PFC Online Sumatera 24 Juni 2022: Yesus Satu-Satunya Jalan Keselamatan

Puji Tuhan acara Pray For Cities (PFC) Sumatera secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 24 Juni 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani Oleh:⠀

● Pdt. Chip Suripto, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Padang Hijau, Medan, Sumatera Utara.⁣

● Pdt. Abineri Gulo, Gereja Kasih Karunia Indonesia (GEKARI) Miracle Harvest, Nias, Sumatera Utara.⁣

● Pdm. Dorma M. S. Simanjuntak, Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Sidikalang, Sumatera Utara. ⁣

● Pdt. Henri Hutagalung, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sorkam Barat, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.⁣

● Sdri. Sianne Santoso Putri, KPPI Ministry.⁣

Yesus adalah Jalan Kebenaran dan Hidup

Mengawali acara ini Pdt. Chip Suripto menaikkan doa pembukaan, kemudian beliau menyampaikan Firman Tuhan yang diambil dari Yohanes 14:6 ‘’Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.’’

Disampaikan bahwa setiap orang pasti ingin masuk sorga. Gambaran sorga begitu indah, disana tidak ada kesusahan dan penderitaan, melainkan sukacita. Alkitab berkata bahwa sorga ada tempat atau upah bagi orang yang hidup berkenan bagi Tuhan.

Tapi manusia hidup di dalam dosa, bagaimana manusia berdosa bisa masuk dalam kerajaan sorga? Banyak orang berpikir dengan perbuatan baik bisa masuk dalam sorga. Tapi sesungguhnya manusia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Manusia tidak bisa masuk dalam kerajaan sorga. Dosa menjadi masalah utama bagi manusia untuk masuk dalam kerajaan sorga. Bagaimana caranya manusia berdosa bisa masuk dalam kerajaan sorga, jalannya hanya satu melalui Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus menjadi satu-satunya jalan ke sorga karena Yesus berbeda dengan nabi-nabi lainnya karena nabi-nabi memberitakan pertobatan kepada Allah namun tidak bisa menebus dan mengampuni dosa manusia, tetapi Yesus tidak hanya menyerukan pertobatan tetapi menjadi korban untuk menebus dosa manusia. Yesus merelakan diri-Nya menjadi korban untuk menebus dosa manusia.

Firman Tuhan dikutip dari Yohanes 3:16 ‘’Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal’’. Melalui kematian Yesus, Dia menyelesaikan dosa di atas kayu salib. Melalui pengorbanan-Nya kita beroleh pengampunan.

Kemudian doa menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dipimpin oleh Pdt. Abineri Gulo yang sebelumnya dibacakan sebagai dasar Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan berdoa bagi yang mau memberi diri melayani Tuhan dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2 “KataNya kepada mereka tuaian memang banyak tapi pekerja sedikit. Maka mintalah supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Tuhan Yesus dapat menyembuhkan

Selanjutnya Firman Tuhan mengenai kesembuhan disampaikan oleh Pdm. Dorma M. S. Simanjuntak dari Markus 5:25-29 tentang Yesus menyembuhkan perempuan yang mengalami pendarahan selama dua belas tahun. Dari bacaan Firman Tuhan ini kita dapat melihat perempuan ini sudah dua belas tahun mengalami pendarahan, dia sudah pergi ke berbagai tabib, namun kondisinya bukan semakin membaik, melainkan semakin memburuk. Tapi ketika perempuan ini mendengar ada pribadi yang dapat menyembuhkan yaitu Tuhan Yesus. Perempuan ini ingin sembuh dan memiliki iman kepada Tuhan Yesus dapat menyembuhkan dia. Iman perempuan ini adalah asal saja dia menjamah jubah Tuhan Yesus, maka dia akan sembuh. Ini adalah tindakan iman yang dilakukan perempuan ini. Tuhan melihat iman perempuan ini. Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan.

Saat ini kita mungkin memiliki sakit penyakit, kita mencari kesembuhan namun kita tidak mendapatkannya seperti perempuan yang dua belas tahun sakit pendarahan. Tapi ada pribadi Yesus yang dapat menyembuhkan, mari bangkitkan iman kita kepada Tuhan Yesus bahwa Yesus sanggup menyembuhkan sakit penyakit kita.

Kemudian Pdt. Henri Hutagalung, membacakan dasar Firman Tuhan untuk doa kesembuhan dari Yesaya 53:5 “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita, ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh”

Setelah itu doa bagi Pulau Sumatera dipimpin oleh Pdt. Abineri Gulo, berdoa supaya Tuhan berikan keamanan, tanahnya subur, menghancurkan segala potensi gempa, meminta damai sejahtera bagi seluruh provinsi yang ada di Sumatera, berdoa bagi para pemimpin pemerintahan dari tingkat gubernur sampai jajaran paling bawah agar dipakai Tuhan untuk menjalankan pemerintahan dengan baik, berdoa bagi perekonomian Sumatera supaya sejahtera, berdoa bagi keselamatan suku-suku di pulau Sumatera.

Dilanjutkan doa untuk Bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Pdt. Henri Hutagalung, berdoa untuk Presiden Pak Jokowi memimpin bangsa Indonesia dengan takut akan Tuhan, berdoa untuk TNI dan Polri untuk menjaga keamanan bangsa ini, berdoa memberkati semua jajaran pemerintahan, berdoa supaya Tuhan menyembuhkan pasien Covid-19 dan memberikan hikmat bagi team medis untuk menangani pasien Covid-19 dengan baik.

Acara ditutup dalam doa yang dipimpin oleh Sdri. Sianne Santoso Putri, dan menyampaikan pengumuman mengenai nomor layanan doa dan jadwal acara Pray For Cities selanjutnya dengan follow media sosial Facebook, Youtube dan Instagram Pray For Cities, pengumuman film kesaksian kesembuhan setelah acara ini. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Sumatera. [Fen/Cis]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram