PFC Online Sumatera Jumat 9 Juli 2021: Yesus Kristus Penyelamat Dunia

Puji Tuhan acara Pray For Cities secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 9 Juli 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani Oleh:⠀

• Pdt. Jendaliasta br Barus, Gereja Kristen Bersinar (GKB) Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara.⁣

• Pdt. Agustiawan Silaban, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Eben Haezer, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.⁣

• GI. Bambang Nurhadi, Gereja Methodist Indonesia (GMI), Bengkulu Utara, Bengkulu.

• Pdt. Pinantun Hutabarat, Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Batam, Kepulauan Riau.⁣

• Pdt. Fairy Gultom, KPPI Ministry.⁣

Yesus Kristus Penyelamat Dunia

Mengawali acara ini Pdt. Jendaliasta br Barus menaikkan doa pembukaan. Firman Tuhan disampaikan dari Roma 3:23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” dan Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

Akibat dosa,  manusia ada di dalam kutuk maut dan akan menerima penghukuman, Itu sebabnya kita memerlukan seorang penyelamat dalam hidup kita. 

Siapakah yang menjadi penyelamat kita?

Firman Tuhan dari Kisah Para Rasul 4:12 menyatakan bahwa keselamatan tidak ada di dalam siapapun selain di dalam Yesus Kristus. 

Yesus Kristus satu-satunya penyelamat dalam hidup kita. Kita tidak bisa menyelamatkan diri kita sendiri dan kita tidak dapat ke luar dari tekanan yang ada, terutama dalam tekanan sakit-penyakit dan pandemi yang sedang melanda di seluruh dunia. 

Tuhan Yesus datang ke dunia dan mati di kayu salib untuk menggantikan kita. Dia tidak ingin kita masuk ke dalam penghukuman. Dia ingin kita menerima kehidupan kekal. Hukuman yang seharusnya kita tanggung, ditanggung oleh Tuhan Yesus. Tuhan Yesus yang tidak berdosa dibuat menjadi berdosa karena kita (2 Korintus 5:21), sehingga barangsiapa yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. 

Mungkin saat ini kita mengalami rasa takut, panik dan putus asa di tengah pandemi yang ada saat ini. Terlebih lagi kita melihat semakin banyak lonjakan kasus yang terjadi sehingga dibuat adanya pembatasan, dan hal ini berdampak bagi  perekonomian dan keluarga kita. Kita tidak perlu panik dan takut, datanglah kepada Tuhan Yesus sebab Ia siap menolong. 

Setelah itu, Pdt. Agustiawan memimpin dalam doa untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” dan Roma 10:10 “Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.” 

Dilanjutkan dengan doa untuk menjadi hamba Tuhan, dengan sebelumnya membaca dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2 “KataNya kepada mereka tuaian memang banyak tapi pekerja sedikit. Maka mintalah supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Yesus Allah Penyembuh

Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan dibawakan oleh GI. Bambang Nurhadi dari Matius 9:20-22 tentang Perempuan yang sudah dua belas tahun sakit pendarahan.

Selama dua belas tahun perempuan ini mengalami sakit pendarahan. Dia sudah berobat ke berbagai tabib sehingga dihabiskan semua yang ada padanya, namun tidak kunjung sembuh juga, malah keadaanya makin memburuk. Ketika ia mendengar kabar tentang Tuhan Yesus, ia datang dengan iman dan keyakinannya yang sungguh di dalam hatinya. Ia berkata  “Asal kujamah saja jumbai jubahNya, aku akan sembuh”. Kepercayaan di dalam dirinya kepada Tuhan itu yang menyembuhkan dirinya. 

Mari kita belajar dari keyakinan iman perempuan yang sakit pendarahan ini. Kita yakin percaya bahwa kita sembuh. Saat itu juga perempuan itu mengalami kesembuhan secara total.

Tuhan Yesus berkata kepadanya “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu” (Markus 5:34)

Dari Firman Tuhan ini kita melihat bahwa Yesus memberi bekal selamat, kesembuhan yang total, bukan yang sementara dimana 1 minggu atau 1 bulan kemudian dapat kambuh lagi. Ketika perempuan ini percaya dengan sungguh-sungguh, maka ia mendapatkan kesembuhan yang total, ada damai sejahtera dan sukacita. Sakit-penyakit membuat diri kita menjadi tersiksa, kehilangan sukacita tapi Yesus memberi keselamatan, pengharapan dan kesembuhan. Ketika kita mendapatkan keselamatan, maka kita juga mendapatkan kesembuhan secara total.

Setelah itu Pdt. Pinantun Hutabarat memimpin dalam doa kesembuhan bagi yang sakit dengan membacakan dasar Firman Tuhan tentang kesembuhan dari  Yesaya 53:5 “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita, ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh”

Acara dilanjutkan dengan doa bagi Pulau Sumatera dipimpin oleh Pdt. Agustiawan Silaban, berdoa bagi seluruh provinsi yang ada di Sumatera,  para pemimpin dari tingkat gubernur, walikota, bupati, DPRD sampai jajaran paling bawah agar Tuhan berkati dan berikan hikmat kepada mereka untuk dapat memimpin sesuai kehendak Tuhan dan bersatu padu menangani masalah pandemi Covid yang ada saat ini. 

Lalu doa dilanjutkan oleh Pdt. Pinantun Hutabarat, berdoa  untuk pemulihan pertumbuhan ekonomi, Tuhan berkati semua hasil alam yang ada di bangsa ini, dan berdoa bagi pandemi Covid agar Tuhan bekerja, menolong  dan lalukan dari bangsa ini. 

Acara Pray For Cities Online dilanjutkan dengan menyampaikan pengumuman layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos PFC.

Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Sumatera

Tuhan memberkati

(sp/mul)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram