PFC Online Papua dan Sulawesi 23 Juli 2021: Tinggal Dalam Yesus

Puji Tuhan acara Pray For Cities Online Papua dan Sulawesi secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 23 Juli 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh:
• Pdt. Arthur Watung, Gereja Penyebaran Injil (GPI) Imanuel, Sentani, Papua.
• Pdt. Resly Birahj, Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Jemaat Kapernaum, Serui, Papua.
• Pdt. Davy Pratasik, Gereja Bethany Indonesia (GBI), Touliang Oki Manado, Minahasa, Sulawesi Utara.
• Pdm. Richard Nadapdap, KPPI Ministry.
• Agustina Togi, KPPI Ministry.

Tinggal Dalam Yesus

Pdt. Arthur Watung menyapa pemirsa dan membuka dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Yohanes 15:6, “Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakan kedalam api lalu dibakar”.

Firman Tuhan ini mengingatkan betapa pentingnya untuk kita harus tinggal di dalam Yesus, lalu mengapa penting kita tinggal di dalam Yesus? Sebab firman Tuhan mengatakan jikalau kita tidak tinggal di dalam Yesus, maka kita akan dibuang seperti ranting, dikumpulkan dan akhirnya dibakar. Betapa tragisnya hidup ini ketika kita tidak tinggal di dalam Yesus.

Firman Tuhan mengajak kita, mari tinggal di dalam Yesus. Orang yang tinggal di dalam Yesus tidak ada ruginya karena hanya di dalam Yesus ada keselamatan, bahkan ketika kita ada di dalam Yesus maka ada jaminan keselamatan. Di luar Yesus tidak ada keselamatan.

Mengapa Yesus dapat menjamin keselamatan? Karena Yesus telah menyelesaikan dosa-dosa dan perbuatan kita yang tidak berkenan kepada-Nya.
Pengorbanan Yesus di kayu salib, itulah penyelesaian yang Yesus telah lakukan bagi kita. Di atas kayu salib itu Yesus berkata: “Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”, bahkan Yesuspun berkata: “Sudah selesai.” Apa artinya Saudara? Ada pengampunan dosa bagi orang-orang yang mau tinggal di dalam Yesus.

Sehebat apapun manusia, dunia tidak bisa menyelamatkan, hanya Yesus saja yang bisa menyelamatkan kita. Jangan sampai kehidupan kita menjadi sia-sia, tidak berarti seperti ranting yang akhirnya dibuang dan dibakar.

Bukankah tujuan hidup yang diberikan Tuhan kepada kita supaya kita dipermuliakan, ada di dalam Kerajaan Sorga? Tidak ada jalan lain, kita harus tinggal di dalam Yesus. Apapun dosa, masalah, dan persoalan hidup kita ingatlah baik-baik ada Yesus yang sanggup menjamin, mengampuni dosa, dan memberikan keselamatan pada kita.

Firman Tuhan berkata mari kita tinggal di dalam Yesus, kita serahkan hidup kita kepada Yesus, serahkan keluarga kita kepada Yesus. Firman Tuhan sudah datang pada kita, jangan keraskan hati kita, tapi ambil keputusan karena keputusan hari ini akan menentukan hidup kita ke depan. Jangan kita ketinggalan waktu dan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita, masih ada anugerah bagi kita supaya kita jangan binasa tetapi beroleh hidup yang kekal.

Apapun keadaan kita hari-hari ini, mari buka hati, bertobat dan datang pada Yesus, terima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, kehidupan kita pasti berubah, kehidupan kita pasti berbeda karena ada keselamatan di dalam Yesus.

Kemudian Pdt Resky Birahj memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Disampaikan-Nya Firman-Nya dan Disembuhkan-Nya Mereka

Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Davy Pratasik, diambil dari Mazmur 107:19, “Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka,”

Banyak orang sedang dalam kesesakan dan diperhadapkan oleh tekanan-tekanan hidup, dalam kecemasan, ketakutan dan mengalami sakit, baik penyakit yang diketahui atau tidak diketahui, maupun sakit karena dosa, atau karena kelalaian kita sendiri, penyakit karena keterikatan karena kuasa kegelapan atau karena sakit atas seijin Tuhan.
Tapi ingatlah bahwa kita punya Tuhan yang dahsyat dan luar biasa yang sanggup memulihkan dan menyembuhkan.

Firman Tuhan dalam Mazmur 107:20, “Disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.” Kepastian ada di dalam Tuhan, kesembuhan ada di dalam Tuhan, mujizat ada di dalam Tuhan. Lalu Firman Tuhan dari Markus 5:21-27 tentang Yesus menyembuhkan seorang perempuan yang dua belas tahun sakit pendarahan. Wanita ini ketika mendengar berita tentang Yesus, imannya mulai tumbuh, imannya mulai kuat karena Yesus datang di daerahnya. Di tengah-tengah orang berbondong-bondong pada Yesus, imannya mulai tumbuh.
Roma 10:17, “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”

Mengapa wanita ini mengalami suatu terobosan kesembuhan?
Yang pertama, ia mendengar Tuhan Yesus. Pada hari-hari ini kita butuh firman, kita butuh kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan. Keluaran 15:26, firman-Nya: “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan engkau.” Tuhan yang menyembuhkan kita, penyakit, pergumulan, atau masalah apapun yang menimpa kita, Tuhan sanggup menyembuhkan dan menolong.

Yang kedua, dia melangkah dan mendekat pada Yesus.
Firman Tuhan berkata dalam Mazmur 62:2, “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.”
Wanita ini bukan hanya menerima keselamatan, tetapi pemulihan dan Tuhan menyatakan kuasa dan mujizat waktu dia dekat dengan Tuhan. Waktu kita dekat dengan Tuhan, Dia sanggup memulihkan dan menyembuhkan kita.

Yang ketiga, wanita ini menjamah jumbai Yesus.
Ini bicara tentang penyembahan, artinya wanita ini datang untuk menyembah, memuji, dan memuliakan Tuhan Yesus, sehingga wanita ini mengalami terobosan iman.

Ambilah keputusan malam ini untuk dekat dengan Tuhan dan malam ini akan ada pemulihan bagi kita semua.

Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdm Richard Nadapdap. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh”.

Dilanjutkan doa syafaat yang dipimpin oleh Pdt Resley Birahj mendoakan khusus untuk Papua dan Sulawesi baik untuk pemerintah mulai dari pusat sampai daerah dan untuk masyarakatnya.

Kemudian doa untuk Indonesia dipimpin oleh Pdt. Richard Nadapdap berdoa bagi Presiden Indonesia dan seluruh kabinetnya, TNI dan Polri sebagai garda terdepan untuk ketertiban dan keamanan bangsa, Berdoa bagi para tim medis dan pasien yang sedang berperang melawan Covid 19 dan pemulihan bangsa.

Berikutnya, Agustina Togi menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbawan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa.

Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Papua dan Sulawesi.

Tuhan Yesus memberkati.

(pit/ros)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram