Pray For Kediri Agustus 2016

Puji Tuhan sepanjang hari ini cuaca cerah menjelang acara “Pray For Kediri” di Gereja Baptis Kediri. Acara dimulai pukul 18:00 dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Pdt. Titus Suheri (GIA). Worship Leader mengajak jemaat bangkit berdiri menyanyikan lagu “Tanah Airku Indonesia”, mereka menyanyikan dengan penuh hikmat. Dilanjutkan dengan pujian “Hormat Bagi Allah Bapa”.

Kata sambutan disampaikan oleh Pdt. Paulus (GPDI Galilea) sambil bersyukur atas terselenggaranya Pray for Kediri ini.

Puji-pujian kembali dinaikkan dengan lagu “Allah sanggup melakukan segala perkara”, lagu “Sajeke”. 1.100 jemaat telah hadir, mereka memuji Tuhan dengan semangat dan bersukacita.Tibalah doa syafaat dinaikkan dengan diiringi lagu “Tuhan pulihkan”. Hamba-hamba Tuhan maju ke depan berdoa bagi kota yang diwakili oleh:
– Pak Puji (Ketua MGMP) berdoa untuk para pelajar di Kediri.
– Dr. Tjahjaning Giemwarudju (Direktur Kampus Cahaya Surya) berdoa untuk kampus-kampus dan para mahasiswa di Kediri.
– Pdt. Edi (GGP) berdoa untuk kesejahteraan kota Kediri.
– Pdm. Erwan Juni Susilo (GIA) berdoa untuk pemerintah Bangsa Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan persembahan pujian dari GNI Baptis Getsemani dan Stikes Baptis.Sebelum film kesaksian kesembuhan ditayangkan, Worship Leader mengajak jemaat untuk menyembah Tuhan dengan lagu “Bukan dengan kekuatanku”.Film kesaksian ditayangkan dimana Ibu Mia Kristiana yang sakit kanker servick stadium 3B disembuhkan di acara “Pray for Singaraja”. Jemaat diberkati dan menjadi antusias dengan kesaksian tersebut.

Selesai film kesaksian, Imam pujian sdri Dhika membawa jemaat menyembah Tuhan dengan lagu “Apapun yang terjadi dalam hidupku ini. Imam pujian mengajak jemaat untuk percaya kepada Tuhan. Jemaat sungguh-sungguh menyembah Tuhan dan percaya bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Pdt. Joseph Batubara (Tim PFC Jakarta) maju ke mimbar untuk membawakan firman Tuhan. Firman Tuhan diambil dari Matius 11:28 (TB) Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.Pengkhotbah menyampaikan bahwa firman Tuhan ini adalah undangan kepada kita yang hadir di tempat ini. Yang memberi undangan ini adalah Allah pencipta langit dan bumi sehingga kita merasa tersanjung dan berharga. Orang yang letih lesu dan berbeban berat adalah gambaran hidup kita setiap hari karena kita berusaha dengan kekuatan kita sendiri, tapi sering kali ujungnya tidak menemukan jawaban. Mari kita datang kepada Tuhan, Dia mau mengangkat beban hidup kita. Dia mengundang kita untuk kita mendekat kepadaNya. Ambilah keputusan untuk menerima ajakan Tuhan dan sungguh-sungguh percaya kepadaNya. Miliki pengalaman pribadi bersama dengan Tuhan.

Pengkhotbah mengajak jemaat menerima undangan Tuhan dan memimpin jemaat untuk menerima Tuhan Yesus dalam hidup mereka. Suatu pemandangan yang indah jemaat mengangkat tangannya dan menerima keselamatan yang dari Tuhan.

Pdt. Judah Pakasi (Tim PFC Jakarta) maju untuk melanjutkan firman Tuhan. Sebelum firman Tuhan disampaikan kembali, pengkhotbah berkata: Dia menanggung semua pelanggaran kita, kelemahan dan sakit penyakit kita. Oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh. Ibrani 11:8 Dia tidak pernah berubah, tidak ada yang mustahil.Pengkhotbah membacakan Matius 8:1-3 Tuhan Yesus menyembuhkan seorang kusta. Tuhan Yesus mau sembuhkan kita.Pengkhotbah mengajak para hamba Tuhan dan counselor maju kedepan untuk mendoakan jiwa-jiwa yang sakit. Puji Tuhan, saat doa kesembuhan mujizat terjadi, tak henti-hentinya kesembuhan jiwa-jiwa disaksikan di depan jemaat. Ada 15 jiwa yang disembuhkan dari berbagai sakit penyakit yaitu sakit pada kaki, tangan, pinggang, stroke, kanker prostat, pusing selama satu bulan, sakit tiroid selama tiga bulan, sesak napas selama 30 tahun, telinga kiri berdengung, sakit punggung kolesterol, katarak, jantung. Sungguh Tuhan Yesus baik menyembuhkan mereka yang sakit.
Selesai doa kesembuhan Pdt. Kristo maju menantang jemaat untuk menjadi hamba Tuhan. Puji Tuhan ada 37 jemaat mengangkat tangan memberikan hidupnya menjadi hamba Tuhan.

Saat pengumuman dilakukan penyerahan cendramata dari panitia Pray for Kediri ke tim pray for cities dari Jakarta.Acara diakhiri dengan doa tutup dan berkat oleh Pdt. Timotius Kabul (ketua Bamag).

Sungguh malam yang istimewa Tuhan telah jadikan bagi jiwa-jiwa di Kediri. Lawatan Tuhan, kasih dan kuasa telah Dia nyatakan atas Kota Kediri. Segala pujian, hormat, kemuliaan hanya bagi nama Tuhan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram