KKR Kesembuhan Gereja GKIN Jakarta 30 April 2017

Ditengah kerinduan para gembala sidang gereja-gereja kerjasama Pray for Cities untuk berlangsungnya kembali event tersebut di Jakarta, puji Tuhan berlangsung event KKR Kesembuhan yang diadakan diadakan pada tanggal 30 April 2017 di Gereja GKIN jln Vila Gading Indah,Kelapa Gading, Jakarta.

Kebaktian dimulai dengan puji-pujian untuk mengagungkan nama Tuhan dan mengundang Tuhan hadir. Seluruh jemaat bangkit berdiri mengangkat hati untuk menyembah Tuhan, supaya hanya nama Tuhanlah yang ditinggikan pada kebaktian ini, supaya setiap hati dilembutkan untuk mendengar Firman Tuhan.

Suasana KKR Kesembuhan di Gereja GKIN Jln Vila Gading indah,Kelapa gading, Jakarta. Minggu (30/4)
Suasana KKR Kesembuhan di Gereja GKIN Jln Vila Gading Indah,Kelapa Gading, Jakarta. Minggu (30/4)

Dari sekitar 100 orang yang datang memenuhi ruang kebaktian, diantaranya datang dalam keadaan sakit. Pemimpin pujian mengingatkan untuk beriman dan berharap kepada Tuhan. Kemudian ditayangkan film kesaksian kesembuhan dari seorang Ibu yang disembuhkan Tuhan di Pray for Tentena.

Kemudian dilanjutkan dengan doa syafaat untuk Bangsa dan Negara yang dipimpin oleh Ibu Evi Kapoh dari GKIN, doa untuk Pemerintah kota Jakarta oleh bapak Yunus dari GKIN, dan doa untuk Gereja-Gereja di Indonesia oleh Pdt. Eka Marlina dari PFC.

Karya terbesar Yesus Kristus : keselamatan bagi manusia!

Menjelang Firman Tuhan disampaikan, jemaat diajak untuk mengingat kasih Tuhan, karyaNya yang terbesar bagi umat manusia adalah penebusan dosa yang dilakukan di kayu salib. Pdt. Daniel Parade mengajak jemaat untuk menyanyikan lagu “Karya terbesar” terlebih dahulu sebelum Firman Tuhan disampaikan.

Firman Tuhan disampaikan daam Suasana KKR Kesembuhan di Gereja GKIN Jln Vila Gading indah,Kelapa gading, Jakarta. Minggu (30/4)
Firman Tuhan disampaikan  KKR Kesembuhan di Gereja GKIN Jln Vila Gading indah,Kelapa gading, Jakarta. Minggu (30/4)

Firman Tuhan yang disampaikan diambil dari Filipi 2: 5-8. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus; yang walaupun dalam rupa Allah,tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan; melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba,dan menjadi sama dengan manusia;  dan dalam keadaan sebagai manusia,Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati,bahkan sampai mati dikayu salib.

Tuhan Yesus datang ke dunia sebagai seorang anak manusia yang padahal Dia adalah Allah itu sendiri, Dia mengosongkan diriNya dan menjadi sama dengan manusia. Supaya manusia tahu bahwa Tuhan Yesus dapat mengerti dan merasakan penderitaan seorang manusia, dan tidak ada satupun yang bisa menghapus dosa manusia selain melalui kematian Tuhan Yesus di kayu salib dan kebangkitanNya kembali mengalahkan maut.

Kita sudah dari sejak lahir Kristen,tapi apakah makna kematian Yesus itu bagi kita sendiri sudah menjadi suatu yang exciting dalam kehidupan kita? Kematian Tuhan Yesus adalah hal biasa, sesungguhnya ketika kita berdosa, secara rohani dihadapan Tuhan kita sangat kotor, kumal, menjijikkan bagi Tuhan. Tapi oleh kasihNya, Tuhan datang menyelamatkan setiap orang yang percaya. Belas kasihanNya tidak hanya sampai pada keselamatan nyawa kita bahkan segala sakit penyakit yang diderita juga akan disembuhkan oleh bilur-bilurNya.

Jemaat diajak merenungkan Firman Tuhan dengan menyanyikan lagu pujian “Bukan dengan barang fana Kau menebus diriku” dan bagi yang mau untuk mengundang Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Raja dalam hidupnya untuk bangkit berdiri, berdoa, bertobat dari segala kesalahan dan menerima Tuhan Yesus dalam hati.

“Yesus Anak Daud, kasihanilah aku”

kemudian Firman Tuhan untuk doa kesembuhan disampaikan oleh Ev. Paul Budianto, dengan mengambil ayat Firman Tuhan diambil dari Markus 10: 46-52 “ Yesus menyembuhkan Bartimeus”.

Apa yang dilakukan Bartimeus ketika mendengar bahwa Yesus orang Nazaret itu datang” Berseru……! Meskipuan Bartimeus tidak bisa melihat tapi bisa mendengar bahwa Yesus banyak menyembuhkan orang–orang yang sakit. Dan ketika didengar bahwa Yesus datang, maka iman yang sudah ada dalam hati Bartimeus bahwa Yesus sanggup sembuhkan nya, membuatnya melangkah: Berseru-seru dan meminta belas kasihan Tuhan, “Yesus Anak Daud, kasihanilah aku”. Dan ketika Tuhan Yesus memanggilnya Bartimeus menanggalkan jubahnya dan pergi mendapatkan Yesus. Saat Tuhan Yesus bertanya apa yang dapat Tuhan Yesus lakukan padanya,jawab Bartimeus “Rabuni,supaya aku dapat melihat”. Iman Bartimeus telah menyelamatkan dirinya.

Doa kesembuhan dalam KKR Kesembuhan di Gereja GKIN Jln Vila Gading indah,Kelapa gading, Jakarta. Minggu (30/4)
Doa kesembuhan dalam KKR Kesembuhan di Gereja GKIN Jln Vila Gading indah,Kelapa gading, Jakarta. Minggu (30/4)

EV. Paul Budianto mengajak jemaat untuk percaya kepada Tuhan Yesus dan beriman untuk kesembuhan atas sakit penyakit yang diderita . Sambil menyanyikan lagu : “Hatiku Percaya”, semua yang sakit diajak maju ke depan untuk didoakan.

Doa Kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Arie Assa dari GKIN dan Pdt Jeffry Siringo-ringo dari PFC, lalu seluruh pelayan maju ke depan untuk medoakan setiap yang sakit.

Kesaksian kesembuhan KKR Kesembuhan di Gereja GKIN Jln Vila Gading indah,Kelapa gading, Jakarta. Minggu (30/4)
Kesaksian kesembuhan dalam KKR Kesembuhan di Gereja GKIN Jln Vila Gading indah,Kelapa gading, Jakarta. Minggu (30/4)

Puji Tuhan, lawatan Tuhan nyata dan orang-orang sakit itu disembuhkan. Seorang penderita sakit saluran kencing, kalau berjalan nyeri, setelah didoakan tidak nyeri lagi. Adalagi yang sudah 3 minggu tidak dapat menggerakkan kaki karena sakit, malam itu bisa digerakkan dengan bebas. Seorang Ibu disembuhkan dari sakit pinggang, juga beberapa penderita sakit lainnya Tuhan sembuhkan. Haleluya!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram