PFC Online Kalimantan 28 April 2021: Pertobatan Jalan Menuju Keselamatan

Ibadah Pray For Cities Online Kalimantan berlangsung pada hari Rabu, 28 April 2021 pukul 17.00 WIB.

Syukur kepada Tuhan acara Pray For Cities Kalimantan secara online telah diselenggarakan pada hari Rabu, 28 April 2021 dan dapat diikuti melalui Facebook, Instagram dan YouTube.

Pray For Cities Kalimantan pada hari ini dilayani oleh:

• Pdt. Joko Samuel, Gereja Protestan Kalimantan Barat (GPKB) Jemaat Elim, Pontianak, Kalimantan Barat

• Pdt. Asri Romi,Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Efata, Banjarnasin, Kalimantan Selatan

• Pdt. Audy Luntungan,Gereja Kristus Di Indonesia (GKDI) Jemaat Balikpapan, Kalimantan Timur

• Pdt. Meity Wowiling Koilam,Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Agape, Palangkaraya, Kalimantan Tengah

• Christin Hutabarat, KPPI Ministry

Pertobatan Jalan Menuju Keselamatan

Firman Tuhan yang pertama disampaikan oleh Pdt. Joko Samuel diambil dari Yohanes 14:6 tentang Pertobatan Jalan Menuju Keselamatan. Yohanes 14:6, “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Semua manusia di dunia ini ingin selamat, baik ketika di dunia maupun setelah mati.

Sesungguhnya Yesus adalah jalan menuju keselamatan. Kalau kita ingin selamat, maka percaya pada Yesus karena Dialah yang dapat memberikan kepastian keselamatan. Dia telah membuktikannya dengan hidup melayani dan memberi jalan. Dia telah mati, bangkit dan hidup memberi kepastian akan keselamatan. Jika kita ingin memiliki hidup kekal, percayalah pada Yesus, yang memiliki hidup yang kekal itu. Kita diyakinkan bahwa Yesus adalah jalan satu-satunya menuju keselamatan.

Untuk selamat manusia harus menjaga iman dan percayanya pada Yesus. Orang harus bertobat dan lahir baru, yaitu meninggalkan hidup yang lama dan kembali pada jalan Yesus. Kalau mau selamat, kita harus bertobat dan percaya pada Yesus. Dia adalah Tuhan, Allah dan juru selamat dalam hidup ini. Kepada seorang anak muda yang kaya, yang mau ikut Yesus, Tuhan berkata bahwa dia harus menjual hartanya, membagikannya pada orang miskin dan mengikut Yesus.

Setelah bertobat kita harus tinggalkan hidup lama kita dan mengikut Yesus. Kita memelihara keselamatan kita dengan membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan. Kita juga harus membaca firman supaya dapat mengerti kehendak Tuhan. Kita harus taat dan mengasihi Tuhan, sehingga dapat meninggalkan dosa dan keinginan dunia ini. Jika kita ingin selamat, percaya pada Yesus, sebab Dialah Juruselamat.

Doa bagi yang mau percaya dan menerima Yesus dipimpin oleh Pdt. Asri Romi, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Setelah itu berdoa bagi yang mau menyerahkan hidup untuk melayani Tuhan, didahului dengan membaca firman dari Lukas 10:2 : Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Yesus Sanggup Menyembuhkan

Selanjutnya Pdt. Audy Luntungan menyampaikan firman mengenai kesembuhan dari Yohanes 5:1-9 tentang orang lumpuh tiga puluh delapan tahun yang disembuhkan.

Ketika air dalam kolam Betesda bergoncang, maka orang akan berlomba-lomba untuk masuk ke dalamnya. Semua berebut ingin masuk ke dalam kolam sebagai yang pertama. Itulah sebabnya yang lemah tidak akan sampai dengan cepat, sehingga tidak bisa sembuh. Yesus tahu bahwa orang lumpuh ini sudah tiga puluh delapan tahun sakit dan sudah lama ada di tepi kolam itu. Yesus tahu bahwa orang ini sendirian tanpa keluarga yang menolongnya. Dia tahu kondisi orang ini yang lemah untuk dapat bergerak mendekat dan masuk ke dalam kolam, sehingga dia sulit disembuhkan.

Yesus memilih orang ini dan mendatanginya. Yesus bertanya, “Maukah engkau sembuh?” Pertanyaan yang akan mengubah hidup orang lumpuh ini, dari kehidupan puluhan tahun yang sakit lumpuh masuk dalam hidup yang baru dalam kesembuhan. Yesus mau kita sembuh, baik secara jasmani maupun rohaninya. Iman orang ini membuatnya sembuh. Dia tidak ragu-ragu akan perkataan Yesus. Dosa menggerogoti kehidupan kita, tapi sabarlah dan jangan menyerah. Yesus sanggup memyembuhkan kita. Maukah saudara sembuh, dengarkan dan taati perintah Tuhan, berjalanlah menuju Yesus. Oleh bilur-bilurNya kita disembuhkan.

Doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Meity Wowiling Koilam. Sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Letakkan tangan pada bagian yang sakit dan percaya ada kuasa dalam nama Yesus. Doa orang yang benar besar kuasanya.

Dalam sesi doa syafaat Pdt. Asri Romi berdoa untuk pemerintah daerah Kalimantan, supaya memiliki hikmat dan akal budi dalam.memimpin daerah, supaya ada kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. Dilanjutkan oleh Pdt. Meity Wowiling Koilam berdoa untuk Presiden Joko Widodo, supaya Tuhan memberikan hikmat dalam memimpin bangsa ini. Berdoa juga untuk aparat keamanan agar dapat menjaga keamanan seluruh bangsa. Berdoa juga bagi kesembuhan para penderita covid dan untuk para medis yang menangani Covid-19.

Ibadah Pray For Cities Online Kalimantan kemudian ditutup oleh Christin Hutabarat dari KPPI Ministry. [rat/ver]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram