PFC Online Sumatera 1 September 2021: Jaminan Keselamatan

Puji Tuhan acara Pray For Cities Sumatera secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 1 September 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani Oleh:⠀
• Pdt. Agus Anen, Gereja Penyebaran Injil (GPI), Medan, Sumatera Utara
• Pdt. Hutman Sianturi, Gereja Kristen Baithany (GKB) Aceh Tenggara, Aceh
• Pdt. Herry Mongkol, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Getsemany, Lagan, Bengkulu
• Pdt. Stakar Basiring, Gereja Santosa Asih (GSA), Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
• Rutch Helena, KPPI Ministry

Jaminan Keselamatan

Mengawali acara ini Pdt. Agus Anen menyapa pemirsa dan membukanya dalam doa. Firman Tuhan yang disampaikan dari Kisah Para Rasul 4:12, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
Khotbah dari pada Rasul Petrus dan Yohanes ketika menyampaikan kebenaran Firman Allah, ada kira-kira 5.000 orang laki-laki mendengarkan Firman ini. Dan karena semakin banyak orang yang percaya dengan Firman Tuhan akhirnya para imam-imam dan para pengawal bait suci baik orang-orang Saduki dan orang-orang yang waktu itu mayoritas adalah kumpulan orang-orang Farisi, mereka tidak percaya dengan pemberitaan kedua rasul ini.

Hanya orang-orang yang percaya pada Yesus, bertekut lutut kepada Yesus, DIA menjamin keselamatan kita semua. Jaminan keselamatan itu datang dari pihak Tuhan bukan dari siapa-siapa, seberapa besarpun dosa yang telah kita lakukan, yang mungkin membuat hidup kita jauh dari Tuhan tetapi tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menolong, sebab jaminan keselamatan itu ada dalam Firman Tuhan.

Kemudian Pdt. Hutman Sianturi memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Iman yang Memberikan Kesembuhan

Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Pdt. Herry Mongkol dari Matius 15:21-28 tentang Perempuan Kanaan yang Percaya. Ada seorang perempuan Kanaan dan perempuan Kanaan ini bukan orang yang percaya justru sebaliknya orang Kanaan merupakan musuh dari bangsa Israel. Tetapi kita lihat perempuan Kanaan ini membutuhkan pertolongan karena anaknya yang sakit karena kerasukan setan dan dia sudah pernah mendengar bahwa Yesus seringkali melakukan kesembuhan bagi orang-orang yang sakit, itu sebabnya perempuan ini datang kepada Yesus supaya Yesus menyembuhkan anaknya. Dan ketika perempuan itu datang kepada Yesus, Yesus justru berdiam diri dan tidak memberikan jawaban kepada perempuan itu dan dikatakan murid-murid-Nya meminta supaya perempuan itu pergi karena mengikuti mereka dengan berteriak-teriak. Kemudian Yesus menjawab dengan secara halus untuk menolak perempuan ini, Yesus menjawab “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” yang secara tidak langsung wanita ini tidak dihargai, dia ditolak.

Dia minta pertolongan sekalipun dia sudah ditolak, dia tetap datang bahkan sampai merendahkan diri dikaki-Nya Yesus. Yesus melihat iman dari perempuan Kanaan itu, ketekunan dan kesabarannya, datang memohon kepada Yesus, maka Ketika Yesus melihat hal itu disitu terjadi mukjizat yang luar biasa. Sama seperti perempuan Kanaan itu, Tuhan juga ingin melihat kesabaran kita, iman kita.

Doa kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Stakar Basiring, sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Pemirsa diajak meletakkan tangan pada bagian yang sakit, dan berdoa.

Setelah itu doa bagi Pulau Sumatera dipimpin oleh Pdt. Nurman Sianturi, berdoa bagi seluruh provinsi yang ada di Sumatera, para pemimpin dari tingkat gubernur, walikota, bupati, DPRD sampai jajaran paling bawah agar Tuhan bekati dan berikan hikmat kepada mereka untuk dapat memimpin sesuai kehendak Tuhan dan bersatu padu menangani masalah pandemi Covid yang ada saat ini. Dilanjutkan doa untuk Bangsa Indonesia yang dipimpin oleh Pdt. Stakar Basiring, berdoa untuk pemulihan pertumbuhan ekonomi, Tuhan berkati semua hasil alam yang ada di bangsa ini, dan berdoa bagi pandemi Covid agar Tuhan bekerja, menolong dan lalukan dari bangsa ini.

Kemudian dilanjutkan oleh Ibu Rutch Helena yang menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal Pray For Cities selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Sumatera.[mel/mul]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram