Pray For Jakarta Barat 2016

Jabodetabek  kembali mengalami lawatan Tuhan melalui Event Pray for Jakarta Barat yang merupakan event Pray for Cities yang terakhir di tahun ini. Event ini berlangsung dua hari, 6-7 Oktober 2016 di Ballroom, Mal Taman Palem Lt.5, Cengkareng, Jakarta Barat.

Cuaca yang cerah sepanjang hari merupakan jawaban Tuhan atas doa-doa yang dinaikkan. Ibadah dibuka dengan doa pembukaan oleh Pdt. Daniel Talant (GKBI) yang memohon agar semua dikuduskan dan bagi yang datang dengan beban berat beroleh kelepasan dan kelegaan. Kata sambutan disampaikan Ketua Pray for Jakarta Barat, Pdt Abraham (GBI Kedoya), bahwa dalam acara ini akan menyaksikan mujizat demi mujizat, lawatan Tuhan datang dan nama Tuhan dimuliakan. Yang lumpuh berjalan, yang sakit disembuhkan, agar semua sungguh-sungguh berdoa menantikan Tuhan melakukan mujizatNya.

Doa syafaat dinaikkan bagi bangsa dan kota Jakarta dipimpin oleh : Pdt Simon (GBI Taman Surya 1), Kapten William Tjondro (Gereja Bala Keselamatan), Pdt Asahan Panjaitan (GBI Duta Bandara), Ifon (GBI City Resort), Pdt Na’at (GKRI Halleluya). Berdoa bagi pemimpin dan pemerintah Indonesia, kesejahteraan seluruh bangsa dan keamanan. Memohon lawatan Allah dicurahkan agar keselamatan datang pada seluruh bangsa.

Sebuah film ditayangkan.  Diawali dengan tayangan cuplikan kotbah dalam event Pray for Jakarta lalu.  Ketika Tuhan berkenan hadir maka terjadi sesuatu yang besar. Kita akan dapat memilih dalam hidup kita dan mengenal hidup kita.  Ketika Yesus datang kita diberi anugerah untuk memilih kehidupan kekal selama-lamanyanya. Yesus hadir dan kita diberikan anugerah untuk dapat percaya kepada Tuhan.

Dilanjutkan dengan film kesaksian kesembuhan Rosina Selamor yang mengalami kejang-kejang  berulang kali dan divonis kanker otak stadium 4. Dengan penuh harap ibu ini terus berdoa dan mujizat demi mujizat dialami. Hingga hadir di acara Pray for Ambon dan secara ajaib ia merasakan seluruh sakitnya lenyap dan dia disembuhkan.

Firman Tuhan hari pertama disampaikan oleh Pdt Jacob B. Sumbayak (Team KPPI), memohon agar Kerajaan Sorga datang, bersyukur Tuhan yang maha besar berkenan hadir bagi umatNya yang begitu kecil. Seandainya Tuhan tidak datang ke muka bumi, tidak mau menjadi manusia, menjadi korban bagi manusia, maka kita hidup tanpa keselamatan. Tidak ada yang menyelamatkan kita. Tapi terpujilah Bapa di sorga yang karena kasihNya mengaruniakan AnakNya yang tunggal supaya yang percaya kepadaNya tidak binasa melakukan beroleh hidup yang kekal.

Firman Tuhan diambil dari Lukas 5:1-11. Murid-murid semalam-malaman tidak berhasil mendapat ikan. Maka Yesus berkata agar mereka menolakkan jalanya ke tempat yang dalam. Mereka mentaatiNya dan  mujizat terjadi. Mereka menebarkan jala pada pagi dan siang hari, waktu  yang tidak tepat untuk menebarkan jala. Bagaimana reaksi Simon Petrus ketika Yesus menunjukkan kuasa mujizatNya, maka dia merasakan betapa dia tidak layak, dia orang berdosa. Dia tidak terpikir dengan mujizat. Sesungguhnya kita tidak layak tapi Tuhan yang mau mengasihi kita, mau berkorban dan mati di kayu salib bagi kita. Tuhan punya rencana dan rancangan bagi kita supaya kita menerima keselamatan dan supaya nama kita tercatat di surga dan punya rumah di surga.  Maukah malam ini saudara datang kepada Tuhan untuk sungguh-sungguh percaya kepadaNya? Dapatkan engkau merasakan dalam hatimu, seorang Allah yang besar mau mati di kayu salib, lahir di kandang domba, harus berjalan di atas teriknya matahari, berita apa yang lebih mengetarkan hati kalau Tuhan mau mati di kayu salib dan mencucurkan darah untuk saudara dan saya? Engkau tahu betapa sulitnya untuk terlepas dari ikatan dosa, maka angkatlah tanganmu dan minta ampun kepada Tuhan? Semua yang mengangkat tangan berdiri dan mau menerima Tuhan sebagai Tuhan dan Juru selamat secara pribadi didalam kehidupan mereka. Sungguh suatu sukacita yang luar biasa karena mereka yang hilang, tersesat sudah kembali kepada Tuhan. Dan inilah yang menjadi kesenangan bagi Tuhan

Susan Sumbayak (Team KPPI) maju dan memimpin dalam doa. Mereka yang mengalami sakit pada bagian dada dipanggil terlebih dahulu. Seorang anak muda memiliki benjolan pada payudara sepanjang 2 cm selama 3 tahun.  Tuhan menjawab doa dan benjolan mengecil hingga akhirnya lenyap.

Firman Tuhan hari kedua disampaikan oleh Pdt Jowel E. Zakaria (GSJA Cendrawasih) yang menyampaikan firman Tuhan dari Yohanes 3 : 16. Memberitakan akan kasih Allah kepada umatNya dimana Allah mau memberikan AnakNya yang tunggal untuk menebus dosa manusia. Hanya Yesuslah yang dapat mengampuni dosa kita dan memberikan pemulihan kepada umatNya. Disampaikan kepada jemaat untuk percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat didalam hatinya. Puji Tuhan pada malam itu banyak jemaat yang mau untuk sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yesus dan mengundang Tuhan Yesus masuk dalam hatinya. Dilanjutkan oleh Pendeta Elen Magarita (GKNS Fajar Kemuliaan) yang menyampaikan firman Tuhan tentang kesembuhan. Diberitakan tentang seorang yang menderita kusta dan datang kepada Tuhan Yesus dengan imannya. Dia peraya bahwa Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan penyakitnya dan memulihkan hidupnya. Dan Tuhan melihat iman orang kusta ini dan menyembuhkannya.

Seluruh konselor dan para hamba Tuhan diminta maju terlebih dahulu. Baru kemudian semua yang sakit dipanggil maju. Doa kesembuhan secara bersama-sama dibawakan oleh Pdt Asin Sodikin (GPPK Taman Palem), Pdm Agus (GSJA City Park), Pdt Denny ( GPdI Efrata), Pdt Dwi (GPKDI Taman Surya), Pdt James Wahab (GKBI), Pdt Philipus Tan (GPPK HOM), Pdt Hisar Manurung (HKBP Cikini), Pdt Evi Kapoh (GKIN Kelapa Gading).

Nampak semua berdoa dengan sungguh-sungguh. Pujian penyembahan terus dinaikkan selama doa-doa berlangsung. Tuhan bekerja dan berbagai mujizat terjadi.  Seorang  ibu mengalami pengapuran kaki selama 8 tahun disembuhkan. Seorang ibu sakit jantung bocor selama 2 bulan dan divonis dokter tidak bisa dioperasi disembuhkan. Seorang ibu sakit tangan lumpuh selama 1 bulan disembuhkan. Seorang ibu sakit kencing batu disembuhkan. Seorang ibu selama 2 minggu tidak bisa menunduk karena kolestrol disembuhkan. Seorang ibu datang dalam kondisi sakit pada pinggang dan tidak bisa digerakkan sembuh. Seorang bapak selama 2 minggu kedua tangannya kesemutan dan tidak bisa digerakkan sembuh. Seorang ibu selama 2 bulan kaki kiri terasa sakit untuk menapak disembuhkan. Seorang bapak selama 6 bulan sakit jantung dan sangat kesakitan telah sembuh. Seorang bapak selama 1 tahun sesak nafas dan setiap berjalan terasa sesak sudah disembuhkan.  Seorang anak muda merasakan sakit pada tenggorokan sehingga tidak bisa berbicara sembuh. Seorang anak laki-laki yang sakit paru-paru tidak merasa sesak lagi dan disembuhkan. Seorang bapak selama beberapa hari jantung berdebar tidak kuat berbicara maupun berjalan disembuhkan. Seorang ibu disembuhkan dari sakit pada lambung. Seorang ibu mengalami sakit pada lambung dan asam urat sudah disembuhkan. Seorang bapak 40 hari lalu dinyatakan dokter mengalami stroke ringan dan tensinya tinggi, sesudah didoakan tensinya menjadi normal. Seorang ibu mengalami sakit pada kaki kiri setiap berjalan terasa sakit disembuhkan.

Kesaksian kesembuhan disampaikan oleh Pdt Asin Sodikin (GPPK Taman Palem), Pdt Samuel (GSJA Cendrawasih), Pdt Hari Purnama (GPPK Sion), Pdt Dwi (GPKDI Taman Surya), Febrianto (GSJA Cendrawasih), Pdt James Wahab (GKBI)

Tantangan untuk melayani dan menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan juga diberikan. Terlihat begitu banyak tangan yang terangkat dan mereka diundang maju ke depan untuk didoakan.

Acara diakhiri dengan doa penutup dan berkat dibawakan Pdt Tarsim Timothy (GVI Taman Surya).

Sungguh hari yang indah dan bersukacita karena Tuhan telah datang dan melawat umatNya di acara Pray For Jakarta Barat. Puji Tuhan yang telah menjamah jiwa-jiwa yang hadir. Segala pujian, hormat dan kemuliaan bagi Allah di tempat maha tinggi.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram