PFC Online Sumatera 21 April 2021: Di dalam Yesus Ada Kelegaan

Puji Tuhan acara Pray For Cities (PFC) Sumatera secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 21 April 2021, dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram
Dilayani Oleh:

  1. Pdt. Mansyukur Waruwu, Gereja Protestan Injili Nusantara (GPIN) Sekayu, Sumatera Selatan.
  2. Pdt. Sutadji Setiawan, Gereja Kasih Karunia Indonesia ( GEKARI) Pino Raya, Bengkulu.
  3. Pdt. Herryson Sabanari, Gereja Pentakosta di Indoensia (GPdi) Samosir, Sumatera Utara.
  4. Pdt. Enos Hasibuan, Gereja Bethel Indonesia (GBI), Pandau Jaya, Riau.
  5. Ev. Rut Sinta, KPPI Ministry.

Di dalam Yesus Ada Kelegaan

Mengawali acara ini Pdt.Mansyukur Waruwu menaikkan doa pembukaan, kemudian beliau menyampaikan Firman Tuhan yang diambil dari Matius 11: 28, “Marilah kepadaKu semua yang letih lesu dan berbeban berat Aku akan memberi kelegaan.”

Apa artinya kelegaan? Kelegaan berbicara tentang damai sejahtera, kelegaan berbicara tentang sentosa, kelegaan berbicara tentang kesegaran hidup, berbicara tentang kelepasan dari belenggu dosa, kelepasan dari kesusahan hidup, kelepasan dari kesengsaraan yang diakibatkan dari dosa. Setiap orang yang terikat dosa akan mengalami kesusahan, penderitaan, mungkin bahagia sesaat tapi dalam perjalanan hidup akan mengalami yang namanya kesusahan, penderitaan akibat dosa yang dilakukan.

Berbicara tentang ketenangan hidup, damai sejahtera, sukacita, kebahagian, sentosa itu hal yang dicari manusia, semuanya itu hanya kita dapatkan didalam Kristus. Kelegaan sejati, damai sejahtera yang sesungguhnya itu hanya kita dapatkan didalam Yesus. Sebab Dia sumber kelegaan dan sumber kebahagiaan. Yesus adalah sumber kelepasan itu, manusia tidak akan bisa lepas dari dosa, entah usaha apapun yang dilakukan hanya Yesus yang dapat melepaskan manusia dari dosa.Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu!” Ini panggilan Tuhan, undangan Yesus bagi semua, siapapun kita yang sedang dalam masalah, sedang dalam pergumulan, persoalan datanglah kepada Yesus, Ia akan memberi kelegaan kepadamu.

Di dalam Yesus ada kelegaan, pemulihan hidup, ada pengampunan, kedamaian, sukacita, ketentraman, ketenangan dan kebahagian. Dia adalah sumber ketenangan hidup dan kebahagian itu. Kita harus percaya kepada-Nya dan menyerahkan diri secara total kepada-Nya, mengaku dosa dan menerima Dia dalam hati sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi. Percaya kita akan mendapatkan kelegaan sejati karena kelegaan sejati hanya bersumber dari Tuhan Yesus.

Kemudian doa menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dipimpin oleh Pdt. Sutadji Setiawan, yang sebelumnya membacakan dasar Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Dilanjutkan berdoa bagi yang mau memberi diri melayani Tuhan dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “KataNya kepada mereka tuaian memang banyak tapi pekerja sedikit. Maka mintalah supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Percayalah kepada Yesus

Selanjutnya Firman Tuhan mengenai kesembuhan disampaikan oleh Ev. Rut Sinta. Sampai hari ini kuasa Tuhan tidak pernah berubah, janji Tuhan bagi kita yaitu kesembuhan tidak berubah. Percayalah kepada Tuhan, Firman Tuhan dari Lukas 1: 37 berkata, “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Bagi Allah tidak ada yang mustahil, bagi Yesus tidak ada yang mustahil. Tuhan Yesus adalah Tuhan yang hidup, Tuhan Yesus yang nyata, dua ribu tahun lalu Tuhan melakukan banyak mujizat, Tuhan datang ke dunia bagi kita supaya kita diselamatkan dan supaya kita dapat menerima kesembuhan. Tuhan datang supaya kita menerima kelegaan daripada Tuhan, segala penyakit dan penderitaan yang kita alami Tuhan Yesus sanggup untuk melepaskan kita.

Kalau hari ini kita mengalami sakit penyakit yang mungkin kata dokter tidak dapat disembuhkan atau mengalami sakit bertahun-tahun tidak kunjung sembuh, tidak ada yang sukar bagi Tuhan, artinya tidak ada sakit penyakit yang sulit Tuhan sembuhkan jikalau kita percaya dan beriman kepada Yesus Kristus. Maka percayalah Tuhan akan melakukan mujizat dalam kehidupan kita, Tuhan akan menyembuhkan kita. Sebab Dia hidup, Dia telah mati dan telah bangkit pada hari ketiga, percayalah kepada Tuhan bahwa tidak ada yang sulit bagi Tuhan. Kalau hari ini kita percaya dan beriman, Tuhan akan melakukan mujizat dalam kehidupan kita.

Kemudian sebagai dasar doa kesembuhan yang dipimpin oleh Pdt. Enos Hasibuan maka Firman Tuhan dibacakan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita, ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh”

Setelah itu doa bagi bangsa dan negara dipimpin oleh Pdt. Sutadji Setiawan, berdoa bagi presiden dan wakil presiden , berdoa bagi seluruh menteri agar diberikan hikmat dan diberkati , berdoa untuk aparat keamanan TNI dan POLRI dan berdoa untuk seluruh provinsi yang ada di Sumatera, agar Tuhan memberkati pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera. Dilanjutkan doa untuk Bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Pdt. Pdt Enos Hasibuan, berdoa untuk kekayaan alam di Indonesia agar Tuhan pelihara, berdoa juga untuk beberapa daerah yang mengalami bencana alam agar Tuhan memulihkan, dan berdoa untuk kondisi pandemi agar banyak pasien yang sembuh dan pandemi cepat berakhir.

Acara ditutup dalam doa yang dipimpin oleh Ev. Rut Sinta, yang kemudian menyampaikan pengumuman mengenai nomor layanan doa, himbauan untuk mengikuti protokol kesehatan, menyampaikan jadwal acara Pray For Cities selanjutnya serta akun media sosial Pray for Cities.[ver]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram