PFC Online Sulawesi 6 Mei 2020: Marilah KepadaKu!

Berjumpa kembali pada Pray for Cities (PFC) online yang disiarkan melalui link Facebook dan Youtube pada hari Rabu, 06 Mei 2020 pada pukul 18.30 WITA.

PFC Online kali ini dilayani oleh Pdt. Lefrand Lembolangi (Gereja Bethany – Luwuk) Pdt. Leopold M. Baginda (GBI Pondok Daud – Palu), Pdt. Fany Madayanto (GKRI Beritakan Injil – Palu), Pdt. Togu Hasiholan (KPPI Ministry), dan Pdt. Andry Thio (KPPI Ministry)

 

Marilah Kepada-Ku, Semua yang Letih Lesu dan Berbeban Berat

Pdt. Lefrand Lembolangi, memulai dengan memperkenalkan PFC Online dan dilanjutkan doa pembukaan. Disampaikan bahwa situasi dan kondisi dunia saat ini, sangat memprihatinkan, tetapi janganlah kita takut, sebab ada jaminan bagi orang yang percaya kepada Tuhan.

Firman Tuhan dalam Yesaya 55:6-7 menyampaikan bahwa kita harus mencari Tuhan pada hari-hari terakhir ini, hal itu sebagai tindakan iman kita. Suatu iman yang bertindak bukanlah iman yang mati, dan iman yang demikian menghasilkan perkenanan Tuhan, yang akan turun atas kita. Firman Tuhan berkata dalam Yakobus 5: 16, “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya”.

Selanjutnya disampaikan Firman Tuhan dari Efesus 3:18 tentang Kasih Kristus yang tidak terbatas bagi kita. Selama kita datang berseru dan bertobat maka kuasa Tuhan dinyatakan bagi kita (Yesaya 55:7). Kembalilah kepada Tuhan, maka Dia akan mengasihi dan memberikan pengampunan kepada kita. Seberat apa pun persoalanmu dan sebanyak apapun dosa-dosamu, mari kembali pada Tuhan, maka Dia akan mengampuni dan menyambutmu.

Matius 11:28, inilah perkataan Tuhan yang merupakan ajakan dan panggilan Tuhan bagi kita, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”.

Melanjutkan Firman Tuhan yang telah disampaikan tersebut, Pdt. Togu Hasiholan membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah, akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Setelah Firman Tuhan dibacakan lalu Pdt. Togu Hasiholan mengajak berdoa bersama-sama untuk meresponi Firman Tuhan tersebut.

 

Yesus Menyembuhkan Orang-orang yang Sakit

Selanjutnya Pdt. Leopold M. Baginda, menyampaikan Firman Tuhan dari Matius 8 yaitu tentang Tuhan Yesus melakukan banyak perjalanan dan menyembuhkan orang-orang yang sakit yang datang kepada-Nya. Orang sakit kusta disembuhkan Tuhan, yang buta melihat, dan yang lumpuh berjalan.

Ketika orang sakit kusta datang kepada Tuhan Yesus, ia sujud menyembah dan berkata “jika Tuhan mau, Tuhan dapat mentahirkan aku, lalu jawab Yesus kepada orang sakit kusta itu “Aku mau”, jadilah engkau tahir dan seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. Ada juga seorang perwira dari Kapernaum datang pada Tuhan Yesus, untuk meminta Tuhan menyembuhkan hambanya yang terbaring lumpuh, dan Tuhan mau datang untuk menyembuhkannya, tetapi perwira itu merasa tidak layak untuk menerima Tuhan Yesus dirumahnya, sehingga meminta Tuhan untuk mengatakan sepatah kata saja maka ia percaya hambanya itu akan sembuh. Melihat iman perwira itu Tuhan berkata “iman sebesar ini belum pernah aku jumpai seorangpun diantara orang Israel”. Dan hamba Perwira itu disembuhkan. Lalu ketika tiba di rumah Petrus, Yesus pun melihat ibu mertua Petrus yang sakit demam maka dipegangnya tangan perempuan itu lalu seketika itu lenyaplah demamnya, perempuan itu langsung bangun dan melayani Dia.

Yesus adalah penyembuh. Yesus mengetahui keadaan kita saat ini, kita stay at home dan tidak dapat berbuat apa-apa oleh karena pandemi Corona yang sedang terjadi, dan mungkin ada diantara kita yang mengalami sakit demam atau tanda-tanda Covid-19.

Yesus memahami seluruh keadaan kita, baik sakit ataupun masalah yang dihadapi dan Yesus akan menolong dan menyembuhkanmu. Ingat kembali peristiwa perempuan yang 12 tahun sakit pendarahan, yang berkata dalam hatinya asal ku jamah saja ujung jumbai jubahNya maka aku akan sembuh. Jadi saat ini yang penting adalah kita beriman.

Pdt. Fany Madayanto melanjutkan dengan doa kesembuhan diawali pembacaan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, bahwa Tuhan Yesus telah terlebih dahulu menanggung derita dan sakit penyakit kita di kayu salib. Hari ini Dia hadir bagi engkau dan ingin menjamah engkau, sebab tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Pdt. Fany Madayanto mengajak bagi yang sakit untuk menumpangkan tangan pada bagian yang sakit lalu mulai berdoa untuk kesembuhan.

Memasuki doa bagi bangsa, terlebih dahulu Pdt. Andry Thio menginformasikan jika ada yang sudah di sembuhkan dapat menghubungi call center supaya dapat bersaksi dan menjadi berkat bagi banyak orang. Juga bagi yang rindu didoakan, karena mengalami pergumulan dapat menghubungi call center, dan menghimbau untuk kembali ke gereja nya masing-masing.

Kemudian Pdt. Lefrand Lembolangi melanjutkan berdoa untuk pulau Sulawesi agar mendapatkan lawatan Tuhan. Kemudian Pdt. Togu Hasiholan melanjutkan berdoa bagi bangsa dan negara, bagi pemimpin bangsa, mulai dari Presiden, wakil Presiden hingga pejabat daerah agar di berikan hikmat, dan berdoa juga bagi para medis yang bertugas di garda terdepan untuk penanganan Covid -19, supaya mereka juga diberikan perlindungan dan kesembuhan. Berdoa untuk pademi ini agar berakhir.

Mengakhiri tayangan PFC Sulawesi diingatkan untuk pemirsa taat pada aturan pemerintah agar tetap stay at home dan menjalankan protokol kesehatan. [el/lyd]

 

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram