pdt. Jowel (GSJA Cendrawasih) dan  Pdt. Triyogo (KPPI). Malam itu ada 19 orang yang disembuhkan dan bersaksi diatas panggung.  Ada yang disembuhkan dari kaki yang sakit sulit digerakkan, tidak bisa jongkok tapi malam itu Tuhan sembuhkan, kemudian ada seorang bapak selama 3 hari tangan kirinya tidak bisa diangkat maupun dikepal tapi malam itu dia bisa mengangkat tangannya. Kemudian seorang bapak disembuhkan dari tuli selama 1 tahun, malam itu dia bisa mendengar. Seorang bapak dari kecil mengalami sakit jantung dan kanker, setiap bergerak dia mengalami sakit, namun malam itu dia disembuhkan. Sungguh ajaib dan luar biasa apa yang Tuhan kerjakan. Anak muda sakit vertigo disembuhkan. Seorang bapak sakit stroke disembuhkan. Seorang anak muda mengalami maag kronis selama 3 tahun tapi malam itu merasa sehat dan tidak pusing lagi.  Ada lagi seorang yang sakit urat kaki terjepit selama 4 bulan, seorang ibu selama 6 bulan sakit glukoma tidak bisa melihat dengan jelas, malam itu mereka disembuhkan.  Masih banyak lagi kesembuhan yang terjadi malam itu. Sungguh ajaib pekerjaan Tuhan.

Pdt. Philipus SK (KPPI) mengajak semua yang hadir memberi diri melayani Tuhan, malam itu ada sekitar 150 jemaat yang maju ke depan menyerahkan hidup mereka untuk melayani Tuhan. Setelah itu doa syafaat untuk kota Jakarta kembali dinaikkan oleh Pak Toni (GBI Kambela ), Pdt. Geri (JKI Cipondoh) dan Ibu Hana (GBI Sekretaris). Berdoa bagi para pemimpin bangsa, Pemilu dan agar Tuhan mencurahkan kesejahteraan dan pemulihan atas kota Jakarta. Ibadah ditutup oleh Pdt. Asin (CWS GPPK).
Malam yang luar biasa. Tuhan melawat sekitar 1500 orang yang hadir dan memberikan keselamatan dan kesembuhan. Terpujilah nama Tuhan. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram