PFC Online Maluku 6 Mei 2020: Kasih yang Terbesar

Puji Tuhan untuk Pray For Cities (PFC) Maluku secara online dapat diselenggarakan pada hari Rabu, 06 Mei 2020 dan dapat diikuti melalui Facebook dan Youtube.

PFC Online kali ini dilayani oleh Pdm. Rizal Tandilayuk (GKP Perjanjian Baru – Ambon); Pdt. Abner Latue (GPM EbenHaizer – Ambon); Ps. Ketut Dedy (GBI Crom – Ambon) dan Pdt. Matius Asido (KPPI Ministry).

Allah Menyediakan Jalan Keselamatan bagi Umat Manusia

Firman Tuhan disampaikan dari Yohanes 3:16 oleh Pdm. Rizal Tandilayuk tentang Karya keselamatan Allah bagi umat manusia.

Berita keselamatan disampaikan bahwa kasih Allah ditunjukkan sebagai usaha Allah untuk mengembalikan manusia kepada rancanganNya yang semula yaitu senantiasa bersama-sama dengan Allah. Tetapi kenyataannya manusia telah jatuh ke dalam dosa. Dan karena dosa, maka semua manusia telah kehilangan kemuliaan Allah, sebagaimana Firman Tuhan mengatakan “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”. Tetapi karena Allah sangat mengasihi umat manusia, Allah menyediakan jalan keselamatan bagi semua manusia.

Bagaimana kita merespon kasih Allah ini? Percayakan seluruh kehidupan kita sungguh-sungguh kepada Allah. Berikan hidup kita kepada Allah. Pilihlah kehidupan kekal yang telah Allah siapkan untuk kita umat ciptaanNya.

Keselamatan adalah persekutuan dengan Allah. Tidak ada kata terlambat, jika kita sungguh-sungguh percayakan hidup kita kepada Allah. Upah dosa adalah maut. Kita harus keluar dari dosa. Berikan diri saudara kepada Allah supaya saudara dapat kembali melihat Kerajaan Allah. Saudara harus dilahirkan kembali supaya dapat masuk ke dalam keluarga Allah.

Pdm. Rizal Tandilayuk mengajak setiap jemaat untuk datang kepada Yesus, percaya Yesus sanggup memulihkan. Dia mau memberikan keselamatan dan memulihkan saudara.

Setelah itu doa bagi yang mau mengambil keputusan untuk menerima Yesus dipimpin oleh Pdt. Abner Latue. Sebelumnya ayat Firman Tuhan dari Yohanes 3: 16 dibacakan. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Kemudian Ps. Ketut Dedy menyampaikan Firman Tuhan mengenai kesembuhan dari Matius 9: 27 – 31 tentang Yesus menyembuhkan mata dua orang buta.

Dalam ayat ini dituliskan,“dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud”. Pada saat Yesus bertanya kepada mereka, “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.”

Sederhana saja, bagi manusia, sakit buta sangat sulit disembuhkan. Tetapi bagi Yesus tidak ada yang sulit.

Ada dua hal yang terjadi pada kedua orang buta itu. Pertama adalah, mereka mengikuti Yesus dan kedua adalah mereka percaya. Kata kuncinya adalah iman! Dengan iman kita dapat melihat sesuatu dapat terjadi sesuai dengan yang kita percaya. Tidak perduli apapun sakit saudara. Apakah sakit kusta, buta atau covid. Percayalah kepada Yesus, beriman kepada Yesus, maka saudara akan disembuhkan. Tuhan mampu menyembuhkan saudara.

Melalui sakit yang saudara derita, Tuhan ingin supaya saudara menemukan Dia. Tuhan mau supaya saudara diselamatkan dan disembuhkan. Bahkan Tuhan rindu supaya saudara dapat melayani Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Kesembuhan dapat terjadi sesuai dengan iman saudara.

Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Matius Asido. Sebelumnya ayat dari 1 Petrus 2: 24 dibacakan, “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh”.

Di dalam nama Yesus segala sakit penyakit, baik itu sakit kepala, sakit dada, jantung, paru-paru, mata, sakit apapun di dalam nama Tuhan Yesus, oleh bilur-bilur Yesus semua sakit penyakit menjadi sembuh di dalam nama Yesus.

Selanjutnya Pdt. Matius Asido menyampaikan pengumuman layanan doa, dilanjutkan berdoa untuk para tim medis yang bekerja merawat pasien corona, berdoa untuk bangsa dan negara Indonesia, supaya Tuhan memberikan hikmat bagi pemerintah mengatasi persoalan bangsa, untuk pemimpin daerah di Maluku dan berdoa bagi gereja Tuhan agar terus memberitakan Injil.

Acara Pray For Cities Maluku ditutup dengan doa dilanjutkan dengan pengumuman acara PFC Online berikutnya, serta mengingatkan pemirsa untuk mentaati himbauan pemerintah agar stay at home. [sug/lyd]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram