PFC Online Kalimantan 29 September 2021: Kasih Yesus Besar Bagi Kita

Puji Tuhan acara Pray For Cities Kalimantan secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 29 September 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani Oleh:⠀
• Pdt. Marice Isman, Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Betania Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
• Pdt. Andreas Sunarto, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Balikpapan, Kalimantan Timur.
• Pdt. Yohanis Pabontong, Gereja Kerapatan Injil Bangsa Indonesia (KIBAID) Jemaat Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur.
• Pdt. Juliari Gulo, Gereja Baptis Indonesia Kalvari (GBIK) Mandor Kiru Jelimpo, Landak, Kalimantan Barat.
• Connie Rineke, KPPI Ministry. 

 
Kasih Yesus Besar Bagi Kita 

Pdt. Marice Isman menyapa pemirsa dan membuka dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Kisah Para Rasul 4:12, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Dan membacakan juga firman Tuhan dari Roma 3:23, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” 

Keadaan manusia sekarang ini adalah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah yang disebabkan oleh karena ketidaktaatan kita kepada Allah. Dan dosa membuat hubungan kita dengan Allah terputus. Allah adalah kasih. Allah sangat mengasihi manusia.
 
Mungkin saudara bertanya apa bukti kasih Allah kepada saya? Allah mengutus Anak-Nya yang tunggal untuk menebus dosa saudara dan saya. Allah Bapa hanya mempunyai satu anak yaitu Yesus Kristus, tidak ada anak yang lain. Kasih Allah kepada manusia tidak pandang bulu karena kasih-Nya besar kepada saudara dan saya.

Apa respon Tuhan Yesus sebagai anak Tunggal Allah? Dia taat, karena Dia tahu ini adalah tugas Ilahi dan Dia harus melewati jalan salib untuk dapat menyelamatkan manusia, tidak ada cara lain. Dan Dia tidak memikirkan kesesakan atau kesakitan itu.

Kalau saudara tahu bagaimana tersiksanya Yesus ketika tubuh-Nya dicambuk, lambung-Nya ditikam, kepala-Nya diberi mahkota duri, tangan dan kaki-Nya dipaku, dan darah-Nya mengalir membasahi bumi. Yesus seperti penjahat yang harus mati di kayu salib. Yesus kehilangan darah-Nya dan sudah pasti Yesus juga kehilangan nyawa-Nya.

Darah Yesus yang membasahi bumi bukanlah darah biasa tetapi darah Yesus sangat suci dan memiliki kuasa. Darah-Nya memulihkan hubungan kita dengan Allah. Dengan darah Yesus yang tertumpah maka semua setiap orang yang percaya disepamatkan dan disembuhkan. Bukan saja darah Yesus berkuasa tapi Nama Yesus juga sangat berkuasa.

Percayalah kepada Nama Yesus yang berkuasa. Pada saat ini bapak ibu janganlah mengeraskan hati, percayalah kepada Tuhan Yesus, datanglah kepada-Nya dan bukalah hatimu sebab Allah Bapa sangat mengasihi bapak, ibu dan saudara semua. 

Kemudian Pdt. Andreas Sunarto memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
 
Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”  
 
 
Tuhan Yesus Menyembuhkan Perempuan yang Sakit Pendarahan

Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Yohanis Pabontong, diambil dari Markus 5:25-29 dan ayat 33-34 tentang perempuan yang sakit pendarahan.

Kerinduan semua orang yang sakit adalah sembuh, dan pasti akan berusaha dengan berbagai cara seperti mencari dokter yang baik dan termahal, Rumah sakit yang termahal, obat yang termahal bahkan tak segan-segan mengeluarkan banyak uang supaya bisa sembuh namun keadaannya bukannya sembuh melainkan semakin parah, seperti kisah perempuan yang sudah 12 tahun sakit pendarahan ini, dimana perempuan ini juga sudah berusaha berobat semua tabib dan uangnya sudah habis namun sakitnya semakin parah. Dan ketika perempuan ini mendengar tentang Yesus, dia mencari tahu siapa Yesus yang sanggup menyembuhkan semua penyakit bahkan bukan saja menyembuhkan melainkan juga dapat mengampuni dosa kita. 

Dan ketika Tuhan Yesus datang, satu yang menjadi kerinduan perempuan yang sakit pendarahan ini adalah dia mau sembuh. Maka perempuan ini datang dengan kerendahan hati, tersungkur di bawah kaki Tuhan Yesus, serta berkata dengan satu iman asal kujamah saja ujung jumbai jubahnya maka aku akan sembuh. Iman sangat penting untuk kita percaya kepada Tuhan, bahwa oleh bilur-bilur-Nya kamu menjadi sembuh.

Apapun penyakit yang kita alami, jangan takut, percayalah kepada Tuhan Yesus. Tidak ada yang sulit dan mustahil bagi Tuhan. Dia sanggup dan mau menyembuhkan kita. 

Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Juliari Gulo. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”
 
Dilanjutkan doa syafaat yang dipimpin oleh Pdt. Andreas Sunarto mendoakan khusus untuk Kalimantan baik untuk pemerintah mulai dari pusat sampai daerah dan untuk masyarakatnya agar perekonomian mereka dipulihkan dan dijauhkan dari segala bencana alam.

Kemudian doa untuk Indonesia dipimpin oleh Pdt. Juliari Gulo berdoa bagi Presiden Indonesia dan seluruh kabinetnya, TNI dan Polri sebagai garda terdepan untuk ketertiban dan keamanan bangsa, Berdoa bagi para tim medis dan pasien yang sedang berperang melawan Covid 19 dan pemulihan bangsa.
 
Berikutnya, Connie Rineke menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbawan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa.
 
Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Kalimantan. Tuhan Yesus memberkati. [ovt/ros]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram