PFC Online Sumatera 15 September 2021: Yesus adalah Kehidupan

Puji Tuhan acara Pray For Cities Sumatera secara online dapat diselenggarakan kembali, pada hari Rabu, 15 September 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh :
Pdt. Christina Manalu, Gereja Kristen Kudus Indonesia (GKKI) Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara
Pdt. Audra Olivia Christianty, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Filadelfia, Bangka Belitung
Pdt. Temaziso Harefa, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Arau Bintang, Bengkulu
Pdt. Parulian Simatupang, Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (GEPKIN) kasih karunia, Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara
Pdt. Lidya Emy Trimahanani, KPPI Ministry

Yesus adalah Kehidupan

Mengawali acara ini Pdt. Christina Manalu menyapa pemirsa dan membukanya dalam doa. Firman Tuhan yang disampaikan dari Kisah Para Rasul 4:12, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Yesus adalah Kehidupan, kehidupan ini sungguh luar biasa. Kenapa Yesus adalah kehidupan? Karena manusia sudah mengalami kematian, contoh Adam dan Hawa. Adam dan Hawa telah jatuh kedalam dosa, Sehingga Adam dan Hawa tidak mengalami ketenangan, tidak mengalami kedamaian, tidak mengalami sukacita. Adam juga sempat mempersalahkan Tuhan dan juga Adam mempersalahkan Hawa. Yesus datang kedunia dan mati di atas kayu salib supaya kita yang berdosa dapat memperoleh keselamatan.

Ada tiga hal untuk memperoleh kehidupan :

Pertama, percaya
Orang mati itu tidak ada kemuliaan, sudah putus hubungan dengan Tuhan, suami kepada istri tidak percaya, istri juga tidak percaya kepada suami, anak juga tidak percaya, kenapa? Karena sudah jatuh kedalam dosa. Dosa ini lah membuat istrinya tidak percaya kepada suami. Anak nya juga yang korban, maka itu banyak rumah tangga yang hancur, terjadi perselingkuhan, pembunuhan dan pencurian kenapa? Inilah akibat dosa

Kedua, membuka hati kepada Yesus
Kalau ada tamu datang yang menggedor rumah kita, pasti kita buka, supaya apa? Supaya tamu yang datang itu masuk dan duduk. Begitu juga Yesus, kalau kita undang Yesus masuk dalam hati kita, kita persilahkan Yesus berkuasa dalam hidup kita, ada kedamaian dalam kita. Roma 3:23, “Karena semua orang telah berdosa, dan telah kehilangan kemuliaan Allah.”

Ketiga, pengakuan kita (Mengaku dosa kita)
Sering kali manusia sukar mengakui dosanya, suami sukar mengakui dosa kepada istri, istri juga sukar mengaku dosa kepada anak – anak, kepada siapa saja sukar, karena dosa ini banyak membuat orang mengalami kekacauan, khususnya kebencian, mari kita akui, kebencian tidak boleh ada di dalam hidup kita, supaya Yesus ambil bagian, supaya Yesus itu bertahta, tinggalkan kebencian, pemberontakan supaya Yesus memberikan kekuatan dalam hidupmu. 1 Yohanes 1:9,”Jika kita mengaku dosa kita, Allah itu setia mengampuni dosa dosa kita.”

Kemudian Pdt. Audra Olivia memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Yesus Penyembuh

Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Pdt. Temaziso Harefa dari Yohanes 5:1-8 tentang Penyembuhan pada hari Sabat di kolam Betesda. Ada seorang yang sakit 38 tahun, cukup lama dia tidak berdaya, dia tidak ada kekuatan lagi, sehingga dia harus ada dikolam itu menunggu. Tetapi Yesus melihat orang yang lumpuh ini, Yesus berkata kepada nya “maukah engkau sembuh?” Dan orang lumpuh ini berkata, tidak ada orang yang membantu aku, menolong aku untuk masuk kedalam kolami itu sebab orang lain telah mendahului aku, tetapi Yesus menawarkan kesembuhan kepada orang lumpuh ini “maukah engkau sembuh? Saudara yang mengalami sakit secara jasmani, percayalah bahwa Tuhan sanggup untuk menyembuhkan saudara. Mazmur 107:20, “disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.”

Doa kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Parulian Simatupang, sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari 1 Petrus 2:24, “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”

Setelah itu doa bagi Sumatera yang dipimpin oleh Pdt. Audra Olivia Christianty berdoa bagi para Gubernur dan wakil Gubernur, Camat, Lurah bahkan RT/RW supaya diberikan hikmat dan bekerja sesuai dengan kehendak Tuhan. Dilanjutkan doa untuk Bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Pdt. Parulian Simatupang berdoa untuk bapak Presiden dan Wakil Presiden, aparat keamanan TNI dan POLRI supaya diberikan hikmat dan Tuhan berkati. Berdoa untuk tim medis yang pada hari hari ini tetap bekerja ada digaris depan dalam menangani Covid-19 Tuhan berikan hikmat dan lindungi tim medis kami. Covid-19 akan semakin menurun.

Kemudian dilanjutkan oleh Pdt. Lidya Emy Trimahanani yang menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal Pray For Cities selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Sumatera.

Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati. [nov/mul]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram