Pray For Samarinda Juni 2016

Sungguh luar biasa pekerjaan Tuhan atas Pray For Samarinda pada hari pertama.

Puji Tuhan hari ini cuaca cerah dari mulai pagi sampai malam hari, walau sempat hujan sekitar 1 jam (pukul 15. 00 s/d 16.00 WITA) di GOR SEGIRI.

Para Counselor, Pengisi acara , Hamba Tuhan dan jiwa-jiwa sudah mulai berdatangan saat pukul 16 : 35 WITA.Sebelum acara dimulai para hamba-hamba Tuhan berkumpul berdoa bersama sementara jiwa-jiwa pun mulai berdatangan memenuhi bangku-bangku yang kosong.Acara dimulai on time pukul 18 : 00 WITA dengan pembukaan Penari Tamborin dari beberapa kerjasama Gereja.

Setelah selesai Para Tamborin menari Imam Pujian kembali naik ke atas panggung dengan diiringi lagu “Suci… Suci… Suci” Pukul 18.20 WITA pemutaran film kesaksian kesembuhan.Setelah film kesaksian selesai dilanjutkan dengan Doa Pembukaan oleh Pdt. Sri Hadi dari GEKARI.
Saat doa pembukaan berlangsung jiwa-jiwa masih terus berdatangan.

Setelah itu dilanjutkan dengan Kata Sambutan oleh Pdt. Jantje Bolung selaku Ketua Pray For Samarinda 2016. Puji-pujian terus berlangsung diawali dengan lagu “Hari ini hari yang telah dijadikan Tuhan”
Saat puji-pujian dinaikan jiwa-jiwa terus berdatangan dan kursi yang ada di GOR terisi penuh Bahkan dibalkon pun terisi penuh total hadir 1200 org.

Pukul 18.42 WITA persembahan pertama diedarkan dan diiringi pujian Tuhanlah Kekuatan dan Mazmur ku. Imam pujian menaikan Pujian Yesus Engkau Juruselamat ku.
Saat pujian dinaikan jiwa-jiwa masih terus berdatangan.

Pkl. 18.56 WITA doa syafat kota samarinda pun dilangsungkan dan seluruh pendeta maju ke panggung untuk berdoa bagi kota samarinda.
Pendoa syafaat:
1. Bpk.Saragih (GKPS)
2. Pdt. Johny Adelina (Gereja Toraja)
3. Pdt.Thomas Nainggolan (GSJA)
4. Pdt. Simon K. (JDR Kalimantan)
5. Pdt.Samion Paranginan (GPdI)

Pendoa pertama dipimpin oleh Pdt. Thomas Nainggolan dari GSJA
Berdoa untuk belaskasihan Tuhan turun untuk kota samarinda.

Pendoa kedua dipimpin oleh Pdt. Jhony Delima [Gereja Toraja] bedoa untuk kondisi anak-anak muda supaya terlepas dari narkoba dan mengajak jemaat untuk berdoa untuk kondisi daerah Samarinda yang banyak anak-anak mudanya yang terjerat oleh narkotika dan berdoa supaya Samarinda damai sejahtera dari Tuhan turun dan mengajak seluruh gereja Tuhan bersatu.

Pendoa ketiga dipimpin oleh pdt. Simon [JDR kalimantan] berdoa untuk kondisi perekonomian Samarinda supaya samarinda diberkati oleh Tuhan dengan kondisi perekonomian yang ada didaerah samarinda.Pendoa keempat dipimpin oleh Bpk. Saragih [GKPS] berdoa untuk kondisi generasi muda supaya menjadi generasi yang beriman kepada Tuhan Yesus Kristus.
Pendoa kelima berdoa untuk bangsa indonesia dan memberkati bangsa indonesia supaya terjadi perubahan dan pemulihan yang berasal dari Tuhan.

Semua jemaat ikut mengangkat tanggan dan berdoa bersama untuk bangsa indonesia ini.Imam pujian kembali menaikan Pujian Bagi Bangsa ini kami berdiri dan mengajak seluruh jemaat menyembah Tuhan.
Pkl. 19:18 WITA kata sambutan dari Kabid Bimas Kristen oleh Pdt. Dilius.
Bapak pdt. Dilius mengajak semua yang hadir untuk memiliki hati yang berdoa terutama untuk kota samarinda dan bapak dilius mengatakan bahwa doa itu sangat penting.

Pkl. 19.22 WITA
pemutaran film Tuhan Yesus disalibkan.
Semua jemaat memperhatikan dengan serius bahkan ada seorang ibu yang menagis saat menyaksikan film The Passion.Dilanjutkan oleh pemutaran Film khotbah Bapak Jacob Sumbayak dari Matius 8:3-4
Semua jemaat memperhatikan dengan serius saat film berlangsung.

Dilanjutkan oleh kesaksian kesembuhan ibu Mia Kristiana dari singamagaraja yang sembuh dari sakit kanker Serviks. Dilanjutkan oleh kesaksian dari Ibu Ruminta siantar dari Pray For Siantar.Pkl. 19.41 WITA Pdt. Yetty naik ke atas panggung dan mengajak seluruh jemaat untuk berdoa sungguh- sungguh dan sambil musik memainkan pujian “Banyak Perkara”. Pdt. Yetti mengajak seluruh jemaat untuk datang sungguh-sungguh kepada Tuhan.

Pdt. Ari naik ke atas panggung untuk memberitakan Firman Tuhan. Saat tantangan LB Pdt Ari mengajak  Seluruh jemaat datang dengan hati yang hancur kepada Tuhan, semua jemaat mengangkat tangan Kepada Tuhan. 
Firman Tuhan yg disampaikan dari
Ayat : Matius 9:35-38.

Pdt. Ari menyampaikan bahwa mujizat yang paling besar adalah ketika kita diselamatkan oleh Tuhan Yesus dan Pdt. Ari menyampaikan bahwa kita adalah orang berdosa dan hanya karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini maka kita di selamatkan. Pdt. Ari pun menyatakan bahwa setiap orang membu tuhkan keselamatan.

Bukan karena kita kristen dari lahir tapi karena kasih karunia Allah sajalah kita memperolehnya.
Pak ari menyampaikan bahwa Tuaian memang banyak tetapi pekerjaan sedikit. Siapakah yang harus menuai itu semua ? Pdt. Ari menyatakan kepada semua anak muda yang sudah melayani tetap melayani dan menjadi terang dan jangan pernah meninggalkan Tuhan. Yesus mencari orang-orang yang berdosa untuk menyelamatkan semua orang yang berdosa dan Pdt. Ari mengajak seluruh jemaat yang hadir bahwa jemaat harus memastikan dirinya apakah sudah di selamatkan atau belum.Pdt. Ari mengajak seluruh jemaat harus memastikan dirinya bahwa keselamatan itu sudah ada didalam dia dan jemaat dapat memastikan apakah masuk surga atau neraka.

Kemudian,Pdt. Lidya maju ke atas panggung untuk menyampaikan firman Tuhan. Firman Tuhan diambil dari Matius 8:5-13. Pdt. Lidya menyampaikan bahwa Dia adalah yang Maha Tinggi.
Pdt. Lidya menyampaikan bahwa perwira ini adalah orang berdosa bahkan bukan seperti kedua belas murid Yesus yang selalu bersama-sama dengan Yesus tetapi perwira ini memiliki Iman yang besar. Ketika kita memandang dengan benar bahwa Dia adalah Allah.

Bahkan firman Tuhan menyampaikan tentang seorang wanita yang sakit pendarahan yang percaya penuh kepada Tuhan. Sesi doa kesembuhan pun berlangsung dengan dipimpin oleh Pdt. Judah dengan diiringi lagu Tak terbatas kuasa-Mu Tuhan.Pdt. Judah menyampaikan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Doa Kesembuhan

Pdt. Judah mengajak seluruh consellor yang ada untuk maju kedepan.
Pdt. Judah memimpin doa kesembuhan.Pdt. Robby Wengkang [GBA], Pdt. Jonatan Puriani [GSJA] Berdoa untuk kesembuhan illahi. Pdt. David pun berdoa untuk kesembuhan.Doa kesembuhan pun selesai dan pdt. Handi yohanes naik keatas panggung untuk doa tantangan menjadi Hamba Tuhan.Menyanyikan pujian Ku tak membawa apapun juga.
Hampir semua anak-anak muda maju kedepan menyerahkan dirinya untuk menjadi Hamba Tuhan ada 132orang yg mengerahkan dirinya until melayani Tuhan .

Selanjutnya Doa penutup Oleh : bapak Pdt. Yusuf duma [GPSI] dan 
menyanyikan pujian Hormat bagi Allah Bapa.

pf-samarinda-2

Puji Tuhan untuk hari kedua acara Pray For Samarinda 2016 yang dapat berlangsung dengan baik.

Diawali dengan doa bersama jam 15.00 WITA di rumah basecamp, sebelum berangkat ke GOR SEGIRI kami melihat dilangit‎ cuaca yang cerah berubah menjadi gelap dan hujan deras sekali.
Pukul 16.00 WITA hujan masih tetap turun dan Puji Tuhan pukul 16.40 WITA hujan berhenti dan langit menjadi cerah kembali.

Para hamba Tuhan , counsellor, choir , dan tamborin beserta beberapa jiwa jam 17.00 WITA mulai berdatangan.
Sekitar pukul 17.30 WITA seluruh Hamba Tuhan, Consellor dan Choir berdoa bersama-sama sebelum acara dimulai. Mereka memohon kuasa Allah bekerja dan setiap orang yang terlibat di acara Pray For Samarinda memiliki kerendahan hati.

Team pendoa syafaat acara dari pukul 17.00 – 18.00 WITA. terus berdoa untuk acara Pray For Samarinda dimana anggotanya dari berbagai gereja ‎: Ibu  Anastasia, GBI Rock; Ibu Sophia Banang, GBI Rock;
Ibu Meity Aree, GBI Rock; Ibu Maria L, GPSI Filadelfia; Ibu Elisabeth Banne, GPSI Filadelfia;
Ibu Irna Tawala, GPSI; dan Ibu Anna, GPSI‎.

Puji Tuhan pukul 18.00 WIT jiwa-jiwa terus berdatangan dan memenuhi setiap bangku yang ada.‎ Dimulai dengan pembukaan oleh Tarian dari Dayak dan dilanjutkan dengan Tarian dari Sumatra Utara [Batak].

Kebaktian Pray For Samarinda di buka jam 18.35 dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. Musa Unya dari GKII.
Dilanjutkan Kata Sambutan oleh Ketua Bamag Samarinda Pdt. Joshua Kelmi Sembiring. Bapak Joshua menyampaikan bahwa dia mendukung acara Pray For Samarinda dan rindu supaya melalui Pray For Samarinda ini memberkati Samarinda sendiri, dan bukan persoalan berapa yang hadir di acara ini tetapi kerinduan setiap orang yang terbeban untuk Samarinda menjadi Garam dan Terang.

Jiwa-jiwa terus berdatangan dan bangku-bangku yang kosongpun penuh terisi. Bahkan di balkon kanan dan kiri sudah mulai terisi oleh jiwa-jiwa yang siap dilayat oleh Tuhan.
Haleluya !!! Tuhan akan melawat Samarinda.

Imam pujian pun naik keatas panggung dan membawa jemaat untuk masuk kedalam Hadirat Tuhan dengan diiringi lagu “Haleluya (Holly.. Holly.. Holly).

Hadiratpun naik dihadapan Tuhan, imam pujian terus membawa setiap jemaat untuk menyembah Allah yang maha Kudus.

Pujian terus dinaikan dan jemaat mengangkat tangan bagi Allah.
Praise The Lord !!! Kemulian bagi Allah dimalam kedua Pray For Samarinda.

Lagu kembali dinaikan “Besar Allah ku”
Hadiratpun naik dihadapan Tuhan setiap jiwa-jiwa mengangkat tangannya bagi Allah.

Disambung dengan Kesaksian Pujian dari HKBP Merak .

Pujian kembali dinaikan “Dimuliakan , ditinggikan”
Lagu terus dinaikan “Hari ini Harinya Tuhan”

Pukul 19.35 persembahan pertama dijalankan Imam Pujian menaikan pujian “Engkaulah perisai ku”

Doa Bagi Kota Samarinda :

1. Pdt. Marson Apuy [Ketua PGI Kota Samarinda]

Berdoa untuk gereja-gereja yang ada di Samarinda untuk menjadi satu untuk kemulian Tuhan, suatu kesatuan hati dari setiap para hamba-hamba Tuhan dan Gembala untuk memiliki vissi yang sama seperti Kristus.

2. Pdt. Andreas Sura [GKPDI]

Berdoa untuk kesejahteraan kota samarinda dengan kondisi yang sekarang sedang terjadi yaitu Tingkat Narkotika yang tinggi. Satu kerinduan supaya Samarinda diberkati oleh Tuhan.

3. Pdt. Polma Hutasoit [HKI]

Berdoa untuk Keamanan Kota Samarinda supaya Tuhan menolong akan Samarinda.
Supaya segala pergaulan bebas, narkotika yang begitu sangat mengikat akan anak-anak muda Tuhan sendiri yang melawatnya.

4. Pdt. Wanatabe Pasaribu [HKBP Merak]

Berdoa untuk bangsa Indonesia supaya Tuhan melawat setiap kota dan kabupaten yang ada di setiap daerah di Indonesia.
Meminta kesejahteraan dari Tuhan dan Injil diberitakan kepada setiap orang.
Juga berdoa untuk Jakarta supaya Tuhan menolong ahok.

Kata sambutan dari pemerintah kota samarinda oleh Bapak Ary Yasir Philipus  (Kepala Bidang Ketahanan Pangan)‎ dan merupakan jemaat GPIB.
Beliau sangat mendukung Pray For Samarinda karena sangat baik diadakan untuk kesejahteraan kota samarinda sendiri. Terutama untuk setiap gereja-gereja yang ada untuk terus memiliki beban berdoa bagi kota. Selesai kata sambutan dari pihak Walikota Samarinda dilanjutkan dengan ‎pemutaran film kesaksian dari seorang anak kecil yang   sembuh dari benjolan di leher dalam Pray For Samarinda 2016. Semua jemaat menyaksikan dengan sungguh-sungguh.

Setelah itu Ibu Connie (imam pujian) maju kedepan untuk kembali memimpin pujian “Bukan dengan kekuatan ku” dan meminta jemaat yang hadir percaya bahwa malam ini mujizat Tuhan akan bekerja dan jiwa2 hancur hati.

Pdt Jantce [GGP] maju ke panggung dan menyampaikan Firman Tuhan

Pdt. Jantce menyampaikan bahwa kehidupan didunia ini hanyalah sementara sebab ada kehidupan Kekal yang menanti.

Kisah para Rasul 4:12
Bahwa keselamatan hanya ada didalam Yesus Kristus. Sebab tidak ada nama lain di bawah kolong langit ini selain nama Yesus Kristus.

Roma 9:10
Sebab jika kita mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan maka kita akan diselamatkan.

Pdt. Jantce mengajak jemaat untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Memasuki doa Kesembuhan yang dipimpin oleh Pdt. Leo dengan mengambil Ayat firman Tuhan di bacakan Lukas 17:10
Yesus menyembuhkan sepuluh orang Kusta.
‎Pdt Leo mengajak jemaat untuk percaya kepada Tuhan dan malam ini mujizat akan terjadi ditempat ini. Selesai firman team Pendoa untuk Doa Kesembuhan maju ke panggung ‎dengan diiringi Pujian “Curahkanlah Kuasa-Mu Tuhan”
Hamba Tuhan yang maju yaitu
1. Pdt. Herwantoro [Pray For Cities]
2. Pdt. Markus [Ketua Klasis Gereja Toraja]
3. Pdt. Roy Ambanaga [El-Roy MINISTRY]

Saat para counsellor terus berdoa mujizat terus terjadi dan membawa jiwa untuk maju bersaksi. Jiwa yang disembuhkan pada malam ini ada 11 jiwa, setelah berakhir kesaksian kesembuhan, acara dilanjutkan dengan doa tantangan menjadi Hamba Tuhan dipimpin oleh Pdt. Handi Yohanes‎. 15 jiwa maju kedepan menyerahkan hidupnya pada Tuhan.

Terpujilah Tuhan banyak orang menyerahkan dirinya untuk menjadi hamba Tuhan. Persembahan kedua dengan pujian “Haleluya ku memuji-Mu Tuhan. Pengumuman oleh Pdt. Leonard Tfuakani [GKIN]‎ dengan menyampaikan untuk follow up di hari Sabtu , 4 Juni 2016.

Acara diakhiri dengan Doa Penutup dipimpin oleh : Pdt. Yotje Tomigulung [Gereja JKI]‎ dan Imam Pujian menaikan pujian “Kami memuji kebesaran-Mu”. Terpujilah nama Tuhan, hadir pada hari kedua 1050 jiwa.

Selama pelaksanaan PF-Samarinda total hadir 2250 jiwa, 46 jiwa kesaksian panggung dan 145 jiwa yang menyerahkan diri menjadi Hamba Tuhan. Puji Tuhan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram