Pray For Mataram 20 Mei 2016

Puji Tuhan acara Pray For Mataram berlangsung pada 20 Mei 2016, di GPIB Imanuel, Jl. Bung Karno, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Pada Pukul 17.00 WITA jiwa – jiwa berdatangan dan memenuhi ruangan GPIB Imanuel.

Acara dimulai dengan lagu Indonesia Pusaka, selanjutnya puji-pujian dipimpin Kristin Yoswanto, ketua panitia PF Mataram 2016 (GSJA Siloam Lombok). Doa Pembuka oleh Pdt Adry Syamsudin, S.Th ( GPIB Imanuel Bung Karno), selanjutnya persembahan pujian dari ibu – ibu vocal group HKBP. Kemudian kata sambutan disampaikan oleh Anton Lopis (Ketua Pembimas Kristen Lombok, NTB) yang mendukung dengan baik acara Pray For Mataram dan pembacaan Mzm 103 : 1-6 oleh Pdt Yusuf Marthen Anderson Mase, S.Th (GPIB Imanuel WR. Supratman). Dilanjutkan paduan Suara kaum wanita dari HKBP. Puji-pujian kepada Tuhan terus dinaikan sehingga setiap jiwa yang hadir bersukacita.

Selanjutnya Doa Syafaat bagi bangsa dinaikan oleh para hamba Tuhan dari berbagai gereja, yaitu Feby A Leosae (GPIB Pos Pelayanan Selong) yang berdoa bagi keamanan dan aparatur pemerintah, Pdt Marga (GKII Ampenan) berdoa untuk kesejahteraan rakyat NTB, Pdt Yosafat Hanggono (KGBI Imanuel Mataram) berdoa bagi gereja Tuhan, Pdt Katsel Aritonang (GPdI Ampenan) berdoa bagi aparatur keamanan, Pdt Hermanto M.Sianturi STh (HKBP Mataram) berdoa supaya menjadi berkat bagi negeri Indonesia, Pdt Bambang Rahmadi (GYKT Abba Love) berdoa untuk kesatuan.

Film kesaksian dari Pray For Singaraja dengan jiwa yang disembuhkan sakit kanker serviks.

Imam penyembahan mengajak semua jiwa – jiwa yang menyembah Tuhan dengan pujian ” Tuhan Hanya Sejauh Doa ” Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt Ruben Ferlianto (Team Pray For Cities) diambil dari Yoh 8 : 1-11 tentang perempuan yang berzinah. Kita tahu bahwa ada seorang perempuan yang terkenal berdosa ketangkap basah berbuat zinah dan perempuam ini merasa ketakutan karena dia akan dilempari batu. Tetapi pada hari itu mujizat terjadi tidak ada satu orangpun yang melempari batu kepada perempuan itu karena ada satu perkataan Tuhan “barang siapa yang diantara kamu tidak berdosa maka dialah yang pertama yang melemparkan batu kepada perempuan itu.”

Tidak ada satu orangpun manusia didunia ini yang tidak berdosa, pernahkan kita sadar bahwa kita adalah orang yang berdosa dan ada 1 hukuman kekal yang menanti bagi seorang yang berbuat dosa ? Dan upah dosa adalah maut. Pernahkan kita pernah memperhitungkan bahwa api neraka akan membawa kita kepada kebinasaan untuk selama-lamanya. Namun pada malam ini kita memperoleh satu kabar baik didalam Yoh 3 : 16 . Bagaimana kita bisa lolos dari api neraka? Karena ada 1 orang yang mengantikan kita ( menanggung dosa ) , 1 orang ini haruslah orang yang tidak berdosa Dia adalah Tuhan Yesus dan sangat mengasihi kita. Yes 53 : 1-5 dan inilah harga yang harus dibayar oleh Tuhan Yesus untuk menembus dosa-dosa kita dan memberikan surga kepada kita. Dan pastikan kita masuk ke surga, dan tidak ada yang lebih penting didunia ini selain kita masuk ke Surga bersama dengan Tuhan. Puji Tuhan hampir semua yang hadir bangkit berdiri dan mau menerima Tuhan Yesus. Surga bersukacita karena yang terhilang telah kembali.

Dilanjutkan oleh Pdt Arrie Assa (GKIN Taman Firdaus Kelapa Gading) yang membawakan Firman Tuhan dari Markus 10 : 46 -52 tentang Yesus menyembuhkan Bartimeus. Marilah kita berseru seperti Bartimeus ..Yesus , Anak Daud kasihilah aku. Karena Yesus ada di tempat ini. Dan kalau saudara percaya maka saudara akan disembuhkan pada malam hari ini.

Jiwa-jiwa yang sakit diundang maju ke depan. Doa untuk jiwa-jiwa yang sakit dibawakan oleh Pdt Dimon Sianturi (GKII Kalvari), Pdt L.F. Yanti (GPPS Bethlehem).

Kemudian mereka yang sembuh memberikan kesaksian. Interview kesaksian panggung disampaikan Ev Deni Rembet (GKII Kalvari), Pdt Jonner Simon Simanjuntak (GP Anugerah Ampenan).

Seorang Ibu dengan sakit pada tangan kirinya disembuhkan, juga Ibu yang tangan kanannya tidak bisa digerakkan menjadi sembuh, seorang Bapak yang biasanya sulit berjalan dan harus memakai tongkat disembuhkan, dan masih banyak lagi mujizat Tuhan terjadi.

Dilanjutkan dengan tantangan siapa yang mau melayanai Tuhan oleh Pdt Ruben Ferlianto (Team Pray For Cities) sambil menyanyikan lagu “Betapa hatiku ” Siapakah yang rindu untuk dipakai Tuhan , untuk berdoa bagi kota ini. Ada banyak yang menyerahkan dirinya kepada Tuhan.

Kemudian acara ditutup dengan doa yang disampaikan Pdt Hasanema Wau (GPIBI Familiy).

Sungguh luar biasa malam hari ini Tuhan telah melawat, menyembuhkan dan membangkitkan setiap umatNya di kota mataram

Haleluya…Haleluya.. God is Good.

Lihat Video Pray For Mataram 2016

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram