PFC Online Sumatera 17 November 2021: Apakah yang Harus Saya Perbuat supaya Selamat?

Puji Tuhan acara Pray For Cities Sumatera secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 17 November 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh:
• Pdt. Nonna Rabmaida Nababan Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN) “Soli Deo Gloria” Lubuk Pakam, Sumatera Utara
• Pdt. Marten Bareut Gereja Misi Injili Indonesia (GMII), Jemaat “Filipi” Semuliraya, Lampung Utara, Lampung
• Pdt. Pinantun Hutabarat Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII), Kepulauan Riau
• Pdt. Dirto Sitinjak Gereja Injili Anugerah Tuhan (GIAT), Kandis, Riau
• Lindu Nainggolan, KPPI Ministry

Apakah yang harus saya perbuat supaya selamat?

Mengawali acara ini Pdt. Nonna Rabmaida menyapa pemirsa dan membuka acara dalam doa. Firman Tuhan yang disampaikan dari Kisah Para Rasul 16:30-31 “Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat? Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Pernahkah saudara merasa tertekan, sedih atau saudara gentar mengingat keselamatan saudara? Mungkin saudara pernah mendengar bahwa untuk selamat saudara harus melakukan aturan agama yang ketat. Namun kebaikan seperti apa yang dapat menjamin keselamatan kita?

Mungkinkah orang berdosa seperti kita mampu melakukan kebaikan-kebaikan sesuai standar yang Allah mau ? Tentu mustahil bukan, sebab kecenderungan manusia berdosa adalah selalu berbuahkan kejahatan. Firman Tuhan dalam Roma 3:11-12 “Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak. ” Jadi kebaikan kita tidak ada artinya apa-apa dihadapan Allah. Usaha manusia tak memadai, lalu apa yang membuat kita memperoleh keselamatan?

Tuhan tidak meminta kita untuk melakukan sederet aturan agama yang ketat, setumpuk kebaikan, karena Tuhan tahu bahwa kita tidak sanggup, itu sebabnya Allah turun langsung kedalam dunia ini untuk menyelamatkan kita, Dia disalibkan dan tubuhNya diremukkan untuk menggantikan posisi kita. Dia rela mati untuk menyucikan kita. Betapa luar biasa kasih Tuhan bagi kita. Cara satu-satunya supaya kita diselamatkan adalah menerima Tuhan Yesus dan percaya kepadaNya sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Milikilah keselamatan yang disediakan Tuhan Yesus.

Kemudian Pdt. Marthen Bareut memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan doa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2 “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Tuhan Yesus mendengar seruan kita dan mau menyembuhkan segala penyakit kita

Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Pdt. Pinantun Hutabarat dari Markus 10:46-52 tentang Tuhan Yesus menyembuhkan Bartimeus. Bartimeus berseru-seru dengan suara keras memanggil Yesus dan dia disembuhkan oleh Tuhan. Kitapun jika berseru, ditengah persoalan kita, ditengah kesesakan dan pergumulan kita. Sebagaimana Bartimeus disembuhkan Tuhan, demikian Tuhan Yesus pun mau menolong kita. Yesus Kristus tetap sama, dahulu, sekarang dan sampai selama-lamanya. Apapun sakit penyakit saudara, Dia akan menolong kita. Yesus sudah menanggung sakit penyakit kita oleh tubuhNya dikayu salib dan bilur-bilurNya menyembuhkan setiap penyakit kita. Oleh sebab itu percayalah kepadaNya, berseru dan panggillah nama Tuhan Yesus dan Dia akan menyembuhkan kita.

Doa kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Dirto Sitinjak. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5 “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Pemirsa diajak meletakkan tangan pada bagian yang sakit, dan berdoa.

Dilanjutkan doa syafaat untuk Pulau Sumatera dipimpin oleh Pdt. Marthen Bareut berdoa bagi para pemimpin dari tingkat provinsi sampai jajaran paling bawah agar diberikan hikmat untuk dapat memimpin sesuai kehendak Tuhan. Kemudian doa bagi bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Pdt. Dirto Sitinjak, berdoa untuk pemimpin negeri mulai dari tingkat pusat sampai daerah agar mereka diberikan hikmat untuk memimpin bangsa ini menjadi lebih baik lagi, berdoa bagi aparat keamanan bangsa dari Sabang sampai Marauke agar keamanan terus ada di bangsa Indonesia, berdoa untuk pemulihan ekonomi, dan berdoa bagi penderita Covid -19 agar disembuhkan.

Kemudian dilanjutkan oleh Lindu Nainggolan menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Sumatera.

Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati.[jun/mul]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram