PFC Online Sulawesi 21 Juli 2021: Tempat Perlindungan Sejati

Pray For Cities Online Sulawesi, Jumat 21 Juli 2021, dilayani oleh:⁣

• Pdt. Hermanto, Gereja Toraja Mamasa (GTM), Jemaat Filadelfia Palu, Sulawesi Tengah.⁣

• Pdt. Serlin S. Tamanyo, Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), Sulawesi Tengah.⁣

• Pdt. Yance Tandiongan, Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Kristus Alfa Omega Jemaat Puuroda, Kolaka, Sulawesi Tenggara.⁣

• Pdt. Abednego Nainggolan, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rajawali Pedallean Tana Toraja, Sulawesi Selatan.⁣

• Soppy Tan, KPPI Ministry⁣.

Tempat Perlindungan Sejati

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Hermanto dari Mazmur 71:1-7 yang berbunyi: “Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu. Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku! Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku. Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam. Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH. Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji. Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib, karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat.”

Disampaikan bahwa segala kesusahan dan malapetaka tidak diingini dan dipilih oleh siapapun daripada kita namun itu bisa kita alami. Bagi orang yang berlindung kepada Tuhan, apapun permasalahan itu tidak dapat menghancurkan dan menenggalamkannya. Setiap orang yang berlindung pada Tuhan tidak akan dipermalukan karena ada penyertaan Tuhan atasnya, tidak akan larut pada permasalahannya karena ada Tuhan yang merupakan pengharapannya, tempat perlindungan dan pertahanan yang kuat.

Jaminan keselamatan melalui Yesus Kristus tidak akan pernah dapat diberikan oleh dunia, seperti yang disampaikan pada Kisah Para Rasul 4:12 yang berbunyi “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Pdt. Hermanto mengajak pemirsa untuk percaya kepada Yesus yang menjadi tempat perlindungan dan jaminan keselamatan seperti yang disampaikan pada Filipi 4:5 yang berbunyi “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!”.

Pdt. Serlin S. Tamanyo melanjutkan dengan mengajak pemirsa untuk membuka hati dan percaya kepada Yesus dan membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 yang berbunyi “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”, dan meminta pemirsa untuk berdoa mengundang Yesus kedalam hati sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi.

Pdt. Serlin S. Tamanyo kembali membacakan Firman Tuhan dari Lukas 10:2 yang berbunyi “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” dan berdoa bagi mereka yang rindu melayani dan menyerahkan hidup kepada Tuhan.

Yesus Penyembuh dan Dia Tetap Sama

Pdt. Yance Tandiongan menyampaikan Firman Tuhan kesembuhan dari Matius 8:14-17 yang berbunyi “Setibanya di rumah Petrus, Yesuspun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam. Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Iapun bangunlah dan melayani Dia. Menjelang malam dibawalah kepada Yesus banyak orang yang kerasukan setan dan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu dan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.”.

Sebelum Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus, banyak mujizat yang telah Tuhan Yesus lakukan yaitu Yesus menyembuhkan orang yang sakit kusta dan hamba perwira yang sakit membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan penyembuh dari segala penyakit, bukti bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Pengorbanan Yesus di kayu salib memberikan jaminan keselamatan, kelepasan, dan kesembuhan bagi setiap kita yang percaya kepada-Nya.

Semua belenggu dan kutuk dosa telah dipatahkan diatas kayu salib seperti yang disampaikan pada Yesaya 53:4-5 yang berbunyi “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Penyakit dan kesengsaraan kita yang ditanggung dan dipikul-Nya, sehingga kesembuhan didalam nama Yesus tidak berubah.

Dia yang menyembuhkan mereka yang buta, lumpuh, pendarahan adalah Tuhan yang sama yang akan memberikan kesembuhan kepada kita saat ini, sebab Dia tidak berubah dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya. Asal kita percaya kepada-Nya, maka tidak ada yang mustahil didalam Yesus sehingga apapun sakit kita, Tuhan Yesus dapat sembuhkan.

Soppy Tan melanjutkan dengan berdoa bagi mereka yang sakit dan kembali membacakan Yesaya 53:5 yang kembali menguatkan pemirsa yang sakit untuk percaya bahwa oleh bilur-bilur Yesus semua sakit menjadi sembuh, lalu mengajak pemirsa untuk meletakkan tangan pada bagian yang sakit dan berdoa. Terus percaya bahwa Tuhan pasti menyembuhkan.

Selanjutnya Pdt. Serlin S. Tamanyo memimpin doa untuk Pulau Sulawesi agar dilepaskan dari virus corona, berdoa agar Pray For Cities dapat menjadi berkat di Sulawesi. Dilanjutkan Pdt. Abednego Nainggolan mendoakan presiden, wakil presiden, para menteri dan pemerintahan bangsa Indonesia agar diberi hikmat untuk mengatasi pandemic dan pembangunan ekonomi demi kesejahteraan bangsa. Dan berdoa agar bangsa Indonesia dibebaskan dari virus corona dan sakit Covid-19.

Acara Pray For Cities Online Sulawesi ditutup oleh Soppy Tan, dilanjutkan dengan pengumuman layanan doa, acara PFC Online berikutnya, serta mengingatkan untuk mentaati himbauan pemerintah agar stay at home.

Tuhan memberkati.

(vnt/ver)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram