Pray For Batam September 2016

Inilah hari yang telah dijadikan oleh Tuhan, Allah menyatakan Kasih dan KuasaNya atas Kota Batam. Batam selalu ada dalam hati Allah. LawatanNya terus dinyatakan melalui event Pray for Batam yang berlangsung dua hari yaitu hari Jumat & Sabtu tgl 30 & 1 Oktober 2016 di HKBP Aek Nauli Batam.

Cuaca dimulai dari pagi hari di Kota Batam mendung dan hujan deras membasahi Kota Batam, semua Pelayanan Nusantara terus bergerak dari pagi hari bersama-sama dengan seluruh Partner Kerjasama Gereja, murid-murid untuk memastikan jiwa-jiwa datang dan terus menaikkan doa supaya hari ini cuaca kembali cerah.

Sejak Pukul 17.00 WIB kondisi cuaca kota Batam diliputi dengan awan gelap, dan kemudian beberapa Partner Kerjasama Gereja yang sudah datang menaikkan doa bersama-sama dalam kelompok doa supaya awan gelap hilang dan Puji Tuhan selesai berdoa maka kami keluar dan melihat ada pelangi yang terlihat di atas awan. Semua sangat bersukacita sebab Tuhan mendengar doa orang benar dan cuaca cerah kembali.

Mulai dari jam 18.00 jiwa-jiwa mulai berdatangan dengan penuh sukacita mereka semua datang berduyun-duyun ke HKBP Aek Nauli. Tampak wajah-wajah yang penuh sukacita, siap berdoa dan melayani Tuhan dari Murid-murid TC,Partner kerjasama Gereja,dan seluruh FL Nusantara.Tak lama kemudian, satu per satu bus dan mobil mulai memasuki halaman Gereja HKBP Aek Nauli dengan membawa jiwa-jiwa yang dijemput.

Jam 19.00 WIB acara Pray For Batam dibuka oleh Bpk Ramses & Ibu Valentine sebagai pemimpin Liturgi, dengan bersaat teduh sejenak kemudian menaikkan pujian ” Muliakanlah, Muliakanlah” Seluruh Jemaat yang hadir sangat tertib dan tenang menaikkan pujian dan hadirat Tuhanpun dapat dirasakan.

Kata sambutan dari Ketua Panitia Pdt. Herman Marpaung (GBI GMP), mengucapkan terima kasih kepada seluruh Hamba-Hamba Tuhan yang sudah hadir dan bersyukur karena anugerah Tuhan bisa mengadakan acara doa bagi kota. Juga mengucapkan terima kasih kepada semua tim Pray For Cities dari Jakarta yang memiliki beban melayani kota Batam. Pdt. Herman Marpaung mengatakan biarlah kesatuan Gereja-gereja Tuhan yang ada di kota Batam semakin sehati dalam pekerjaan Tuhan di Batam dan bersatu hati untuk berdoa supaya kemuliaan Tuhan turun atas kota Batam.

Persembahan Pujian, Paduan Suara dari Koor Ina HKBP Aek Nauli menyanyikan lagu ” Haleluya, Puji Tuhan”

Pujian “Ada satu sobatku” kemudian dinyanyikan oleh semua jemaat dengan bersorak-sorai dilanjutkan dengan Votum & Salam yang disampaikan oleh Pdt H.Tobing dari HKBP Aek Nauli.

Kata Sambutan dari Pembimas Kristen Protestan Bpk. Nimrod Pargaulan Simanjuntak, Sth yang mengatakan acara Pray For Batam ini sebagai wujud dari kasih Tuhan kepada semua masyarakat di Kota Batam, Acara Pray for Batam harus berdampak kepada umat Tuhan untuk semakin kokoh dalam iman, semakin melayani dan berdoa bagi Kota Batam sehingga injil dapat terus diberitakan, yang sakit disembuhkan oleh Tuhan dan Nama Tuhan dimuliakan.

Pembacaan ayat Mazmur 103:1-5; 17-18; 22 dipimpin oleh Ibu Valentine dan Pujian kemudian dinaikkan “Pengharapanku hanya Yesus saja “. Doa Persembahan pertama dipimpin oleh Ibu Masda Nainggolan sambil menyanyikan lagu “Allah itu Baik”.

Doa Syafaat ada 3 Hamba Tuhan yang maju yaitu :
1. Ibu Pdt Srieatie Surbakti (GBKP) – Berdoa untuk Keselamatan jiwa-jiwa di Kota Batam
2. Bpk. Pdt B Situmorang (GPI) – Berdoa untuk Pemerintahan Kota Batam dan Keamanan di Kota Batam
3. Bpk. Arifin Gultom (GPI Sei Lekop) – Berdoa untuk Gereja-gereja Tuhan di Kota Batam dibangkitkan untuk melayani Tuhan dan semakin sehati di dalam pekerjaan Tuhan.

Film kesaksian kembali ditayangkan dari Pray For Humbahas dari seorang ibu yang bernama Nurmawati Situmorang yang disembuhkan dari kakinya yang sakit selama 43 tahun. Puji Tuhan kasih Tuhan tidak berubah bahkan sampai di desa-desa yang jauh Tuhan memperhatikan mereka.

Pujian dan penyembahan terus dinaikan sebelum Firman Tuhan disampaikan dengan pujian “Bagi Tuhan Tak Ada yang Mustahil” yang dipimpin oleh Pdt. Michaela Siska. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Hisar Manurung : Matius 15:21-2

Tuhan Yesus sangat baik, Tuhan Yesus adalah roti kehidupan dan setiap orang yang datang kepadaNya tidak akan kelaparan dan kehausan. Perempuan itu meminta belas kasihan kepada Yesus demikian juga di dalam kehidupan kita sekalipun badai yang dihadapi dan seolah-olah Tuhan tidak menolong kita, seringkali kita sudah berdoa seperti perempuan ini terus berdoa dan datang kepada Yesus meminta belas kasihan Tuhan namun sepertinya apa yang kita minta belum juga diberikan kepada Tuhan tapi tetaplah kita terus beriman sampai Tuhan Yesus datang memberikan apa yang kita imankan. Yesus yang mempunyai segala-galanya dan tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Pdt Hisar Manurung mengundang semua jemaat yang hadir untuk menerima Tuhan Yesus masuk ke dalam hati dan mengangkat tangan. Puji Tuhan hampir semua yang berdiri dan mengangkat tangan sebagai tanda mengundang Tuhan Yesus masuk kedalam hati dan hidup mereka. Malam hari ini surga sangat bersukacita karena mereka yang hilang telah kembali.

Firman Tuhan kemudian dilanjutkan oleh Pdt. Dahlia Manulang (PFC) dari Markus 10:46-52.  Kita sudah mendengar berita tentang Yesus yang adalah penyembuh dan pelepas sebab Tuhan Yesus sangat mengasihi manusia. Ketika kita mengalami sakit penyakit maka kita seringkali bukan berseru datang kepada Yesus melainkan kita sering mengambil jalan sendiri. Ketika seringkali mengatakan di tengah-tengah kesulitan mungkin kita berkata kita tidak sanggup, tapi ketahuilah saudara bahwa Tuhan Yesus sanggup melakukan banyak perkara dalam kehidupan kita.

Sesulit dan sesakit apapun kita maka semakin keras kita berseru kepada Tuhan dan Yesus berhenti datang kepada kita karena Tuhan Yesus sayang pada kita. Seperti kondisi Batam bagaimana banyak orang yang sibuk hanya mencari uang sampai tidak sempat datang ke gereja kepada Tuhan. Pembicara mengajak semua jemaat untuk meninggalkan segala sesuatu yang mengikat kita, kita harus lepaskan dan bangkit datang kepada Tuhan dengan bertindak beriman kepada Tuhan.

Kemudian yang sakit diundang maju ke depan untuk di doakan sambil menyanyikan “Bagi Tuhan Tak Ada yang Mustahil” Banyak jiwa-jiwa yang hadir dan pendoa mengajak semua yang sakit percaya dan berseru kepada Tuhan. Doa kesembuhan oleh Pdt Merry (PFC), Pdt Osbal (GPI), Pdt.Hendry Hutapea (GBI Sei Leko).

Interview oleh Pdt. Jong Johan (PFC), Pdt. Lindu Nainggolan (PFC), Pdt. Hizkia (GKMI).

Banyak jiwa-jiwa yang sakit maju ke depan dan mujizat kesembuhanpun cepat terjadi, yang sakit disembuhkan dari sakit kepala bagian kanan, sakit mata selama 4 tahun, sakit batuk 4 bulan,sakit rabun jauh,sakit paru-paru, sakit tidak bisa menggerakkan tangan kanannya, sakit maag, sakit pinggang, sakit penyempitan jantung,sakit tangan tidak bisa diangkat ke atas selama 5 tahun, sakit asam lambung 3 bulan, sakit tidak bisa mendengar, sakit tulang bengkok dan susah berdiri lama,sakit tangan kebas 4 bulan, sakit ada benjolan di telinga kiri.

Pdt. Peter Hendri Panjaitan (PFC) kemudian memanggil semua jemaat yang rindu untuk mempersembahkan hidupnya kepada Tuhan sambil menyanyikan lagu ” Hanya ini Tuhan persembahanku”. Ada 200 orang anak-anak muda dari pemuda,pelajar,mahasiswa,karyawan yang memberikan hidupnya untuk melayani Tuhan.

Pengumuman dibawakan oleh Ibu Pdt. Lisbeth Suryani Tambunan (GPIA).

Kemudian acara ditutup dengan pujian ” Bila kulihat Bintang Gemerlapan & Marolop Olop ” dan doa Berkat dipimpin oleh Pdt. Kardiman Tondang (GBI Sei Pancur)

Luar biasa melihat pekerjaan Tuhan dinyatakan atas acara Pray For Batam pada hari pertama ada 1000 jiwa yang hadir‎ dan diselamatkan, ada 19 jiwa disembuhkan, ada 68 murid TC, serta 200 jiwa yang menerima tantangan sebagai hamba Tuhan.

Puji Tuhan, segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram