Pray for Kutai Barat 15 Juni 2017 : Anugerah Keselamatan Allah

Puji Tuhan! Tuhan sangat baik! yang telah menjadikan hari ini sebagai hari yang luar biasa, hari yang telah di tunggu telah tiba yaitu Pray for Kutai Barat pada Kamis – Jumat (15-16 Juni 2017) bertempat di BPU Tanaa Ngeriman Kompleks Perkantoran Pemkab Kutai Barat, Kecamatan Barong Tongkok, Sendawar Kabupaten Kutai Barat.

Sungguh penyertaan Tuhan sangat nyata hari ini diawali dengan langit dan cuaca yang cerah sehingga semua jiwa dapat datang tanpa adanya penghalang hujan.

Para Hamba Tuhan dan Couselor bersemangat dan bersukacita, yang sudah siap melayani Tuhan dalam Pray For Kutai Barat.

Para Hamba Tuhan dan para Counselor berdoa bersama dan mengucap syukur atas ibadah Pray for kutai Barat. Kamis (15/6)
Para Hamba Tuhan dan para Counselor berdoa bersama dan mengucap syukur  sebelum melayani dalam ibadah Pray for kutai Barat. Kamis (15/6)

Yohanes 12:32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku. Halleluyah Yesus menyatakan, Dia akan menarik semua orang datang kepada-Nya, ketika nama-Nya di tinggikan dari bumi. Haleluya! Pujilah TUHAN, demikianlah Tuhan yang menghantarkan jiwa-jiwa yang hadir malam ini. Kamis (15/6).

Imam Pujian (Lia Ariana dari GGP Belempung Ulaq dan Gloria dari GBI Barong Tongkong) mengajak semua jiwa menyanyikan lagu pembuka “Hormat Bagi Allah Bapa” dinaikkan sebagai pengagungan kepada Allah, tampak hampir semua menyembah Tuhan dengan tenang dan sungguh-sungguh, menyiapkan hati mereka untuk memuji dan menyembah Tuhan.

Masuk pada kata sambutan dimulai dari Pdt. Julius Komaling (GGP Juhan Asa) sebagai Ketua Pray for Kutai Barat menyampaikan misi dan tujuan diadakannya Pray for Kutai Barat, lalu Jones, STh (Bimas Kristen Kab. Kutai Barat) mengucapkan apresiasi kepada panitia Pray for Kutai Barat juga menceritakan kesannya atas tim Pray for Cities (PFC) Jakarta yang pernah mendatangi beliau dan menggagas diadakannya PFK, setelah itu Drs Aminudin, Msi (Asisten 3 Bupati Kab. Kutai Barat) sebagai perwakilan Bupati membacakan surat Bupati.

Pujian “Mari Masuk GerbangNya” dinaikkan mengajak semua jemaat bersukacita memuji Tuhan, disambung dengan lagu pujian “Oleh Darah Anak Domba” dinaikkan dengan semangat, sungguh Darah Anak Domba Allah telah melepaskan semua jiwa terbelenggu diganti dengan sukacita yang baru, Haleluya! Pujian “Berkatilah Semua Bangsaku” pun dinyanyikan dengan riang sambil semua memberikan persembahan, sebuah pujian yang mengingatkan semua untuk menjadi berkat bagi bangsa dan kota.

Lagu penyembahan “Kau Berfirman dan Sembuhkanku” pun diangkat dan membawa semua jiwa datang kepada Tuhan untuk percaya, beriman bahwa hanya Tuhanlah satu-satunya Allah yang melepaskan dan menyembuhkan, semua kelihatan sungguh-sungguh menyembah Tuhan, rindu akan kasih dan kuasaNya dicurahkan. Lalu, musik dan seorang singer dengan lembut menyanyikan lagu “Yesuslah Tuhan yang Layak Ditinggikan” mengundang beberapa hamba Tuhan yang mewakili semua gereja di Kutai Barat maju kedepan berdoa bagi kota dan bangsa. Mereka yang maju adalah Pdt Andreas Subandi (Gepembri Sumber Sari), Pdt David Jems Tigau M.Pd.K (GBI Simpang Raya), Pdt Maleakhi Karaeng L.S. STh (GBIS Sumber Bangun), dan Pdt Sadrag Damiono M.Pd.K (GKSI Barong Tongkonk). Semua doa dinaikkan dengan segenap hati menyampaikan kerinduan dari beban hati atas kota dan bangsa.

Dahlia Flower (Team Pray For Cities) sebagai Imam Pujian mengajak semua menyaksikan film promosi Pray For Samarinda th 2016 yang berisikan khotbah Rev. Jacob Sumbayak mengenai kekuatan iman percaya pada Tuhan bahkan pada saat badai besar datang dalam hidup, semua mata tertuju dan dengan sungguh-sungguh menyaksikan khotbah singkat yang disampaikan lalu ditayangkan juga kesaksian yang menyentuh dari Melati Udau, asli suku Dayak, yang disembuhkan Tuhan dari sakit gagal ginjal di Pray For Samarinda. Kesaksian tersebut telah membangkitkan iman percaya, seluruh jemaat yang hadir, bahwa Muzizat kesembuhan adalah milik orang percaya, dan Kuasa Allah tidak pernah berubah. Sungguh Yesus Kristus tetap sama, baik dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya (Ibrani 13:8). kemudian lagu “Bila Kelam Kabut” pun dinyanyikan membawa semua jiwa untuk datang kepada Tuhan, tetap percaya walau begitu banyak persoalan yang datang dalam hidup mereka.

Suasana ibadah Pray for Kutai Barat. Kamis (15/6)
Suasana ibadah Pray for Kutai Barat. Kamis (15/6)

Firman Tuhan pun disampaikan oleh Pdt Jong Johan (Team Pray For Cities) yang diambil dari Matius 9:35-36 bahwa Tuhan adalah Allah yang penuh dengan belas kasihan, sehingga Dia tidak mau kita binasa, karena begitu besarnya kasihNya sehingga Ia rela meninggalkan sorga dan datang untuk menyelamatkan kita, setiap kita yang sangat berdosapun dapat datang kepada Tuhan dan Dia mau mengampuni (Yoh 3:16). Semua jiwa diajak bertobat dan mereka pun berdiri, mengangkat kedua tangan mereka, sebuah doa dengan airmata dinaikkan sebagai permohonan pengampunan dari Tuhan, ajaib sungguh ajaib jiwa-jiwa dilepaskan dan diselamatkan dari kuk dosa, Tuhan sungguh amat baik telah melawat jiwa-jiwa terhilang di kota ini.

Selanjutnya Firman Tuhan mengenai mujizat kesembuhan dilanjutkan oleh Pdt Sudaryono (Team Pray For Cities) tampil menyampaikan Firman Tuhan yang diambil dari Markus 5:21-24, 35-43 mengenai seorang Yairus yang memohon kesembuhan bagi anaknya yang hampir mati, walau dia seorang kepala rumah ibadat namun dia datang tersungkur merendahkan hati memohon kesembuhan dari Tuhan tanpa merasa malu atau terpengaruh dengan apapun yang dia lihat dan dengar yang dapat menyurutkan imannya, maka semua jiwapun diajak untuk datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati supaya mukjizatpun datang.

Kemudian hamba Tuhan mengundang semua yang sakit untuk maju ke depan untuk didoakan, ataupun yang mewakili keluarga yang sakit, mereka dapat maju kedepan. Banyak yang sakit maju ke depan dan yang juga memiliki pergumulan yang berat dalam hidupnya, mereka datang dengan bersungguh-sungguh hati.

Semua hamba Tuhan dan para counselor maju ke depan siap mendoakan jiwa-jiwa sakit yang diajak maju ke depan. Para hamba Tuhan mendoakan jiwa-jiwa yang maju ke depan, yaitu Pdt Sudaryono (Team Pray For Cities), Pdt Piter Mokodompit (GBIS Sumber Sari), Pdt Stanly Sumual, MA (GBI Barong Tongkok), Pdp Herwin Nugroho (Team Pray For Cities).

Puji TUHAN. Halleluyah! Betapa heranlah lawatan dan kuasa Allah yang dinyatakan atas Kutai Barat, karena itu seperti yang dikatakan Yesus untuk kita pergi dan mengatakan tentang apa yang telah kita lihat :…. Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. (Lukas 7:22) Sebab lawatan dan perkara besar telah terjadi atas Kutai Barat Halleluyah!

Kesembuhan terjadi atas jiwa-jiwa yang sakit, Tuhan menyembuhkan mereka yang mengalami sakit pada pinggang, tulang belakang, kista, dan seorang anak kecil berusia 5 th bernama Fika yang mengalami retak pada bagian kakinya akibat kecelakaan, waktu datang digendong ibunya karena tidak bisa berjalan sendiri, namun ajaib! Tuhan telah sembuhkan sehingga dia dapat berjalan, Haleluya!! Beberapa hamba Tuhanpun menginterview jiwa-jiwa tersebut dengan semangat dan penuh sukacita, mereka adalah Pdt Rusmanto STh (GGP Barong Tongkok), Pdp Herwin Nugroho (Team Pray For Cities). Semua yang hadir bertepuk tangan memuliakan nama Tuhan, setelah menyaksikan perkara-perkara ajaib yang Tuhan kerjakan malam ini.

Setelah kesembuhan terjadi, maka dilanjutkan untuk tantangan bagi mereka yang mau menyerahkan dirinya untuk melayani Tuhan yang dibawakan oleh Pdp Herwin Nugroho (Team Pray For Cities). Hamba Tuhan menyampaikan sebuah rencana Tuhan dalam panggilanNya, mereka pun ditantang siapa yang mau melayani Tuhan untuk maju kedepan, puji Tuhan banyak yang menyerahkan hidupnya dipakai untuk melayani Tuhan. Sungguh indah pemandangan ini melihat mereka yang memutuskan untuk mau menerima panggilan Tuhan.

Kemudian Pujian “Terima Sukacita Sorga” pun dinaikkan sebagai ucapan syukur. Betapa hari baik yang penuh dengan sukacita karena sukacita sorga telah turun memenuhi semua hati yang datang malam ini.

Lagu “S’bab Kau Besar” pun dikumandangkan sebagai pengagungan kepada Tuhan Allah yang maha besar, yang telah melawat jiwa-jiwa terhilang di kota ini, sungguh besar kasih dan kuasaNya, betapa hebatnya Tuhan Allah kita! Haleluya!! Pdt Alvin Rindengan, MA (GPDI Terajuq) pun berdoa menutup ibadah Pray for Kutai Barat hari pertama.

Hari ini lawatan Tuhan terjadi atas Kutai Barat sebab itu bersukacitalah dan beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai, sebab Tuhan telah menyatakan keselamatan yang sesungguhnya hanya ada di dalam Yesus. Halleluyah.

Lihat Artikel : Pray for Kutai Barat 16 Juni 2017 : Keselamatan dari Tuhan

Lihat Video : Pray For Cities : Pray For Kutai Barat 2017

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram