Pray For Bali 5 Maret 2016

Terpujilah Allah yang dalam Nama Tuhan Yesus, yang telah melakukan perkara-perkara besar dihadapan umatNya.

Pukul 14.00 , suasana daerah Denpasar mendung dan hujan turun. Doa – doa dinaikkan supaya Tuhan memberhentikan hujan, dan pekerjaan Tuhan memang tidak dapat dihentikan, jam 4 sore hujan berhenti. Cuaca yg cerah turut mendukung acara Pray For Bali in, haleluya, hebat pekerjaan Tuhan membuka jalan bagi anak2Nya untuk hadir dan bertemu denganNyaJiwa jiwa mulai berdatangan dan memenuhi GOR Kodam sekitar jam 17.00.

Pray for Bali dimulai, Pemimpin Pujian oleh Bp. Etmon Nurcahyono dan Sdri. Asih. Jemaat menyanyikan lagu pembukaan  “Hormat Bagi Allah Bapa “. Sementara jiwa – jiwa terus berdatangan dan merasakan akan hadirat Tuhan.Doa Pembuka dipimpin oleh Pdt Firman Nyo dari GPT Baithani. Dilanjutkan dengan Kata Sambutan pertama dibawakan oleh Pdt. I Made Budiarsa selaku Ketua Pantia Pray For Bali.  Kata sambutan kedua disampaikan oleh Bp. Januar Simatupang dari Pembimas Kristen Protestant.

Kembali Imam Pujian mengajak jiwa2 utk memuji Tuhan, dengan lagu “Hanya Satu Sobatku yg Setia”. Terlihat jiwa – jiwa bergembira dan bersukacita ketika menyanyikan lagu ini dan mereka bersalaman satu sama lain, dari berbagai denominasi gereja Tuhan menyatukan mereka ditempat ini untuk memuji Tuhan , mendengarkan FirmanNya , dan bahkan merasakan hadiratNya.

Renungan Pembuka dibawakan oleh Romo Venus dari Paroki Gereja Katolik, dan ayat yg disampaikan dari Yeremia 29:7. Ibu Pdt. Widyanti dari GKPB memimpin pembacaan liturgi dari Mzm 103:1-5, 17-18 dan semua jemaat diajak utk mengikuti pembacaan Firman Tuhan ini.Kembali Kesaksian Pujian dibawakan oleh Paduan Suara Halleluya, lagu diambil dari Rom 8: 35-39, dengan judul He Love Me.

Dilanjutkan dgn Doa Syafaat , jemaat menyanyikan Indonesia bagi KemuliaanNya (Yesuslah Tuhan yg layak ditinggikan). Hamba2 Tuhan, semua jiwa2 dan counsellor semua menyanyikan lagu ini.Dengan bersungguh hati mereka menyanyikan lagu ini . Dengan hati yang bersatu dan rindu revival terjadi di Indonesia, Para Hamba Tuhan Bali maju ke panggung menyanyikan lagu ini bersama sama.

Doa Syafaat pertama oleh Bpk. Abraham Supriono dr GPIB Maranatha, dilanjutkan oleh Ibu Pdt. Sepina Sinjal dari GSJA Kasih Karunia. Dan terakhir doa syafaat dibawakan oleh Pdt. Megio Tarigan dari Pray For Cities dgn mengajak Hamba hamba Tuhan bergandengan tangan , bersatu padu berdoa utk Indonesia.

Pdt. Henny Sharon dari Pray For Cities maju ke depan dan mengajak jiwa utk melihat kesaksian Pemutaran Film. Sebelum mendengar FT, jemaat dibawa utk menyanyikan lagu “Allah Mengerti , Allah Perduli,” jemaat menyayikan lagu ini dengan sungguh2, mereka mengangkat tangan kepada Tuhan karena mereka tahu Allah perduli dan mengasihi hidup mereka.

Kotbah Pemberitaan Injil dibawakan oleh Pdt. I Nengah Suama dari Mat 28: 18-20, Yoh 3:16. Roma 10: 10.
Bpk Pdt. I Nengah Suama mengajak jemaat utk menyanyikan lagu ciptaan Bpk. Pdt I Nengah Suama dengan lagu diambil dari Mat 11:28-30.

Rev. Jacob Sumbayak dari Pray For Cities, Jakarta,  melanjutkan dengan mengajak jemaat utk menerima Tuhan Yesus sbg Tuhan dan Juruselamat , ayat yang mendasarinya dari Roma 10:9-10. Dengan segenap hati disampaikan FirmanNya dan semua jemaat yang hadir berdiri dan mereka semua menerima Tuhan Yesus sbg Tuhan dan Juruselamat . Halleluya, Tuhan bersukacita, malaikat bersukacita dan semua jemaat yang hadir bersukacita.

FT Kesembuhan disampaikan dr Mat 8: 1-3, tentang orang kusta yg disembuhkan. Zaman dahulu org kusta diasingkan, pakaian mereka compang camping , org2 menjauhi mrk namun org kusta ini memberanikan diri datang kpd Tuhan Yesus dan bertanya apakah Tuhan mau menyembuhkan aku, kata Tuhan Yesus, ya Aku mau. Sesungguhnya Tuhan Yesus tetap sama,dahulu, sekarang dan selamanya. Dia tdk pernah berubah.

Para counsellor diajak maju ke depan, dilanjutkan dengan jiwa2 yang sakit utk maju ke depan.Rev. Susan Sumbayak dari Pray For Cities menyanyikan lagu” Tuhan yg baik” , sesungguhnya hanya Tuhan sajalah yg sanggup menyembuhkan dan membebaskan umatNya dari sakit penyakit, beban berat, dan  keterikatan akan dosa.

Para Counsellor mulai mendoakan orang2 sakit, mereka yang maju ke depan dlm keadaan sakit dan banyak jiwa disembuhkan dari sakit bagian tangan & sakit kepala, kanker serviks selama 1 tahun datang dlm keadaan pendarahan, Tuhan Yesus sembuhkan, 7 thn sakit asma, selama 26 tahun sakit sesak napas datang menggunakan alat bantu pernapasan, 15 tahun tumor payudara, pendarahan disembuhkan, seorg ibu selama 6 thn sakit stroke, saat itu sdh bs jalan.

Sungguh Tuhan Yesus menyelamatkan dan menyembuhkan umatNya, pekerjaan Tuhan dinyatakan malam itu, sehingga setiap jiwa yang melihat dibangkitkan imannya sehingga banyak diantara mereka yg disembuhkan dan dilepaskan.

Ibu Susan mengajak utk tetap beriman bagi yang belum disembuhkan dan jgn takut, karena Tuhan Yesus mengasihi mereka, tetap percaya dan menantikan kedatangan Tuhan krn Tuhan Yesus akan dtg segra.

Pdt. Yakobus memimpin jemaat utk menerima tantangan sbg hamba Tuhan, yg mau memberikan hatinya bg Tuhan dan melayani Tuhan. Pemandangan indah bagaimana mereka berdiri dan maju ke depan, menyerahkan hidupnya bagi kemuliaan Tuhan.

Pray For Bali ditutup dengan doa berkat oleh Bpk. I Nengah Suama dari Sekum GKPB.

Hasil dari Pray For Bali,
Hadir : 800
Sembuh : 45

Hanya Dialah, Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin

Bersukacita melihat lawatan Allah atas Bali, malam itu terdengar puji-pujian bagi Allah, sorak sorai dari jiwa2 yang hadir dan para hamba Tuhan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram