Puji Tuhan, pada hari ini, Jumat 22 Mei 2020 telah diselenggarakan acara Pray For Cities (PFC) Online yang dapat diikuti melalui Facebook dan Youtube.

PFC Online hari ini dilayani oleh Pdt. Corlis Napitupulu (GKNS Hosana – Bekasi), Bp. Manuel Pakpahan (Jangkar Iman Ministry), Pdt. Alben Sinaga (GKSI Isa Almasih – Jakarta Timur), Pdt. Lidya Tendean (GpdI Siloam – Jakarta Timur) dan Pdt. Patrik Christian (KPPI Ministry).

Kristus Mengubah Hidupku

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Corlis Napitupulu dari Lukas 19:1-10 tentang Zakheus.

Zakheus adalah kepala pemungut cukai, orang yang sangat kaya. Didalam pemikirannya selama ini mungkin hanya tentang uang dan keuntungan. Ketika Yesus masuk ke kota Yerikho, Zakheus penasaran ingin melihat seperti apa Yesus itu. Dia berlari diantara kerumunan orang banyak, tetapi karena badannya pendek, dia tidak bisa melihat Yesus. Dia tidak menyerah, lalu naik ke pohon ara.

Dia melupakan statusnya sebagai orang kaya, tidak memikirkan lagi harga dirinya. Naik ke pohon ara seperti anak kecil. Kerinduan Zakheus dipandang oleh Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memanggil Zakheus dan berkata mau menumpang ke rumahnya.

Tetapi, orang-orang protes kepada Tuhan Yesus, karena menumpang di rumah orang berdosa. Tuhan memang benci dengan dosa, tetapi Dia mengasihi orang berdosa. Dia datang ke dunia untuk mencari orang yang berdosa supaya mereka bertobat, seperti yang dikatakan Firman Tuhan dalam Lukas 5:32.

Zakheus mendapat kehormatan menerima Tuhan Yesus dirumahnya. Dan luar biasa, ketika tiba di rumahnya, Zakheus berkata: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”

Tuhan belum bicara apa-apa kepada Zakheus, tetapi perjumpaan Zakheus dengan Tuhan Yesus membawa perubahan yang luar biasa atas hidupnya. Hidupnya berubah, yang tadinya dalam pikirannya hanya uang dan untung, sekarang telah berubah.

Yohanes 10:10 adalah kabar gembira yang harus kita syukuri, Tuhan datang supaya kita mempunyai hidup.

Dimanapun engkau berada, mungkin selama ini merasa tidak layak datang kepada Tuhan karena dosa. Ada kabar baik untukmu: Yesus mau datang kepadamu secara khusus, buka hatimu, Dia mau menjamah engkau, Dia mau melepaskan engkau dari segala kebinasaan. Ini waktu yang tepat untuk engkau mengalami perjumpaan dengan Tuhan.

Selanjutnya Bp. Manuel Pakpahan membacakan Yohanes 3: 16 dan memimpin doa bagi yang mau membukakan hati untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat.

Yesus Mau Menyembuhkan

Kotbah tentang kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Alben Sinaga dari Matius 8: 1-4.

Orang banyak berbondong ketika Yesus datang. Ada satu orang yang menderita sakit kusta disitu. Sebagamana kita tahu, penyakit kusta dapat membawa mematikan dan tidak ada obatnya. Menurut adat Yahudi, penyakit kusta adalah penyakit kutuk, penderitanya diasingkan, dan tidak boleh bersama-sama dengan keluarganya.

Orang kusta tersebut datang kepada Tuhan Yesus. Dia tidak perduli seberapa banyak orang yang menghalangi dia. Dia berkata kepada Yesus: Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku. DanTuhan mau, Tuhan Yesus memang datang untuk memberikan kesembuhan bagi setiap yang menderita. Dari Dialah datang segala mujizat.

Apa yang telah dilakukan oleh orang kusta itu? Pertama, dia  memiliki iman. Kedua, dia datang meminta kepada Tuhan. Yesus meresponnya dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir!” Dan seketika itu juga sembuhlah orang kusta itu. Sungguh menakjubkan.

Ketika kita meminta kepada Tuhan, apapun yang kita alami, penyakit atau masalah, percayalah  dengan iman kepada Kristus! Dia adalah Allah yang penuh kasih dan perduli pada kita. Karena itu hendaknya engkau meminta dengan iman dan sama sekali jangan bimbang. Datang pada Yesus, lawatan dan kesembuhan akan terjadi dalam hidupmu.

Pdt Lidya Tendean membacakan firman Tuhan dari Yesaya 53:5 dan memimpin dalam doa kesembuhan. Yakin dan percaya, Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan! Kuasa Tuhan tidak berubah dahulu, sekarang dan selama-lamanya. Oleh bilur-bilur Yesus, sakit disembuhkan. Saudara yang sedang mengalami sakit, letakkan tangan saudara pada bagian tubuh yang sakit, yakin dan percaya Tuhan Yesus sanggup menyembuhkannya.

Berdoa bagi wilayah Jakarta Timur dan Bangsa Indonesia

Doa bagi Jakarta Timur dipimpin oleh Bp Manuel Pakpahan. Berdoa bagi masyarakat Jakarta Timur, pemerintah kota Jakarta Timur dan jajaran dibawahnya serta gereja dan orang percaya di kawasan Jakarta Timur.

Pdt. Lidya Tendean memimpin doa bagi bangsa Indonesia. Berdoa untuk Presiden Jokowi dan wakil presiden Maruf Amin serta jajaran pemerintah di bawahnya, juga untuk perekonomian, hasil pertanian dan perikanan Indonesia. Juga berdoa agar wabah virus covid 19 segera berlalu dari Indonesia, dan perlindungan bagi setiap tim medis.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. Patrik Christian. Diakhiri dengan menyampaikan pengumuman acara PFC selanjutnya serta mengingatkan untuk mentaati himbauan pemerintah untuk stay at home, rajin mencuci tangan dan memakai masker apabila keluar rumah.[don/lyd]

 

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.