Seminar Hamba Tuhan Manokwari 22 April 2017: Kobarkan Api Melayani Papua

 

Sinar matahari bersinar cerah pagi itu di kota Manokwari, mengantar pelayanan Seminar Hamba Tuhan di Aula STT Erickson Triit yang melibatkan hamba-hamba Tuhan dari berbagai gereja di kota Injil ini. Tercatat berbagai denominasi gereja menghadirinya antara lain Gereja Bethel Gereja Pentakosta, Gereja Bethel Indonesia, Gereja Pentakosta Indonesia, Gereja Kristen Injili Indonesia, Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia, Gereja Kristen Injili, GBAI, Gereja Pentakosta di Indonesia.

Acara seminar dimulai pukul 10.30 WIT dengan menaikan puji-pujian kepada Tuhan yang dipimpin oleh saudari Maria dari team Pray For Cities Jakarta. Hamba-hamba Tuhan dengan semangat dan sukacita memuji-muji nama Tuhan dan membawa persekutuan yang indah pada pagi itu. Pembicara seminar ini dibawakan oleh Pendeta muda Richard dan Pendeta Jemima dari team Pray For Cities. Topik yang dibawakan dimulai dengan survey pelayanan yang memetakan bagaimana kondisi jemaat ditengah kondisi zaman yang penuh dengan tantangan ini. Firman Tuhan disampaikan dari:

Yesaya 60:1-2:

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.

Dengan semangat para peserta menyimak bagaimana peranan gereja sebagai penggerak kebangunan rohani untuk melayani, serta berdoa bagi kesejahteraan kota Manokwari.

 

Sebagai tindak lanjut dari materi yang disampaikan, para peserta  yang sudah terbagi menjadi empat kelompok melakukan pemetaan kondisi rohani kota Manokwari. Pendeta Jemima bersama Pendeta muda Richard, mengajak para peserta untuk membawa dalam doa akan kondisi kota yang telah mereka petakan. Mereka berdoa bergandengan tangan bagi kota Manokari, sementara lagu pujian Ya Tuhan Tiap Jam dinyanyikan dengan segenap hati, dan dengan hati yang hancur mereka merendahkan diri memohon belas kasihan Tuhan untuk melawat kota Manokwari.

Para peserta kemudian memberikan kesan dan pesan, dan mereka mendapatkan berkat yang tercurah pada seminar yang bertajuk “Gereja Sebagai Penggerak Kebangunan Rohani” ini. Banyak diantara mereka diingatkan kembali untuk tetap semangat memberitakan kabar baik sekalipun banyak halangan dan tantangan. Terpujilah Tuhan yang sudah melawat gereja-gereja untuk kembali bersemangat melayani. Salah seorang peserta seminar, Pendeta Anton dari GKI jemaat Elshadai, mengatakan bahwa beliau dibangkitkan dengan semangat untuk menyampaikan kabar baik.

Mungkin materi yang disampaikan sudah pernah mereka dengar, dan tidak asing lagi, bahkan banyak yang sudah dilakukan dengan tantangan yang dihadapi sehingga terkadang mereka berhenti. Melalui seminar ini hati mereka berkobar kembali dengan sukacita dan semangat untuk menyampaikan kabar baik ke seluruh kota Manokwari bahkan seluruh Papua, segala kemulian hanya bagi Tuhan.

manokwari

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram