Pray For Cities Online Papua 20 Agustus 2021: Merdeka Dalam Kristus, Raihlah Kemenangan Rohani

Pray For Cities Online Papua, 20 Agustus 2021: Merdeka Dalam Kristus, Raihlah Kemenangan Rohani

Puji Tuhan acara Pray For Cities Online Papua secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 20 Agustus 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh:

•   Pdt. Alonso Simatupang, Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Gevale Gonia, Fakfak, Papua Barat.

•   Pdt. Hotmaria R. Purba, Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Jemaat Efata, Jayapura, Papua.

•   Pdt. Alman Rikson Kawile, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat City of Praise, Waropen, Papua.

•   Pdt. Markus Assa, Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Jemaat Elim Saweru, Yapen Selatan, Papua.

•   Pdt. Herwantoro, KPPI Ministry.

Merdeka Dalam Kristus, Raihlah Kemenangan Rohani

Pdt. Alonso Simatupang menyapa pemirsa dan membuka dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Galatia 5:1-8 tentang kemerdekaan Kristen. Tuhan Yesus mau kita merasakan kemerdekaan sesungguhnya, yang merupakan sesuatu yang luar biasa yang tidak dimiliki semua orang sehingga kita harus tinggal dalam Yesus dengan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat karena memberikan dampak yang luar biasa.

Ada beberapa hal mengapa kita harus merdeka dalam Kristus:

Pertama, dalam Galatia 5:3-4

Tentunya kita rindu dapat merdeka dan kemerdekaan orang Kristen bukan keinginan daging tetapi menerima kemerdekaan yang Tuhan berikan dengan mengundang Tuhan Yesus di dalam hidup kita, menjadikan Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Itu menjadi hal yang luar biasa dalam hidup kita. Tuhan Yesus hadir menyelamatkan kita, Tuhan Yesus hadir memberikan jaminan dalam hidup kita.

Kedua, dalam Galatia 5:7-8

Kemerdekaan dalam Kristus ketika kita mendengarkan Firman Tuhan maka Roh kudus menjamah dan memberikan kekuatan bagi kita dan kita mengalami lawatan Tuhan. Kemerdekaan yang kita terima tidak merugikan sesama tetapi kemerdekaan itu hak mutlak untuk semua orang.

Mari kita mengundang Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, ketika kita mengundang Tuhan Yesus dalam hidup kita, yang sakit Tuhan sembuhkan, yang terikat Tuhan lepaskan, karena Tuhan mau memerdekakan kita.

Kemudian Pdt. Hotmaria R. Purba memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” 

Tuhan Yesus menyembuhkan Bartimeus

Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Alman Rikson Kawile, diambil dari Markus 10:46-52 tentang Yesus menyembuhkan Bartimeus. Melalui kebenaran Firman Tuhan ini sungguh kita memiliki Tuhan yang hidup, Tuhan yang luar biasa namanya Yesus orang Nazaret Anak Allah yang hidup, yang telah naik ke sorga.

Berbagai mujizat dikerjakan Tuhan Yesus membuktikan keilahian-Nya, kehebatan-Nya, dan salah satu mujizat-Nya yang dikerjakan yaitu menyembuhkan Bartimeus yang buta. Alkitab berkata bahwa kuasa Tuhan Yesus tetap sama baik kemarin, hari ini, dan sampai selamanya, dan masih berlangsung sampai hari ini, dan masih terjadi bagi siapa saja yang membutuhkan pertolongan-Nya.

Kuncinya adalah:

Pertama, kita harus merespon dengan benar terhadap Firman Tuhan dan kebenaran-Nya, terhadap pribadi Yesus dan apa yang diajarkan-Nya. Dari kebenaran Firman Tuhan ini kita melihat Bartimeus mendapatkan mujizat yang luar biasa bahwa orang buta dapat melihat dengan ia berseru ketika Tuhan Yesus, lewat dengan berseru Anak Daud kasihanilah aku sekalipun orang melarang dan menyuruh diam tetapi ia tetap berseru dan Tuhan memanggil Bartimeus yang buta, ketika kita berseru Tuhan Yesus tidak membiarkan kita.

Kedua, dengan segera Bartimeus merespon, menanggalkan jubahnya dan pergi mendapatkan Yesus. Mari segera merespon dengan berseru, jangan menunda tetapi segera meninggalkan dosa yang mengikat kita dengan segera menemui Tuhan yang kudus, karena Tuhan mau orang-orang yang mengikut-Nya segera meninggalkan hal-hal yang tidak dikehendaki oleh-Nya, sehingga kita mengalami mujizat seperti yang dialami oleh Bartimeus. Apa yang kita kehendaki untuk Tuhan Yesus lakukan bagi kita, mari kita berseru kepada Tuhan dan merespon dengan benar dan mujizat akan terjadi didalam hidup kita.

Ketiga, ketika Bartimeus mengalami mujizat dengan dapat melihat, maka ia mengikut Tuhan karena mengenal dan mengasihi Tuhan. Orang-orang yang mengenal Tuhan hidup dalam kekudusan Tuhan dan dalam ketekunan mengikut Tuhan.

Mari kita merespon dengan benar kebenaran Firman Tuhan, apa yang menjadi pergumulan ataupun masalah, Tuhan pasti menolong dengan kita tidak berhenti berseru kepada Tuhan.

Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Markus Assa. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh”.

Dilanjutkan doa syafaat bagi bangsa yang dipimpin oleh Pdt. Hotmaria R. Purba mendoakan khusus untuk untuk Provinsi Papua dan Papua Barat, Pemerintahan di Papua, masyarakat Papua, dan gereja-gereja di Tanah Papua. Kemudian doa untuk Indonesia dipimpin oleh Pdt. Markus Assa berdoa bagi Presiden Indonesia dan seluruh kabinetnya, TNI dan Polri, program Pemerintah semua diberkati dan memberikan kesejateraan bangsa Indonesia.

Berikutnya, Pdt. Herwantoro menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbawan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa.

Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Papua. Tuhan Yesus memberkati.[jen/ros]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram