PFC Online Tangerang 15 Juni 2022: Bertobatlah Sekarang

Puji Tuhan Acara Pray For Cities Tangerang secara online dapat diselenggarakan pada hari Rabu, 15 Juni 2022 pukul 19.00 WIB, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh:
• Pdt. Philipus Djoko, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rumah Doa & Pemulihan, Gading Serpong, Tangerang, Banten.
• Pdt. Santawaty Sirait, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Citra Raya, Tangerang Banten.
• Ev. Michael Ganjar K. S., Gereja Kristus Tuhan (GKT) Bethany Pos Poris Garden, Tangerang, Banten.
• Yulius Yulianto, KPPI Ministry.

Bertobatlah Sekarang

Mengawali acara ini Pdt. Philipus Djoko menyapa pemirsa dan membuka acara dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Markus 1:15 kata-Nya: ”Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”.

Kerajaan Allah sudah dekat maksudnya adalah Tuhan Yesus sudah datang ke muka bumi dan Dia sudah sangat dekat kepada manusia ciptaan-Nya sehingga manusia harus bertobat dan percaya kepada berita Injil. Bertobat adalah berbalik arah dari hal-hal yang jahat kepada hal-hal yang kudus, yang suci dan yang benar. Di dalam Injil ada berita tentang keselamatan, manusia ditebus dari segala dosa dosa dengan darah Tuhan Yesus yang tercurah di atas kayu salib.

Di dalam Roma 6 : 23, “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Dosa kita dibereskan oleh Tuhan Yesus dan kita layak menerima kehidupan yang kekal. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Yesus berjanji akan datang kembali menjemput kita orang orang percaya. Inilah berita yang sukacita yang terdapat di dalam Injil. Semua orang harus percaya kepada Injil jikalau mau diselamatkan.

Doa menerima Tuhan Yesus dipimpin oleh Ibu Pdt. Santawaty Sirait dengan terlebih dahulu membacakan firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Setelah itu dilanjutkan doa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan dengan membacakan firman Tuhan dari Lukas 10:2 Kata-Nya kepada mereka: ”Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Bapak Ev. Michael Ganjar K.S. Firman Tuhan terambil dari Markus 10:46–52 tentang Yesus menyembuhkan Bartimeus. Ada sesuatu hal yang sangat kuat di sini yaitu Yesus menyembuhkan Bartimeus yang buta dengan belas kasihan dan kuasa. Bagaimana caranya kita merasakan belas kasihan Yesus yang menyembuhkan itu ? Yang pertama, memiliki iman yang kuat, yang dapat memahami siapa sesungguhnya Yesus itu. Yang kedua, memiliki kegigihan untuk terus berseru kepada Tuhan Yesus. Dan yang ketiga, berserah kepada kehendak Tuhan yang pastinya terbaik untuk kita bahwa Tuhan Yesus mau menyembuhkan.

Doa kesembuhan dipimpin oleh Saudara Yulius Yulianto. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari 1 Petrus 2:24 “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.” Pemirsa diajak meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit, dan berdoa. Kemudian Saudara Yulius Yulianto menyampaikan kepada permirsa yang masih mau didoakan agar menghubungi nomor layanan doa yang tertera di layar.

Acara masih dilanjutkan dengan doa bagi bangsa dan negara. Pertama dipimpin oleh Pdt. Santawaty Sirait yang berdoa untuk pemerintahan daerah, keamanan dan kesejahteraan di Tangerang. Lalu dilanjutkan oleh Saudara Yulius Yulianto yang berdoa untuk pemerintahan pusat, TNI-Polri, perekonomian bangsa, penanggulangan covid, dan tenaga medis agar diberkati.

Kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan pengumuman oleh Saudara Yulius Yulianto mengenai nomor layanan doa, jadwal Pray For Cities selanjutnya, informasi media sosial Pray For Cities, dan menutupnya di dalam doa serta penayangan film kesaksian kesembuhan. [est/ver]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram