Puji Tuhan untuk Pray For Cities (PFC) Sulawesi secara online dapat diselenggarakan pada hari Jumat,12 Februari 2021 dan dapat diikuti melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

PFC Online kali ini dilayani oleh:

• Pdt. Herlilin Meinondo Pebaja, Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Poso, Sulawesi Tengah.

• Pdt. Fransisca Suryawati Kansil, Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Senggighilang Bahoi, Tahuna, Sulawesi Utara.

• Pdt. Marson Malaha, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Horeb Makassar, Sulawesi Selatan.

• Pdt. Vebe Lahallo, Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara (Gepsultra) Jemaat Getsemani, Kendari, Sulawesi Tenggara.

• Moria Desi Natalina, KPPI Ministry.

Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat

Firman Tuhan terambil dari Matius 4: 17. Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” Tanda kerajaan surga sudah dekat, sangat nyata dan sudah diambang pintu, sebab itu selama masih ada waktu dan kesempatan, maka benahilah kehidupan pribadi kita dari pikiran, perkataan, tingkah laku serta kehidupan keluarga, gereja dan lingkungan kita, karena Tuhan Yesus akan segera datang.

Kehidupan manusia itu diibaratkan seperti pohon dan buahnya. Pohon harus menghasilkan buah. Injil Lukas 3: 8a menuliskan, Yohanes mengatakan “Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan.” Pertobatan adalah salah satu jalan untuk kita menerima pengampunan dari Tuhan, jika dahulu kita hidup dalam kegelapan, sekarang harus keluar dan bertindak dalam kebenaran Firman Allah. Ibarat pohon dahulu menghasilkan buah yang busuk maka sekarang berubahlah untuk menghasilkan buah-buah kebenaran dalam hidup sebab Tuhan Yesus akan segera datang.

Ketika Tuhan Yesus datang maka Dia akan mencari buah yang dihasilkan atas hidup kita. Suatu ketika dalam perjalanan Yesus lapar, lalu dekat jalan Ia melihat pohon ara dan pergi untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya selain daun-daun saja. Ia berkata kepada pohon itu: “Engkau tidak akan lagi berbuah selama-lamanya!”, maka seketika itu juga pohon ara itu menjadi kering. (Matius 21:19). Lukas 3: 9 berkata “Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api.” Orang yang tidak berbuah akan gugur dan mati, sebab itu maukah kita menghasilkan buah-buah pertobatan? Yesus menggambarkan diri-Nya sebagai pokok anggur, dan kitalah ranting-rantingnya. Yesus berkata, “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.”

Pengorbanan Yesus Kristus memberikan kepada kita keselamatan dan jika kita tinggal didalam Dia, maka kita akan menghasilkan buah yang banyak, namun diluar Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Tuhan menghendaki kita hidup didalam Dia untuk beroleh keselamatan dan berbuah.

Setelah itu doa bagi yang mau mengambil keputusan untuk menerima Yesus dipimpin oleh Pdt. Fransisca Suryawati Kansil. Sebelumnya ayat Firman Tuhan dari Yoh 3:16 dibacakan, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Kemudian Pdt. Fransisca Suryawati Kansil berdoa bagi yang rindu untuk dipakai Tuhan untuk melayani Tuhan, dengan membacakan terlebih dahulu ayat Firman Tuhan dari Lukas 10:2 “Kata-Nya kepada mereka: Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Iman Percaya Kunci Mujizat Kesembuhan

Setelah itu Pdt. Marson Malaha menyampaikan Firman Tuhan mengenai kesembuhan dari Mazmur 103:3 “Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,” Ketika kita sakit kita akan pergi ke dokter dan harapan kita obat yang kita dapatkan akan memberikan kesembuhan. Yesus telah menegaskan bahwa orang sakit yang memerlukan tabib, Matius 9:12, Tuhan Yesus berkata ”Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.” Yesus memperhatikan orang-orang yang berada dalam pergumulan karena sakit. Ayat 1 Petrus 2: 24 mengatakan “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.” Didalam Yesus ada mujizat kesembuhan dan untuk memperolehnya kita membutuhkan iman percaya bahwa didalam Tuhan Yesus ada kesembuhan dan Dia sanggup untuk melakukan kesembuhan bagi kita.

Kita sangat memerlukan iman percaya, Matius 9:27 -30 menceritakan ketika Yesus dalam perjalanan dan ada dua orang buta yang mengikuti-Nya, sambil berseru-seru dan berkata, ”Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”  Kedua orang buta ini berseru karena mereka percaya bahwa Tuhan Yesus dapat menyembuhkan penyakit mereka. Lalu Yesus berkata, “Percayakah kamu bahwa Aku dapat melakukannya?” Dan orang buta itu berkata bahwa mereka percaya, lalu Yesus menjamah mata mereka dan berkata, “Jadilah seperti imanmu!” Maka kedua orang buta ini menerima kesembuhan. Jadi jika kita percaya dan beriman, apapun pergumulan kita bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Injil Markus menceritakan ada seorang ibu yang sakit pendarahan selama dua belas tahun. Penderitaan ibu itu sangatlah berat, ia telah berupaya untuk mencari kesembuhan kemana-mana namun tidak memperolehnya, malahan semakin parah. Ketika dia mendengar kabar tentang Yesus, ia mencari Yesus dengan iman yang kuat percaya bahwa Yesus dapat menyembuhkannya, ia berkata, “Asal kujamah saja ujung jubah-Nya aku akan sembuh.” Dan kesembuhan akhirnya terjadi atasnya. Mujizat yang dialaminya membuatnya sangat bersukacita. Demikian juga dengan Lazarus yang sudah mati dan yang telah dikuburkan sudah empat malam dapat dibangkitkan, jadi percayalah bahwa kuasa Yesus tidak pernah berubah. Ibrani 13:8 berkata “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.”

Mujizat Tuhan Yesus pasti dinyatakan, namun kuncinya adalah percaya dan beriman, janganlah bimbang sebab orang bimbang sama dengan gelombang laut yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin dan tidak akan menerima sesuatu dari Tuhan karena kebimbangannya itu. Percayalah bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Nantikanlah Tuhan dan percaya kepada Tuhan sampai mujizat terjadi. Jika kita percaya maka kita akan melihat kemuliaan Allah.

Selanjutnya doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Vebe Lahallo. Sebelumnya ayat dari Yesaya 53:5b dibacakan,”dan oleh bilur-bilur Yesus kita menjadi sembuh.”  Jemaat diminta untuk meletakkan tangan di bagian tubuh yang sakit dan dengan iman percaya bahwa oleh bilur-bilur Yesus segala sakit penyakit menjadi sembuh di dalam nama Yesus.

Acara dilanjutkan dengan doa syafaat bagi bangsa dan negara, Pdt. Fransisca Suryawati Kansil memimpin doa bagi pulau Sulawesi, berdoa juga bagi para pemimpin baik gubernur dan bupati dan mendoakan bencana yang telah terjadi di pulau Sulawesi. Selanjutnya Pdt. Vebe Lahallo mendoakan pemerintahaan bangsa Indonesia dan aparat keamanan supaya Tuhan berikan kesatuan. Berdoa untuk perekonomian bangsa supaya diberkati Tuhan, serta supaya pandemi Covid-19 berlalu dari Indonesia.

Acara Pray For Cities Online Bekasi ditutup oleh Sdr. Moria Desi Natalina, dilanjutkan dengan pengumuman layanan doa, acara PFC Online berikutnya, serta mengingatkan untuk mentaati himbauan pemerintah agar tetap melakukan protokol kesehatan dan informasi medsos PFC.

Tuhan Yesus Memberkati

(eni/ver)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.