Pray for Jembrana 11 Mei 2017

Terpujilah Tuhan yang telah menjadikan hari ini sebagai hari yang luar biasa, hari yang telah dinantikan telah tiba yaitu Pray For Jembrana-Bali yang berlangsung pada tanggal 11 Mei 2017 bertempat di GOR Krisna Jvara Desa Sawa – Jembrana. Acara ini diselenggarakan oleh dukungan panitia bersama Pray for Jembrana berkerjasama dengan MPAG Kabupaten Jembrana, di dukung oleh FGBMFI Jembrana, Jembrana Berdoa dan PPHT Garis Depan Jembarana.

Tepat pukul 17.00 WITA dan acara dibuka dengan sambutan selamat datang dari ketua sie acara Pdt. Hetty Widowaty Soewondo S.Si.Teol (GKPB Pniel Blimbing Sari). Dilanjutkan Pdt. El Roi Sipahelut (GBI Kapernaum) dan Ella (GKPB) memimpin pujian dengan penuh sukacita. Doa pembukaan dibawakan oleh Pdt Gede Mendra, S.Th (GKII Negara Mendoyo).

Acara dilanjutkan dengan renungan kasih Tuhan yang dipimpin oleh Romo Emmanuel Anno (Paroki St. Petrus Negara). Renungan diambil dari Yohanes 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.” Seperti kasih Bapa yang mengasihi demikian juga kita harus saling mengasihi.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan doa syafaat bagi bangsa, negara dan Bali oleh para Hamba Tuhan dan gembala sidang yang berasal berbagai denominasi gereja yaitu Muryanto (Team Pray For Cities), Romo Adi Harun (Paroki Palasari), Pdt. Michael Uryana, S. S.I (GKPB Mandira Santi). Pujian Doa Buat Damai di Indonesia dinyanyikan bersama. Doa bagi bangsa dinaikkan untuk meminta belas kasihan dan supaya damai Tuhan turun atas bangsa Indonesia doa dipimpin oleh Ferry Liu (Team Pray For Cities).

Ada dua kata sambutan yang disampaikan. Kata sambutan pertama disampaikan oleh Ketua panitia oleh Pdt. Agus Sulistijono, S.Th. (GSJA El Roi Negara Bali) dalam sambutannya dikatan bahwa Pray For Jembrana diselenggarakan supaya Sosial, ekonomi, dan politik yang tidak menentu yang terjadi di bangsa Indonesia khususnya di kabupaten Jembrana dipulihkan Tuhan, supaya bangsa kita juga aman, damai dan sejahtera. dan kata sambutan kedua disampaikan oleh Wakil Bupati Jembrana yaitu I Made Kembang Hartawan,SE,MM. Beliau menyampaikan konsep hidup di Bali, tidak hanya lahir di Bali saja tapi juga memiliki konsep yaitu menerima keberagaman yaitu Pancasila, UUD 45, dan Bhineka Tunggal Ika. Tidak boleh membangkang Pancasila. Harus gotong royong, beragama, bertoleransi.

Sebelum pelayanan Firman Tuhan, Doa Persembahan dinaikkan oleh Vik. Ni Kadek Suryaningsih S.Si.Teol (GKPB Immanuel Ambyarsari) .

Khotbah Pemberitaan Injil selanjutnya disampaikan oleh Bishop Pdt. I Nengah Suama, M.Th (Ketua Sinode GKPB) terambil dari Matius 28:16-20 dan Markus 16:15-18. Adalah merupakan kebahagian bagi manusia bila hidupnya dituntun oleh Tuhan. Firman Tuhan telah menuntun kita dimana Tuhan telah menyelesaikan tugasnya lewat kelahiran, kematian dan kebangkitan Tuhan.

Khotbah Mujizat Kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Megio Tarigan (Team Pray For Cities). Diberitakan bahwa Dia yang adalah Allah pencipta langit dan bumi merendahkan diriNya serendah-rendahnya untuk menyelamatkan manusia. Yesaya 53:3-5. Kasih Tuhan Yesus adalah anugerah terindah dari Tuhan yang kita terima dan alami. Oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh. Artinya bilur-bilurNya di kayu salib sanggup menyembuhkan semua sakit penyakit.

Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdp Herwin Nugroho (Team Pray For Cities), juga dibawakan oleh Pdt Dalbiadi (GBI Bethani Negara), Pdt Nyoman Ayu Wandira, S.Th. (GKPB Jemaat Silloam Pangkuang Tanah Melaya). Jiwa-jiwa yang sakit maju ke depan untuk didoakan. Puji Tuhan sakit jantung, sakit stroke, sakit karena kecelakaan, sakit diabetea, hipertensi, mata tidak bisa melihat, pengapuran disembuhkan oleh Tuhan. Haleluya! Kesaksian kesembuhan disampaikan oleh Yusuf Farid (Team Pray For Cities), Ev. Ali (GPIBI Jemaat Gunung Hermon Mendoyo), Pdt Viyata Margaretha Yuliana Bolla, S.Th (GKPB Jemaat Sion Melaya).

Selanjutnya disampaikan tantangan untuk melayani Tuhan oleh Pdt. Peter Henry Panjaitan (Team Pray For Cities). Sambil menyanyikan hanya ini Tuhan persembahanku, mereka maju ke muka mengangkat tangan mereka sebagai respon mereka atas panggilan Tuhan untuk melayani. Ibadah ditutup dengan doa penutup oleh Pdm. Simon Rubianto (GBIS Pekutatan) tepat pukul 20.15 WITA.

Hari ini suatu lawatan Tuhan terjadi Kabupten Jembrana dan sekitarnya sebab itu bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.

Lihat artikel selengkapnya : Pray for Jembrana 11 Mei 2017 : Tuhan Melakukan Perkara Besar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram