Ibadah raya Doa Bagi Bangsa telah berlangsung  di Kantor Walikota Jakarta Selatan  pada hari Jumat, 1 November 2019. Ibadah ini diprakarsai oleh Musyawarah Kerja Guru Agama Kristen Jakarta Selatan (MKGAK JS), Kantor Walikota Jakarta Selatan, Kementerian Agama Jakarta Selatan, Panitia Doa Bagi Bangsa bersama Jangkar Iman dengan tujuan berdoa bagi kesejahteraan Bangsa Indonesia.

Telah hadir para ASN dari  Kementerian Agama Jakarta Selatan, Sudin Kesehatan Jaksel, Puskesmas Setiabudi, Kementerian PAN & RB,  Kominfo Jakarta Selatan, juga  perwakilan TNI dari Dandim Kebayoran Lama, Yon Zikon Batalyon Zeni 13 dan 14,  IPDN,  STIK – PTIK juga para Polisi dari Polres Jakarta Selatan, Polsek Setiabudi, dan para guru SMP dan SMA.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu Rayuan Pulau Kelapa. Disampaikan juga sambutan oleh Wakil Walikota Jakarta Selatan, Drs. Isnawa Adji, MAP. Doa pembukaan disampaikan oleh Pdt. Paska Tua Luther Manalu S.Th.M.A (perwakilan Kemenag). Dilanjutkan dengan doa syafaat yang dinaikkan oleh perwakilan dari Kantor Walikota Pdt. Drs Marwan Sinaga, M.A, Pengawas Kemenag Jakarta Selatan Ibu Devi Lasria Sidabutar, S.Th,M.Pd dan Wakil Ketua STIK – PTIK Brigjen. Pol. Drs. Victor Gustaaf Manopo, M.H dan Pdt. Boston Silalahi (Pray for Cities).

Doa  dinaikkan bagi gereja Tuhan agar menjadi terang bagi bangsa ini. Juga bagi Presiden, Wakil Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan agar diberi hikmat memimpin bangsa ini. Berdoa juga bagi kesejahteraan bangsa agar berkat Tuhan dicurahkan atas setiap kota dan  desa, dan supaya keselamatan dan kebangunan rohani terjadi atas bangsa ini. Selain itu generasi muda bangsa ini juga didoakan agar dijauhkan dari dosa anak muda, narkoba dan free sex. Kiranya Tuhan melawat generasi muda dan menyelamatkan mereka.

Dilanjutkan dengan pemutaran film  kesaksian kesembuhan yg terjadi di ibadah DBB Kemensos, Jakarta Timur,  mengenai seorang ibu yang mengalami kurang pendengaran bertahun-tahun. Ia terus berharap kepada Tuhan dan saat  didoakan di ibadah DBB ia mengalami mujizat kesembuhan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Kristo Aritonang (Team Jangkar Iman), diambil dari Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Tuhan punya rancangan damai sejahtera bagi kita semua. Jika kita ada di kota ini, di bangsa ini, tidak kebetulan, Tuhan punya rencana. Tuhan tidak menciptakan kita hanya menjadi penonton. Kita akan menjadi berkat bagi bangsa ini.

Yesaya 40:29-31 

Orang yang menantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru.

Tuhan adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit kembali. Yang telah menanggung segala sakit dan kelemahan kita. Karena itu semua, maka kita memiliki hari depan yang penuh harapan. Maka jadilah terang bagi orang lain. Meskipun masih banyak kekurangan, tapi Tuhan yang akan memampukan kita.

Jangan kita menjadi kuatir sebab Tuhan akan menyertai kita.  Tidak ada yg mustahil, Tuhan sanggup mengubahkan kita.

Firman Tuhan kembali dilanjutkan oleh Pdt. Simon Wagner (Jangkar Iman). Diambil dari 1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Kalau Tuhan Yesus sudah mati dan mengampuni dosa kita, maka kita hidup dalam kebenaran.

Maka Dia juga sanggup menyembuhkan sakit penyakit kita. Sebab oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh.

Di akhir ibadah jemaat dibawa untuk bersyukur dan menyembah Tuhan.  Doa penutup dinaikkan oleh Ketua panitia DBB, Drs. Eperaim Sembiring, M. Th, dan doa berkat dinaikkan  Pdt. Paska Tua Luther Manalu S.Th.M.A (perwakilan Kemenag)

Halleluya, segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan yang telah melakukan pekerjaan besar hari ini….

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.