PFC Online Tangerang 10 September 2021: Bertobatlah Supaya Engkau Selamat

Puji Tuhan acara Pray For Cities Online Tangerang secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 10 September 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.
 
Dilayani oleh :
• Pdt. Marbangun Sinaga, Gereja Methodis Indonesia (GMI) Jemaat Firdaus, Tigaraksa, Tangerang, Banten.
• Pdt. Sukamto, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Gading Serpong, Tangerang, Banten.
• Pdt. Hendrik Amalo, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kasih Karunia, Kampung Melayu, Tangerang, Banten.
• Pdt. Kaleb Tan Wawointana, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Kajangan Pakuhaji, Tangerang, Banten.
• Oline Valencia, KPPI Ministry.
 
 
Bertobatlah Supaya Engkau Selamat
 
Pdt. Marbangun Sinaga menyapa pemirsa dan membuka dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Lukas 13:3, “Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.”
 
Tuhan Yesus sangat mengasihi manusia, Tuhan Yesus mau mati di kayu salib karena Tuhan sangat mengasihi dan sangat mencintai kita. Sebab itu Tuhan Yesus mau kita bertobat supaya kita selamat. 
 
Kata bertobat yang dipakai di sini ada 2 hal; pertama, bertobat menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kedua pertobatan secara terus menerus yaitu menuruti firman Tuhan untuk memperbaharui kehidupannya. 
 
Roma 6:23, “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” 
 
Yesaya 59:1-2, “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; 
tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” 
 
Artinya upah dosa adalah maut, yaitu kematian kekal. Hidup terpisah dari Tuhan.
Tetapi Tuhan sangat mengasihi kita, Tuhan menunjukkan cinta kasih-Nya kepada manusia.
 
Firman Tuhan dalam Yesaya 1:18, “Marilah, baiklah kita beperkara! – firman TUHAN – Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”  Tuhan Yesus mengampuni dosa. Kalau kita berpikir bahwa sudah banyak berbuat kejahatan dan tidak layak diampuni, justru Tuhan Yesus mati untuk dosa dosa kita. Karena Tuhan Yesus mengasihi kita, Dia mau mengampuni semua dosa-dosa kita. Setelah kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka kita dipulihkan dan diperbaharui.
 
Kemudian Pdt Sukamto mengajak pemirsa dan memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”  
Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”  
 
 Tuhan Yesus menyembuhkan semua penyakit
 
Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Hendrik Amalo, diambil dari Matius 15:30, “Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.” 
 
Banyak orang datang, berduyun-duyun dan meletakkan orang lumpuh, orang timpang, orang buta, dan banyak orang sakit di hadapan Tuhan. Tuhan Yesus menyembuhkan mereka semua.Setiap orang yang datang kepada Tuhan dengan iman maka mujizat kesembuhan tersedia bagi mereka. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.
Tuhan Yesus sudah menanggung sakit penyakit di kayu salib. Tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Kesembuhan itu tersedia bagi orang yang datang kepada Yesus. Tuhan Yesus rindu untuk menyembuhkan.
 
Ada empat langkah sederhana untuk kita meraih kesembuhan yaitu : 

Pertama, Datang kepada Tuhan dan menyadari bahwa kita memerlukan Tuhan. 
Dalam Matius 8:2, “Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” Apapun sakit penyakit yang diderita, percaya Tuhan sanggup menyembuhkan, Tuhan pasti menolong. Datang dan percaya kepada Tuhan Yesus. Sebab bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Sebab kerinduan Allah adalah menyembuhkan setiap orang yang datang kepadaNya. Kesembuhan adalah hak mutlak bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Kedua, datang merendahkan diri di hadapan Tuhan Yesus. Bawalah pergumulan dan sakit penyakit, sujud di hadapan Tuhan dan memohon pertolongan Tuhan. Dalam Markus 5:22-23, “datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan memohon dengan sangat kepada-Nya: “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup.” Tuhan menyatakan kuasa-Nya, Yairus datang kepada Tuhan, dan anak perempuan itu mengalami kesembuhan. Yairus datang dengan iman bahwa Yesus sanggup menyembuhkan.

Ketiga, ucapkan kata-kata yang positif sebagai ungkapan iman kita. Yairus percaya dengan iman keyakinan bahwa Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan. 

Keempat, menanti dengan sabar. Dalam Matius 8:3, “Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.” Bahwa Tuhan selalu menolong tepat pada waktu-Nya. Tuhan Yesus mau kita percaya kepadaNya. Tuhan mau menyembuhkan setiap kita. 
Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Percaya dengan iman maka kita akan melihat mujizat Tuhan. 
 
 
Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Kaleb Tan Wawointana. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”
  
Dilanjutkan doa syafaat yang dipimpin oleh Pdt. Sukamto mendoakan khusus wilayah Tangerang untuk pemerintah mulai dari pusat sampai daerah dan untuk masyarakatnya agar selalu diberikan keamanan dan kesejahteraan. Kemudian doa untuk Indonesia dipimpin oleh Pdt. Kaleb Tan Wawointana berdoa bagi Presiden Indonesia dan seluruh kabinetnya, TNI dan Polri sebagai garda terdepan untuk ketertiban dan keamanan bangsa, berdoa bagi para tim medis dan pasien yang sedang berperang melawan Covid 19, pemulihan bangsa, dan juga memberkati perekonomian negara ini.
 
 
Berikutnya, Oline Valencia menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbawan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa.
 
Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Tangerang. Tuhan Yesus memberkati. [jul/ros]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram