Pray For Duri 6 Juli 2017

Puji Tuhan, inilah hari yang telah dinanti-nantikan oleh umatNya, acara Pray For Duri pada Kamis, 6 Juli 2017 di Gedung Sola Gracia, Sebanga Duri – Mandau, Provinsi Riau. Sekalipun sebelum acara kondisi hujan sangat deras namun tidak menghalangi jiwa-jiwa tersebut untuk datang ke Pray For Duri.

Pujian dipimpin oleh Merri (GBI Pondok Daud) dan Pdt Stefanus (GPdI Kulim) yang mengajak semua yang hadir menyanyikan lagu pembuka “Hormat Bagi Allah Bapa” dinaikkan sebagai pengagungan kepada Allah dan terlihat semua menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, menyiapkan hati mereka untuk memuji dan menyembah Tuhan.

Doa pembukaan oleh Pdt Manasye Lubis (GBI Semunai Pinggir Duri), kemudian masuk pada kata sambutan oleh Pdm Priston Simanjuntak (GBI Simpang Bangko) sebagai ketua Pray For Duri, menyampaikan sangat bersyukur diadakannya acara Pray For Duri, dan berharap suatu perubahan yang besar atas kota Duri.

Untuk pembacaan Firman Tuhan oleh Pdt Jefry Semuel (GSJPDI Sebanga Duri) diambil dari Daniel 9 : 3-9, 18-19.

Selanjutnya doa bagi kota dinaikkan dengan Worship Leader mengajak jiwa-jiwa menyembah dengan lagu “Kami UmatMu Rendahkan Diri”. Jiwa-jiwa menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, dan mengundang semua hamba Tuhan yang mewakili semua gereja di Kota Duri maju ke depan berdoa bagi kota dan bangsa. Hamba Tuhan yang berdoa adalah Pdt Farley Lumenta (GPdI Simpang Bangko), Pdt Kasben Simanungkalit (Gereja Bethel Pembaharuan Rangau), Pdt Rosmala Silalahi (GBI Mawar Saron), Dr. Tiopan Gultom (Yayasan Gunung Hermon) dan . Para hamba Tuhan berdoa bagi bangsa dan negara, Kota Duri, Gereja-gereja, serta generasi muda. Doa dinaikkan dengan segenap hati.

Sebelum Firman Tuhan disampaikan, Imam Pujian Pdt Rulofine Handayani (Team Pray For Cities) membawa semua jemaat yang hadir menyanyikan lagu “Apapun Yang Terjadi”. Jiwa-jiwa menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh dan merasakan jamahan Tuhan. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt Evan Ridwan (Team Pray For Cities) dari Markus 5:25-34 tentang iman seorang perempuan yang sakit pendarahan, berharap akan pertolongan Tuhan dan Tuhan menyembuhkan akan sakitnya.

Kemudian Firman Tuhan dilanjutkan oleh Pdt Rima Santa Nova (Team Pray For Cities) yang membawakan tentang Kasih Allah yang besar kepada manusia, betapa Allah sangat mengasihi manusia, dan manusia telah berdosa tetapi tetap Allah penuh kasih sehingga Tuhan mau datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Allah selalu mau mengampuni kita yang berdosa ini, karena Allah tidak mau kita binasa (Yohanes 3:16). Lalu semua jiwa-jiwa diajak untuk bertobat dengan sungguh-sungguh, mengangkat tangan kemudian berdiri dan semua mereka menerima Tuhan Yesus. Firman Tuhan dilanjutkan dengan Markus 5 : 25-29 tentang perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun dan telah berobat berkali-kali namun tidak mengalami kesembuhan, tetapi imannya tetap percaya, ketika dia mendekati Yesus dan menjamah JubahNya, maka seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan menjadi sembuh. Kemudian jiwa-jiwa diajak memuji Tuhan “Kasih Yang Sempurna” membawa jiwa-jiwa berdoa dan meminta kesembuhan, dan mengajak jiwa-jiwa maju ke depan untuk didoakan.

Semua hamba Tuhan dan para counsellorpun maju ke depan siap mendoakan jiwa-jiwa yang sakit. Jiwa-jiwa maju ke depan dengan berbagai kondisi sakit penyakit, pergumulan hidup dan berharap Tuhan menyembuhkan mereka. Doa kesembuhan dipimpin oleh Ev Suzanna (Team Pray For Cities), Pdt Gideon Manurung (GTDI Bukit Dion), dan Pdt Maruli (JKI Jl. Jawa).

Puji Tuhan jiwa- jiwa disembuhkan dari berbagai sakit seperti asam urat, paru-paru, sesak nafas, benjolan di pinggang, asma, nyeri sendi, telinga tidak mendengar. Kemudian beberapa hamba Tuhanpun menginterview jiwa-jiwa tersebut dengan semangat dan penuh sukacita, mereka adalah Pdm Lukas Rumsory (GBI Syalom Sebanga), Pdt Priston Simanjuntak (GBI Simpang Bangko) dan Pdp Fernando Jhons (tim Pray For Cities). Semua yang hadir bertepuk tangan memuliakan nama Tuhan, setelah menyaksikan mujizat kesembuhan dan perkara-perkara ajaib yang Tuhan kerjakan malam ini.

Kemudian Pdt Herwin Nugroho (Team Pray For Cities) memberikan tantangan kepada mereka yang rindu terpanggil untuk melayani Tuhan dengan mengangkat tangan dan berdiri ditempat, dan sambil menyanyikan lagu “Bapa Kupersembahkan Tubuhku” dan setelah itu berdoa bagi yang telah mengangkat tangan.

Setelah pengumuman, maka Pray For Duri ditutup dengan menyanyikan lagu “Besar AnugrahMu” dan jemaat berdiri sambil mengangkat tangan, dan Pdt Priston Simanjuntak (GBI Simpang Bangko) membawakan doa penutup dan menutup dengan doa berkat. Sungguh nyata kasih dan kuasa Tuhan di Pray For Duri, mengucap syukur melihat Tuhan bekerja menyelamatkan dan menyembuhkan banyak jiwa di Pray For Duri.

Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan ditempat yang Maha Tinggi!

Lihat artikel selengkapnya :  Pray For Duri 6 Juli 2017 : Mujizat Tuhan Sungguh Nyata

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram