Pray for Mamuju 03 Mei 2017 : Kasih Tuhan Yang Besar Dinyatakan

Puji Tuhan! Pray for Mamuju  kembali berlangsung di hari ke dua pada tanggal 3 Mei 2017, di Gereja Toraja (GETOR) Mamuju Sulawesi Barat. Acara ini diselenggarakan berkat kerjasama Panitia bersama Pray For Mamuju dengan FKGM (Forum Komunikasi Gereja-gereja Mamuju).

Meskipun sempat gremis, namun menjelang acara langit berubah cerah berawan terjadi hampir diseluruh wilayah kota Mamuju dan sekitarnya, hal ini seperti menggambarkan sukacita atas perbuatan-perbuatan Allah yang besar dan ajaib,  yang terus diakukan Allah di Pray for Mamuju pada hari ke dua. Rabu (03/5).

Para Cousellor menyambut tamu dalam pray for Mamuju. Rabu(03/4)
Para Cousellor menyambut tamu dalam pray for Mamuju. Rabu(03/4)

Para Cousellor dengan semangat melayani sejak pukul 16.00 WITA, telah siap menyambut para tamu dengan senyuman yang hangat dan bersahabat, menghantarkan mereka ke ruangan Gereja Toraja (GETOR) tempat pelaksanaan acara Pray for Mamuju dilakukan.

Acara dimulai pukul 18.00 WITA dengan puji-pujian yang dipimpin oleh Desiana Kailem dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) diiringi penari tamborin dan Choir semua bernyanyi dan bersukacita bersama-sama. Sangat besarlah sukacita yang dirasakan saat itu. TUHAN telah memenuhi sukacita dan kegirangan atas semua yang hadir.

Suasana ibadah dalam Pray for Mamuju. Rabu(03/5)
Suasana ibadah dalam ruangan di Pray for Mamuju. Rabu(03/5)

 

Suasana ibadah diluar ruangan dalam Pray for Mamuju. Rabu (3/5)
Suasana ibadah diluar ruangan dalam Pray for Mamuju. Rabu (03/5)

 

Puji-pujian dinaikkan kepada Tuhan, lagu “Allah Hadir bagi kita” mengawali acara, kemudian dianjutkan dengan lagu “Aku berserah, aku berserah pada Yesus Juruslamat aku berserah” . Puji-pujian kepada Allah yang dinaikan telah menghantarkan umat masuk kedalam hadirat Allah. “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.” Wahyu4:11.

Para Hamba Tuhan dari interdenominasi gereja do kota Mamuju berdoa untuk Kota dan Bangsa di acara Pray for Mamuju. Rabu (03/5)
Para Hamba Tuhan dari interdenominasi gereja di kota Mamuju berdoa untuk Kota dan Bangsa di acara Pray for Mamuju. Rabu (03/5)

Sebelum memasuki Firman Tuhan doa syafaat bagi Kota dan Bangsa dinaikan yang di pimpin oleh para Hamba Tuhan dan gembala sidang yang berasal berbagai denominasi gereja di kota Mamuju, yaitu Pdm Rodi Sugiharto, ST., S.Th (GBI Gracia Mamuju), Pdt. Markus Losa Parombean, M.Div (GBI Mamuju), dan Pdt Yusuf Ruminding, S.Th, MM (Gereja Toraja), dan Pdt Ni Made Juita, B.Th (GBI Mamuju), Pdt Ludya Kailem (GPdI Bukit Hermon Mamuju).

Setelah doa syafaat maka lagu pujian “Berkat Tuhan Mari Hitunglah” dinaikkan kembali untuk memberikan persembahan dan doa Persembahan dipimpin oleh Pdt Markus L Parombean, M.Div (GBI Mamuju).

Pdt Markus L Parombean, M.Div (GBI Mamuju).
Pdt Markus L Parombean, M.Div (GBI Mamuju).

Kemudian Film Pray For Cities ditayangkan dan setiap orang yang hadir menyaksikan dengan seksama dan sungguh-sungguh memperhatikan, terlebih lagi ketika menyaksikan film kesaksian kesembuhan dari Ibu Yemi Ambeta yang berasal dari Tentena, Sulawesi Tengah yang sembuh dari sakit nyeri pada kakinya. Semua orang ketika melihat tanyakan kesaksian kesembuhan yang terjadi maka semua bertepuk tangan melihat kuasa mujizat Tuhan sebab kesaksian tersebut telah menumbuhkan iman dan percaya disetiap hati orang yang hadir, sungguh Yesus Kristus tetap sama, baik dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya (Ibrani 13:8).

 Pdt Gaston Salone S.T.H (GKMI El-Shadai)
Pdt Gaston Salone S.Th. (GKMI El-Shadai)

Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt Gaston Salone S.Th. (GKMI El-Shadai) yang terambil dalam  Matius 3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Setiap orang yang percaya harus hidup sesuai dengan pertobatan. Titus 1:16 Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tdak sanggup berbuat sesuatu yang baik. Bukan berarti karena kita sejak kecil kita Kristen akan menjadi jaminan bahwa kita akan selamat, dan juga bukan juga dari lamanya seseorang telah melayani kita akan selamat, namun dari buah pertobatan untuk hidup bersungguh-sungguh kepada Tuhan.  Oleh sebab itu ketika kita menyangkali hidup kita dan mau datang dan mengaku bersalah kepada Tuhan, maka Dia adalah setia yang dapat membuat kita menjadi putih seperti salju.

Ketika Firman Tuhan disampaikan Hamba Tuhan mengajak untuk seluruh jemaat yang hadir datang kepada Tuhan pribadi lepas pribadi untuk mengakui dosa di hadapan Tuhan sebab Tuhan adalah Allah yang penuh kasih, seberapa besarpun dosa, semerah apapun dosa tersebut, Tuhan mau untuk mengampuni. Meskipun manusia telah jatuh kedalam dosa tetapi karena Tuhan Allah mengasihi manusia Sehingga Allah Bapa mengaruniakan  Anak-Nya Yesus Kristus, Ia rela mati diatas kayu salib, hanya untuk menyelamatkan manusia agar kita yang percaya kepada-Nya memperoleh pengampunan dan hidup yang kekal.

Saat lagu “Bapa sentuh hati ku” dinyanyikan, hamba Tuhan menantang setiap yang hadir untuk berbalik dari segala dosa dan mengundang Tuhan Yesus masuk ke dalam hati mereka, dan seluruh jemaat bangkit berdiri untuk berdoa menerima tantangan tersebut.

Sungguh sukacita karena pengampunan Tuhan terjadi pada malam itu, Tuhan itu maha kasih pengampun panjang sabar dan berlimpah kasih setia Tuhan tidak pernah menolak orang yang datang dan mencari wajah-Nya. TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. (Mazmur 103:8)

Pdt Andri Thio (Team Pray For Cities)
Pdt Andri Thio (Team Pray For Cities)

Dan Firman Tuhan dilanjutkan oleh Pdt Andri Thio (Team Pray For Cities), meminta jemaat untuk membaca Firman Tuhan dari  Yakobus 5:15-16  Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Firman Tuhan disampaikan bahwa doa yang lahir dari iman, yang didasari dari kepercayaan dan keyakinan dari hati kita, akan menyelamatkan. Doa yang bukan dari sekedar perkataan, tetapi dari keyakinan. Doa yang lahir dari iman, akan menyelamatkan yang sakit itu. Diperlukan iman bagi setiap yang sakit, maka tidak ada yang mustahil. Matius 9: 27-31, diberitakan tentang dua orang buta yang menerima kesembuhan ketika mereka percaya.

Doa kesembuhan bagi mereka yang sakit dalam acara Pray for Mamuju. Rabu (03/5)
Doa kesembuhan bagi mereka yang sakit dalam acara Pray for Mamuju. Rabu (03/5)

Kemudian hamba Tuhan mengundang semua yang sakit untuk maju ke depan untuk didoakan, ataupun yang mewakili keluarga yang sakit, mereka dapat maju ke depan. Doa kesembuhan dibawakan Pdt Markus Loloan (GEKARI Mamuju), Pdt Max Elia Kaliem (GPdI Bukit Hermon Mamuju), Pdt Femy Podandi, S.Th. (GSJA Anugerah Mamuju).

Halleluyah! malam itu mereka yang maju disembuhkan Tuhan. Berbagai mancam sakit penyakit disembuhkan malam itu, antara lain benjolan pada leher selama 20 thn, sakit pada kaki maupun kepala, stroke yang datang dengan kursi roda disembuhkan Tuhan, benjolan payudara, mata sebelah kiri yang kurang dapat melihat malam itu Tuhan memberikan penglihatan, jantung, masalah pada pendengaran juga disembuhkan oleh Tuhan, benjolan di tangan dan masih banyak penyakit lainnya yang disembuhkan Tuhan pada malam itu. Puji TUHAN. Halleluyah! Kesaksian kesembuhan dibawakan oleh Pdt Markus Loloan (GEKARI Mamuju), Yusuf Demasonek  (Team Pray for Cities), Pdt Max Elia Kaliem (GPdI Bukit Hermon Mamuju), Pdt Femy Podandi, S.Th. (GSJA Anugerah Mamuju).

Betapa hebatnya kuasa dan kasih Tuhan dinyatakan atas kota Mamuju dan sekitarnya, karena itu seperti yang dikatakan Yesus untuk kita pergi dan mengatakan tentang apa yang telah kita lihat :…. Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. (Lukas 7:22) Luar biasa!

Setelah kesembuhan terjadi, maka dilanjutkan untuk tantangan bagi mereka yang mau menyerahkan dirinya untuk melayani Tuhan yang dibawakan oleh Yusuf Demasonek  (Team Pray for Cities). Puji Tuhan banyak menyerahkan hidupnya dipakai untuk melayani Tuhan.

Tantangan untuk menjadi Hamba Tuhan, 48 orang menyerahkan dirinya untuk dipakai oleh Tuhan dalam Pray for Mamuju. Rabu (03/5)
Tantangan untuk menyerahkan hidupnya melayani Tuhan dalam Pray for Mamuju. Rabu (03/5)

Kasih Allah sungguh-sungguh nyata dilimpahkan atas Kota Mamuju, jiwa-jiwa diselamatkan dan disembuhkan, bahkan menyerahkan hidupnya melayani Tuhan. Sungguh indah kasih Tuhan dinyatakan. Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita  yang mengabarkan berita damai  dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja! Yesaya 52:7

 

Lihat video selengkapnya : Pray For Cities : Pray For Mamuju 2017

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram