Puji Tuhan untuk Pray For Cities (PFC) secara online dapat diselenggarakan pada hari ini Jumat, 15 Mei  2020 dan dapat diikuti melalui Facebook dan Youtube.

PFC Online kali ini dilayani oleh Pdt. Hisar Manurung (HKBP Cikini – Jakarta); Ps. Ketut Dedi (GBI Crom – Ambon); Pdt. Gomer Siahaan (GKA Petra – Laguboti, Toba Samosir, Sumatera Utara); Pdt. Leopold M. Baginda (GBI Pondok Daud – Palu) dan Pdp. Daniel Parade (KPPI Ministry).

 

Jangan Takut, Pandanglah Yesus

Pdt. Hisar Manurung mengawali kotbah dengan membacakan Firman Tuhan dari Lukas 8:22-25 tentang angin ribut diredakan.

Kita melihat bagaimana perjalanan murid-murid Yesus menyeberangi danau, mereka bersama Yesus tetapi ketika danau mengamuk dan taufan badai datang mereka menjadi takut. Mereka memiliki firman atau Yesus itu sendiri, harusnya mereka tidak takut.

Kesulitan kita sebagai pengikut Tuhan, ketika badai datang kita sering melupakan firman Tuhan, kita tidak memandang kepada Tuhan tetapi kepada taufan sehingga menjadi takut. Kita harus belajar ketika sedang dalam perjalanan mengikut Tuhan jangan pedulikan taufan tetapi tetap memandang kepada Yesus sebab Yesus ada bersama dengan kita. 

Tuhan selalu menggenapi firmanNya, maka bila Dia menyuruh kita bertolak ke seberang maka kita pasti akan sampai di seberang, tidak perduli taufan yang datang mengamuk.

Sekarang dimanapun kita berada, mungkin kita mengalami intimidasi dari cobaan dalam hidup kita, badai yang begitu hebat sedang terjadi, sehingga kita harus diam dirumah. Mari kita belajar dari firmanNya, jangan takut! Kita hanya perlu memandang kepada Yesus yang sanggup melakukan apapun dalam hidup kita.

Dalam perjalanan hidup kita, kita tidak dapat menentukan hidup kita, yang berhak hanya Tuhan. Karena itu kita serahkan hidupmu kepada Tuhan. Mari memandang kepada Yesus, mari menikmati kasih Yesus dan hidup bersama dengan Yesus.

Selanjutnya Ps. Ketut Dedi memimpin doa bagi meeka yang mau menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Sebelum berdoa dibacakan terlebih dahulu Firman Tuhan dari Yohanes 3:16.

 

Bagi Tuhan Tidak Ada yang Mustahil

Kotbah tentang kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Gomer Siahaan dari Markus 5:1-5 tentang seorang laki-laki yang kerasukan setan. Hidupnya sangat buruk, menderita, tertekan karena roh jahat, dan jiwanya terganggu oleh roh jahat yang membuat dia menjadi jahat.

Inilah keadaan orang di Gerasa yamg kerasukan roh jahat sebelum bertemu Tuhan Yesus. Tidak ada satu orangpun yang sanggup mengikatnya walaupun dengan rantai dan tidak ada satu orangpun yang sanggup menyembuhkannya, melepaskan roh jahat dari hidupnya, tidak ada yang sanggup menjinakannya.

Setelah orang itu bertemu Yesus, maka setan yang merusak hidupnya diusir. Setan tidak bisa berbuat apa-apa setelah kita jumpa dan percaya kepada Tuhan Yesus. Sangat penting kita juga berjumpa dan percaya kepada Tuhan Yesus.

Mari datang dan percaya kepada Yesus, maka kita akan mengalami mujizat. Kalau orang Gerasa itu sanggup disembuhkan dan menjadi waras, maka kita juga pasti mengalami mujizat Tuhan dalam hidup kita. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil asalkan kita percaya dan beriman kepada Tuhan. 

Pdt. Leopold M. Baginda memimpin dalam doa kesembuhan. Dimanapun pemirsa berada, apapun permasalahan yang dihadapi atau penyakit yang diderita, stroke,buta, asam lambung, Covid-19 sekalipun, di dalam nama Yesus dan oleh bilur-bilur Tuhan Yesus jadilah sembuh.

 

Berdoa Bagi Bangsa Indonesia

Setelah doa kesembuhan, dilanjutkan berdoa bagi bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Ps. Ketut Dedi memberkati bangsa Indonesia mulai dari Presiden dan kabinetnya, juga TNI dan Polri serta dokter dan paramedis yang menangani pasien Covid-19. Berdoa juga supaya virus corona dan penyebarannya berhenti.

Dilanjutkan oleh Pdt. Leopold M. Baginda yang berdoa bagi kesejahteraan bangsa Indonesia, agar tahan pertanian, perikanan dan hasil bumi serta pertambangan diberkati.

Acara ditutup dengan doa oleh Pdp. Daniel Parade dilanjutkan dengan pengumuman layanan doa, acara PFC  berikutnya, serta mengingatkan untuk mentaati himbauan pmerintah untuk stay at home. [lyd/lyd]

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.