PFC Online Sulawesi 22 Juli 2022: Percaya Kepada Yesus Maka Aku Selamat dan Hidup

Puji Tuhan Acara Pray For Cities Sulawesi secara online dapat diselenggarakan pada hari Jumat, 22 Juli 2022 pukul 17.00 WIB, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh:

• Pdt. Lefrand Lembolangi, Gereja Bethany, Luwuk, Sulawesi Tengah.

• Pdt. Ferry Rawung, Gereja Anugerah Bethesda (GAB), Kolaka, Sulawesi Tenggara.

• Pdt. Werlifen Pulu, Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Sulawesi Utara.

• Ev. Elna Pauda, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Tiberias Purwo Agung, Sulawesi Tengah

• Stevany Natalya, KPPI Ministry

Percaya kepada Tuhan Yesus maka aku selamat dan hidup

Mengawali acara Pdt. Lefrand Lembolangi membuka di dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Yohanes 5 : 24 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”

Yesus menyatakan bahwa barangsiapa yang percaya kepada-Nya mempunyai hidup yang kekal tidak dihukum tidak binasa tidak mati dalam kesia-siaan tetapi akan memperoleh keselamatan, ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus maka kita dijamin mendapatkan hidup yang kekal, tidak lagi dihukum didalam dosa, sebab kasih karunia Allah telah memberikan pengampunan kita dipindahkan dari maut kepada kehidupan.

Apa dasar Tuhan Yesus menyatakan kasih karunia-Nya ? Roma 3 : 24 -23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.”

Keselamatan yang kita alami bukan suatu kebetulan Tuhan telah memilih kita jauh sebelum kita memilih-Nya. Mengapa Tuhan memilih kita untuk diselamatkan? Karena Dia adalah Tuhan yang hakekatnya adalah kasih Tuhan yang penuh dengan kasih karunia. Apakah kita sudah layak untuk diselamatkan? Apakah kita layak masuk sorga? Tidak sama sekali, namun demikian Yesus tetap memilih kita, ini adalah anugerah bagi kita umat manusia. Apakah karena kita hebat, kita mampu, kita punya segalanya? Tidak. Firman Tuhan dalam 1 Petrus 1 : 3 berkata, “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan.”

Tuhan memilih kita berdasarkan kasih dan rahmat-Nya yang besar bukan berdasarkan apa yang kita lakukan. Dengan kekuatan kita tidak akan cukup baik, tidak akan mencapai standard kesempurnaan-Nya keselamatan yang kita terima hanya karena karunia Tuhan Yesus saja. Pengorbanan Kristus membuat kita dilayakkan menjadi anak Allah. Tuhan sudah membuat jaminan pasti kepada orang yang percaya kepada-Nya.

Masihkah kita ragu dengan keselamatan kita? Percaya kepada Yesus pemberi jaminan keselamatan. Buka hati percaya kepada-Nya sang penyelamat umat manusia, pemberi hidup yaitu Yesus Kristus. Yohanes 14 : 6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Hanya Yesus satu satunya yang menuntun kepada jalan kehidupan tidak ada jaminan yang dapat memberikan hidup selain didalam Tuhan Yesus.

Doa menerima Tuhan Yesus dipimpin oleh Pdt. Ferry Rawung dengan terlebih dahulu membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3 : 16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Setelah itu dilanjutkan doa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan dengan membacakan Firman Tuhan dari Lukas 10 : 2.

Yesus Penyembuh

Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Pdt. Werlifen Pulu, Firman Tuhan terambil dari Matius 20 : 29-34, Alkitab banyak mencatat mujizat kesembuhan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus dan tidak ada nabi yang melakukan mujizat lebih banyak dari yang Yesus lakukan.

Dari Firman Tuhan ini ada dua langkah iman yang dilakukan oleh orang buta ini iman yang teguh mereka tidak menyerah mencari Yesus sekalipun keadaan saat itu ada hambatan dan rintangan dan yang kedua memohon belas kasihan Tuhan orang buta menyadari bahwa bersama dengan Tuhan mereka mendapatkan belas kasihan. Firman Tuhan ini berbicara kepada kita bahwa dalam segala keberadaan kita membutuhkan belas kasihan Tuhan dengan datang kepada Tuhan Yesus. Tuhan menjamah mata kedua orang buta ini dan dicelikkan mereka dapat melihat. Kuasa Tuhan Yesus dapat bekerja pada saat ini karena Dia sanggup melakukan dalam kehidupan kita, kita harus percaya bahwa Dia adalah Tuhan anak Allah tabib yang ajaib dan minta belas kasihan Tuhan.

Doa kesembuhan dibawakan oleh Ev. Elna Pauda. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53 : 5 “ Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Pemirsa diajak meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit beriman kepada Tuhan Yesus dan berdoa.

Acara dilanjutkan dengan doa bagi bangsa dan negara. Pertama dipimpin oleh Pdt. Ferry Rawung yang berdoa untuk pemerintahan daerah, keamanan dan kesejahteraan di Sulawesi. Lalu dilanjutkan oleh Ev. Elna Pauda yang berdoa untuk pemerintahan pusat, perekonomian bangsa, penanggulangan covid, dan tenaga medis agar diberkati.

Kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan pengumuman oleh Saudari Stevany Natalya mengenai nomor layanan doa, jadwal Pray For Cities selanjutnya, informasi media sosial Pray For Cities, dan menutupnya di dalam doa serta penayangan film kesaksian kesembuhan. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Sulawesi. Tuhan Yesus memberkati. [fen/cis]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram