Puji Tuhan untuk acara Pray For Cities Online yang kembali dapat diselenggarakan pada hari Jumat, 7 Agustus 2020 dengan tema Sukacita Keselamatan. Acara ini dapat diikuti secara online melalui Facebook dan Youtube.

Pada kesempatan hari ini yang melayani adalah : Pdt. Marthen Sambira (Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara, Kendari, Sulawesi Tenggara), Pdt. Yan Viktor Boymau (Gereja Kristus Rahmani Indonesia Lippo Karawaci, Tangerang, Banten), Pdt. Daniel Karno, Gereja Bethel Tabernakel , Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah), Pdt. Legi Fuji Yanti, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Betlehem, Mataram, Nusa Tenggara Barat) dan Pdt. Evan Riduwan (KPPI Ministry)

Sukacita Keselamatan

Pdt. Marthen Sambira membuka acara Pray For Cities Online didalam doa, kemudian menyampaikan Firman Tuhan dari 1 Petrus 1:18-19 yang berkata “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.”

Hidup kita telah ditebus dengan darah yang mahal yaitu darah Yesus Kristus yang telah menebus kita dari hidup yang sia-sia. Apa itu hidup yang sia-sia ? Yaitu hidup tanpa arti, hidup yang tidak memiliki makna hidup yang kekal tetapi akan berakhir pada kematian kekal di dalam maut karena dosa.  Firman Tuhan dalam kitab Roma mengatakan tidak seorang pun yang benar, seorang pun tidak dan semua orang telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.  Hidup yang sia-sia adalah hidup yang akan berakhir di dalam kematian yang kekal karena dosa.

Untuk memperoleh hidup yang bermakna, yang kekal, hidup dalam persekutuan dengan Allah manusia harus dibebaskan dari dosa, ditebus dan diperdamaikan dengan Allah yang maha kudus dan kekal.

Kita telah ditebus dengan darah yang kudus dan mahal. Hanya darah Yesus yang dapat menyucikan kita dan menjadikan hidup kita hidup yang bermakna dan tidak sia-sia.

Yesus sudah memberikan nyawa-Nya, yaitu darah-Nya yang kudus untuk menebus kita, sehingga bagi kita yang percaya kepada-Nya , kita diperdamaikan dengan Allah Bapa. Kita menjalani hidup yang tidak sia-sia lagi. Bahkan kita dapat mendalami persekutuan dengan Allah dan keselamatan kekal sehingga kita memperoleh hidup yang bermakna.

Yesus Kristus telah menebus hidup kita bukan dengan barang yang fana, bukan dengan emas atau perak tetapi dengan darah-Nya sendiri yaitu nyawa-Nya sendiri. Jadi jangan menyia-nyiakan, jangan menganggap mudah dan remeh karya penebusan Yesus Kristus. Dengan menerima Yesus, dengan menerima darah-Nya maka hidup saudara akan dibasuh dan diperdamaikan dengan Yesus.

Mari saudara dapat menerima Dia supaya hidup kita tidak menjadi sia-sia dan memiliki makna. Terimalah Dia sebagai anugerah yang sangat besar.

Kemudian Pdt. Yan Viktor Boymau memimpin doa untuk menerima Yesus, sebelumnya beliau membacakan ayat Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan dengan doa bagi yang mau melayani Tuhan, dengan sebelumnya membacakan ayat Lukas 10:2  “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Yesus Sanggup Menyembuhkan

Setelah itu Pdt. Daniel Karno melanjutkan dengan menyampaikan Firman tentang kesembuhan Matius 4:23-25a “Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka. Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.”

Bagi saudara yang sakit, Tuhan Yesus sangat mengasihi saudara. Tuhan Yesus sudah sediakan kesembuhan oleh kuasa bilur-bilur darah-Nya. Inilah wujud kasih Yesus yang nyata. Dalam pelayanan Yesus di muka bumi ada tiga hal yang dilakukan yaitu  Yesus mengajar dengan Firman, Yesus memberitakan pertobatan yang membawa kepada hidup kekal dan Yesus memberitakan kesembuhan.

Kel 15:26 mengatakan “…sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan engkau.”

Sejak jaman perjanjian Lama Tuhan mau supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya mendapatkan pemulihan, mendapatkan kesembuhan. Salah satu tujuan Yesus datang ke muka bumi ini adalah menyembuhkan sakit penyakit dan membebaskan manusia dari perbudakan iblis. Dalam pelayanan Yesus, Dia menyembuhkan Bartimeus yang buta, anak Yairus yang mati dihidupkan kembali, perempuan yang sakit pendarahan dua belas tahun juga disembuhkan, bahkan orang lumpuh di pinggir kolam Betesda disembuhkan dan dapat berjalan. Yang sakit kusta, tuli disembuhkan.

Dan saat ini Tuhan Yesus masih sanggup untuk menyembuhkan setiap saudara yang sakit karena Tuhan Yesus tidak pernah berubah dahulu, sekarang dan sampai selama-lamanya. Yesus menyembuhkan semua orang sakit dan itu dikerjakan melalui kuasa penebusan Yesus. Kematian Yesus telah menebus roh, jiwa dan tubuh manusia. Jika saudara percaya kuasa Tuhan tidak berubah maka saudara akan disembuhkan. Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan dan Dia berkuasa untuk membebaskan saudara, jadilah sembuh di dalam nama Yesus Kristus.

Selanjutnya bagi setiap yang sakit, Pdt. Legi Fuji Yanti membacakan ayat Firman Tuhan dari Yesaya 53:5 “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Dan kemudian mendoakan setiap yang sakit, oleh bilur-bilur Tuhan Yesus segala sakit penyakit disembuhkan.

Acara dilanjutkan dengan doa syafaat bagi bangsa dan negara. Pdt. Yan Viktor Boymau berdoa bagi pemerintahan, Presiden dan Wakil Presiden dan seluruh jajarannya, sampai seluruh pemerintahan di daerah supaya hikmat dan kebijaksanaan dalam menjalankan pemerintahan. Kemudian Pdt. Legi Fuji Yanti berdoa untuk perekonomian bangsa supaya diberkati mulai dari sektor pertanian, pertambangan dan setiap sektor lainnya. Juga seluruh tim medis diberikan perlindungan oleh Tuhan.

Rangkaian acara Pray For Cities Online ditutup oleh Pdt. Evan Riduwan di dalam doa dan juga disampaikan kembali beberapa pengumuman mengenai layanan doa, jadwal pelayanan PFC berikutnya serta himbauan untuk tetap mengikuti arahan pemerintah untuk menjalankan protokol kesehatan pada masa new normal ini.[vin/lyd]

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.