Pray For Badung 13 Mei 2017 : Lawatan Allah Atas Badung- Bali

Terpujilah Tuhan, Allah  sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan bagi mereka. Oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah, kembali Allah melawat Kota Badung, melalui acara Pray for Badung- Bali yang dilaksanakan pada tanggal, 13 Mei 2017 bertempat di GKPB Tirta Amerta Pelambingan-Kuta Utara Kabupaten Badung. Acara ini terselenggara atas kerja sama MPAG Kabupaten Badung dengan Sinode GKPB Se Bali didukung oleh FGBMFI area Bali- NTB.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma 8:28)

Surya pagi nan indah dan langit yang cerah mengawali hari yang luar biasa, dimana umat-Nya akan menyaksikan lawatan Allah yang besar akan terjadi atas kota ini.  Inilah kota yang akan dibuat Tuhan bersorak-sorai, sebab Allah hadir dan datang atas kota ini, dan ketika Tuhan hadir disini, kita percaya bahwa pemulihan serta keselamatan akan terjadi di Kota Badung.

Sejak pukul 16.00 WITA para Hamba Tuhan, para counselor, penari tamborin, pemain musik, dan Worship Leader telah siap untuk melayani di Pray For Badung.

Adalah merupakan pekerjaan Kristus untuk meletakkan orang-orang ke dalam pelayanan, itulah yang membuat seluruh pelayan Tuhan mengucap Syukur. Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini (1 Timotius 1: 12) Kristuslah yang meletakan orang dalam pelayanan. Bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan telah menganggap hamba-Nya ini setia sehingga mempercayakan suatu pelayanan.

Para penerima tamu menyambut hangat para tamu undangan yang datang
Para penerima tamu menyambut hangat para tamu undangan yang datang

Pukul 17.00 WITA tampak para pelayan dengan senyum yang hangat telah berbaris rapi menyambut para tamu undangan yang datang dengan ramah dan bersahabat. Para tamu undangan yang hadir datang dari berbagi tempat dan berasal dari interdenominasi gereja, selain itu hadir pula sejumah warga negara asing untuk mengikuti ibadah doa bersama bagi bangsa dalam acara Pray for Badung ini.  Puji Tuhan, para tamu undangan telah mengisi seluruh bangku yang kosong.

Pukul 18.09 WITA acara Pray For Badung dibuka oleh MC, Pdt Narawaty (GKPB Merta Urip Luk luk) dengan mengajak jemaat bersama- sama menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Semua yang hadir menyanyikan dengan hikmat.  Lagu kebangsaan yang mengumandangkan lirik kesatuan, yaitu satu nusa satu bangsa, satu tanah air serta satu bahasa dalam kebineka tungal ika yang nyanyikan tersebut, telah membangkitkan rasa nasionalisme dan kesatuan dikalangan umat Allah yang hadir malam itu. Meskipun terdapat banyak keanekaragaman yang berbeda di bangsa ini, hal tersebut justru telah membuat gereja bersatu dan berdoa bersungguh-sungguh untuk bangsa dan negara ini, agar lawatan dan keselamatan Allah, serta kesejahteraan ada pada bangsa ini. Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. (Yeremia 29:7)

Ketua Panitia Pray For Badung Pdt Ferdinand Ludji .S.SI.TEOL ( GKPB Galang Buana)
Ketua Panitia Pray For Badung Pdt Ferdinand Ludji .S.SI.TEOL ( GKPB Galang Buana)

Acara Dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Pray For Badung  Pdt Ferdinand Ludji .S.SI.TEOL (GKPB Galang Buana) menyampaikan bahwa pelaksanaan Pray for Badung ini, terlaksana karena terdorong berdasarkan ayat Firman Tuhan Yeremia 29 :7 Usahakanlah kesejahtraan kota kemana kamu Aku buang,dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahtraanya adalah kesejahtraanmu. Kegerakan Allah terjadi di tengah-tengah orang yang berusaha mencari akan Tuhan. Para Hamba Tuhan dan anggota-anggota Jemaat dari berbagai denominasi gereja di kota Badung-Bali bersatu padu berdoa serta bangkit agar menjadi menjadi berkat dan terang untuk membawa kabar sukacita bagi kota dan bangsa

Ketua MPAG Badung Bpk Pdt I Made Budiarse M.SI
Ketua MPAG Badung Bpk Pdt I Made Budiarse M.SI

Kemudian acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua MPAG Badung Pdt I Made Budiarse M.Si, dalam pidatonya beliau menyampaikan harapannya agar saat ini seluruh umat dan gereja-Nya bersatu saling bergandengan tangan untuk membantu pemerintah dalam segala aspek agar terjadi suatu kesejahteraan terjadi di bangsa ini, baik kesejahteraan secara jasmani maupun rohani.

Ketua DPRD Badung Drs I putu parwata
Ketua DPRD Badung Drs I Putu Parwata

Kata sambutan yang kedua diteruskan oleh Ketua DPRD Badung Drs I Putu Parwata, beliau menyampaikan bahwa sebagai seorang yang mewakili pemerintah atas kota Badung, beliau sangat mengharapkan untuk seluruh umat berdoa bagi pemerintahan yang ada, supaya apa yang direncanakan oleh pemerintah dapat cepat tercapai dan dari pihak pemerintahpun akan berupaya untuk menjaga kebinekaan dan pluralisme di kota Badung.

Setelah kata sambutan disampaikan ibadah Pray for Badung dilanjutkan kembali dengan mengajak seluruh jemaat untuk masuk dalam hadirat Tuhan dengan mengangkat pujian “Ku nyanyi Haleluya “oleh Worship Leader Pdt Michael Rapar (GPDI Kasih Karunia) dan Elicia(GKPB) mengarahkan jemaat untuk melihat betapa hebat dan perkasanya Allah dalam hidup kita, dilanjutkan lagu pujian “Kutinggikan Engkau Tuhan“.

Pdt Ni Luh Mariani ( GKPB Tirta Amerta).
Pdt Ni Luh Mariani ( GKPB Tirta Amerta).

Kemudian Doa Pembukaan disampaikan oleh Pdt Ni Luh Mariani (GKPB Tirta Amerta Pelambingan). Setelah itu dilanjutkan kembali dengan mengajak semua jemaat bersukacita memuji kebesaran Tuhan dengan pujian ” Semua bunga ikut bernyanyi” semua jemaat bertepuk tangan bersukacita,dan dilanjutkan kembali dengan pujian “Bangkit Serukan nama Yesus”juga lagu “.  Hadirat Tuhan begitu indah dirasakan kidung puji-pujian tersebut di naikan di tengah-tengah jemaah, sebab Allah bersemayam di atas puji-pujian (Mazmur 22:4).

Suasana Ibadah dalam acara Pray for Badung. Sabtu (11/5)
Suasana Ibadah dalam acara Pray for Badung. Sabtu (11/5)

Acara ibadah dilanjutkan dengan sebuah video kesaksian  kesembuhan yang terjadi di Pray for Singaraja, Mia Kristiana sembuh dari sakit kanker serviks stadium 3. Kesaksian tersebut telah membangkitkan iman percaya, seluruh jemaat yang hadir, bahwa Muzizat kesembuhan adalah milik orang percaya, dan Kuasa Allah tidak pernah berubah. Sungguh Yesus Kristus tetap sama, baik dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya (Ibrani 13:8).

Ev. vera I ( PFC)
Ev. vera I ( PFC)

Memasuki khotbah Firman Tuhan, Ev Vera I (Team Pray For Cities) mengajak untuk jemaat mengarahkan hatinya kepada Tuhan menyadari betapa besarnya pengorbanan Kristus dikayu salib, lagu “Allah Peduli ” membawa jemaat menyadari bahwa ada Allah yang selalu peduli dan mengetahui segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan setiap manusia yang dikasihiNya.

Bishop Pdt. I Nengah Suama, M.Th (Ketua Sinode GKPB)
Bishop Pdt. I Nengah Suama, M.Th (Ketua Sinode GKPB)

Khotbah penginjilan disampaikan oleh Bishop I Nengah Suama M.Th (Ketua Sinode GKPB), FirmanTuhan yang disampaikan dari Matius 28: 16-20 mengenai perintah untuk memberitakan injil, amanat agung, memiliki beberapa dasar yaitu melalui peristiwa kematian Tuhan Yesus, bahwa kuasa maut tidak ada lagi. Perintah Yesus kepada setiap umat percaya untuk pergi memberitakan injil dan memuridkan adalah suatu perintah yang ugent dan mendesak, sebab semua orang membutuhkan keselamatan dan pengampunan dosa. Dan manusia hanya dapat menerima karya keselamatan dengan membuka hatinya dan percaya bahwa Tuhan Yesus mengampuni dosa- dosanya dan mau hidup dipimpin oleh Tuhan Yesus. Dengan mengakui dosa dan bertobat tidak akan menjadi penghalang untuk keselamatan manusia yang percaya kepadaNya.

Suasana Ibadah dalam Pray for Badung, saat seluruh jemaat datang kembali kepada Tuhan untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat
Suasana Ibadah dalam Pray for Badung, saat seluruh jemaat datang kembali kepada Tuhan untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat

Saat lagu  pujian ” Bagi Tuhan tak ada yang mustahil ” dinyanyikan hamba Tuhan menantang setiap yang hadir untuk berbalik dari segala dosa dan mengundang Tuhan Yesus masuk ke dalam hati mereka, dan seluruh jemaat bangkit berdiri untuk berdoa menerima tantangan tersebut. Sungguh sukacita karena pengampunan Tuhan terjadi pada malam itu. Dialah Allah yang penuh dengan rahmat dan belaskasihan dan Dia Allah yang mengampuni dan menyelamatkan umat-Nya dari dosa, karena kasihNya yang besar dan mulia, senantiasa memanggil umat-Nya datang kepadaNya untuk menerima pengampunan dan kembali bersukacita dalam hari-hari kehidupan kita. Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu , dan lengkapilah  aku dengan roh yang rela! (Mazmur 51:12)

Pdt Triyogo (PFC)
Pdt Triyogo (PFC)

Firman Tuhan mengenai mujizat kesembuhan dilanjutkan oleh Pdt Triyogo (Team Pray For Cities). Firman Tuhan disampaikan untuk mengajak seluruh jemaat untuk mengingat akan besarnya karya penebusan Kristus melalui anakNya yang tunggal supaya yang percaya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.  (Yohanes 3:16) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya  yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya  kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 

Hamba Tuhan menyampaikan bahwa  Yesus Kristus tetap sama hingga saat ini, apa yang dahulu Tuhan Yesus kerjakan 2000 tahun itu tetap dilakukannya hingga saat ini, oleh kuasa Roh Kudus, maka hal yang sama Tuhan Yesus sanggup melakukan muzizat di tempat ini ketika kita mau percaya. Orang buta melihat, yang lumpuh berjalan, yang tuli mendengar dan berbagai sakit penyakit disembuhkan akan terjadi juga pada saat ini.

Kemudian hamba Tuhan mengundang semua yang sakit untuk maju ke depan untuk didoakan, ataupun yang mewakili keluarga yang sakit, mereka dapat maju kedepan. Banyak yang sakit maju ke depan dan yang juga memiliki pergumulan yang berat dalam hidupnya, mereka datang dengan bersungguh-sungguh hati.

Kesaksian mujizat kesembuhan yang terjadi di Pray for Badung. Sabtu (11/5)
Kesaksian mujizat kesembuhan yang terjadi di Pray for Badung. Sabtu (11/5)

Doa Kesembuhan disampaikan oleh Pdt Megio Tarigan (Team Pray For Cities),  Pdt Made Narawaty (GKPB Merta Urip Luk-luk) dan Pdt Sontje Sorongan (GPdI Haleluya Canggu). Setelah dinaikan doa kesembuhan, para counselor dan Hamba Tuhan, serta gembala sidang bergerak berdoa buat yang sakit yang telah maju ke depan dan pujian ” Dia Jamah ” dinyanyikan bersama- sama.  Halleluyah! malam itu mereka yang maju disembuhkan Tuhan. Berbagai macam sakit penyakit disembuhkan malam itu, antara lain kesembuhan atas persendian pinggang yang sakit, sakit kesemutan yang sudah lama, sakit bagian pinggang ke kaki, gangguan syaraf di kepala selama 13 tahun, sakit bagian perut, tangan yang tidak bisa diangkat tinggi, sakit bagian kepala sebelah kiri selama 2 tahun yang mengakibatkan sering pingsan, kecelakaan yang mengakibatkan tangan kanannya ngilu kalau disentuh sudah menderita selama 2 tahun, sakit kanker serviks 13 tahun. Puji TUHAN. Halleluyah! Betapa heranlah lawatan dan kuasa Allah yang dinyatakan atas Kota Badung, karena itu seperti yang dikatakan Yesus untuk kita pergi dan mengatakan tentang apa yang telah kita lihat :…. Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. (Lukas 7:22) Sebab lawatan dan perkara besar telah terjadi atas kota ini. Halleluyah! Kesaksian kesembuhan dibawakan oleh Pdt Sepina Sinjal (GSJA Kasih Karunia), Pdt Steby Wuri S. Th (GPT Shekinah), Pdt Peter Hendry P (Team Pray For Cities).

Tantangan Hamba Tuhan
Tantangan Hamba Tuhan

Setelah kesembuhan terjadi, maka dilanjutkan untuk tantangan bagi mereka yang mau menyerahkan dirinya untuk melayani Tuhan yang dibawakan oleh Vic. Ferry Liu (Team Pray For Cities). Puji Tuhan banyak menyerahkan hidupnya dipakai untuk melayani Tuhan. Kasih Allah sungguh-sungguh nyata dilimpahkan atas Kota Badung, jiwa-jiwa diselamatkan dan disembuhkan, bahkan menyerahkan hidupnya melayani Tuhan. Sungguh indah kasih Tuhan dinyatakan.

Hamba Tuhan dari interdenominasi gereja memanjatkan doa syafaat bagi kota, bangsa dan negara
Hamba Tuhan dari interdenominasi gereja memanjatkan doa syafaat bagi kota, bangsa dan negara

Dengan menyanyikan lagu “Bagi Bangsa ini kami berdoa” doa syafaat dinaikkan yang dipimpin oleh para Hamba Tuhan dan gembala sidang yang berasal berbagai denominasi gereja di kota Badung, yaitu Leonardo Pakpahan (Team Pray For Cities) Pdt Izak Rio Bainuan (GKPB Galang Ning Sabda Cica) dan  Pdt Nyoman Mandriasa (Rektor STII Badung ).

Setelah doa syafaat maka lagu pujian sebagai lagu penutup dibawakan oleh Vokal group kaum Bapak di Wilayah Badung Utara. dan mengakhiri acara ditutup dengan doa berkat untuk mengakhiri Ibadah Pray For Badung di pimpin oleh Bishop I Nengah Suama M .TH (Ketua Sinode GKPB). Terpujilah Tuhan Yesus yang telah memberikan keselamatan dan kesembuhan bagi setiap umat-Nya yang hadir di Pray For Badung.  Bagi Dialah segala hormat dan kemuliaan. Haleluya, Amin.

Lihat Video selengkapnya : Pray For Cities : Pray For Badung 2017

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram