PFC Online Jawa Timur 18 Juni 2021: Kepastian Keselamatan didalam Yesus

Puji Tuhan acara Pray For Cities Online Jawa Timur dapat kembali diselenggarakan pada hari Jumat, 18 Juni 2021. Acara ini dapat disaksikan melalui Facebook, Youtube dan Instagram Prayforcities.

Dilayani oleh:

• Pdm. Mesakh Eka Timesa, Gereja Baptis Indonesia (GBI) Waru Malang, Jawa Timur.

• Pdt. Yusak Umar Santoso, Gereja Eleos Indonesia, Magetan, Jawa Timur.

• Pdt. Heny, Gereja Bethel Indonesia (GBI) House of Healing, Surabaya, Jawa Timur.

• Pdt. Bambang Edi Sunaryo, Gereja Allah Baik (GAB) Jemaat Kanaan, Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur.

• Osvald Karauwan, KPPI Ministry.

Kepastian Keselamatan didalam Yesus

Acara dibuka oleh Pdm. Mesakh Eka Timesa dengan berdoa dan dilanjutkan dengan pembacaan Firman Tuhan dari Yohanes 14:6, “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Adakah masalah pergumulan Saudara? Mungkin ada yang memiliki permasalahan keluarga, kesehatan, pandemi Covid-19, pekerjaan dan lainnya. Bagi anak muda mungkin permasalahan pendidikan yang diterima secara online. Banyak permasalahan yang kita hadapi, tetapi ada satu masalah yang lebih besar dan mengerikan dari ini semua, yaitu dosa. 

Kita adalah manusia yang berdosa, dan kita tahu bahwa upah dosa adalah maut. Roma 6:23, “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Ada maut sebagai kematian kekal dan ada kehidupan kekal bersama Yesus di sorga, mana yang akan kita pilih? Pasti kita mau ke sorga, bagaimana caranya agar kita dapat sampai ke sorga?

Kita diajarkan orang tua kita tentang menjalankan aturan agama, untuk melakukan perintah Tuhan, tetapi aktivitas agama atau perbuatan baik tidak dapat menyelamatkan kita dari maut. Kita pribadi tidak bisa membawa kehidupan kita ke sorga, tetapi jalan satu-satunya kita harus mengambil satu keputusan yang penting dalam hidup kita. 

Tuhan Yesus Kristus memperkenalkan diri-Nya sebagai satu-satunya jalan ke sorga (Yohanes 14:6), Yesus adalah Tuhan yang turun kedunia untuk menyelamatkan kita dari dosa dengan pengorbanan di kayu salib sebagai bukti kasih-Nya bagi kita, dan maut tidak lagi ada dalam kehidupan kita. Bertobatlah, akuilah dosa kita dan terimalah Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, maka kita akan memperoleh keselamatan dan sukacita sejati.

Kemudian Pdt. Yusak Umar Santoso membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Beliau memimpin untuk berdoa menerima keselamatan dari Tuhan Yesus dan juga bagi yang rindu melayani Tuhan dengan juga membacakan ayat dari Lukas 10:2, Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. 

Datang pada Yesus dengan Iman

Acara dilanjutkan dengan pembacaan Firman Tuhan kesembuhan oleh Pdt. Heny dari  Matius 9:18-26 tentang anak kepala rumah ibadat dan perempuan sakit pendarahan dua belas tahun yang disembuhkan Tuhan. Seorang kepala rumah ibadat yaitu Yairus yang datang kepada Tuhan Yesus. Yairus melakukan sesuatu yang luar biasa, karena dia mau menanggalkan egonya, kedudukannya, status bahkan kekayaannya, Yairus datang kepada Tuhan Yesus dan menyembah Tuhan, dia yakin Tuhan sanggup melakukan mujizat bagi anaknya yang sudah meninggal. Satu pengharapan yang sepertinya mustahil, tetapi Yairus percaya  bahwa Yesus sanggup melakukan mujizat. Ditengah perjalanan menuju rumah Yairus Tuhan juga menyembuhkan seorang perempuan yang sakit pendarahan, oleh iman dan percaya maka perempuan yang sakit pendarahan dua belas tahun ini disembuhkan.

Dan ketika Tuhan Yesus sampai dirumah Yairus Tuhan membangkitkan anaknya yang sudah meninggal. Ada dua hal yang terjadi ketika kita ingin merasakan mujizat Tuhan terjadi dalam kehidupan kita:

Pertama, kita harus siap menanggalkan ego kita, sesuatu yang mendasar dalam hidup kita.

Kedua, kita siap menghadapi setiap halangan dan terus beriman dan percaya kepada Tuhan.

Apa pergumulan yang sedang kita hadapi? Percayalah dengan beriman bahwa Yesus sanggup melakukan mujizat-Nya bagi kita. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Selanjutnya Pdt. Bambang Edi Sunaryo melanjutkan dengan mendoakan setiap yang sakit dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” 

Acara dilanjutkan dengan berdoa bagi Pemerintah Indonesia dan bagi wilayah Jawa Timur yang dibawakan oleh Pdt.Yusak Umar Santoso dan Pdt. Bambang Edi Sunaryo.

Kemudian Sdr. Osvald Karauwan menutup acara dalam doa, beliau menginformasikan nomor layanan doa, menyampaikan protokol kesehatan dari pemerintah yang harus dipatuhi dengan menerapkan 5M, diantaranya adalah mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Diinformasikan juga acara Pray for Cities selanjutnya yang dapat diikuti melalui media-media sosial Pray For Cities yang ada di Facebook, Instagram dan Youtube.

Rangkaian acara Pray For Cities selanjutnya ditutup dengan video kesaksian kesembuhan.    

Tuhan Yesus memberkati

[mar/mrn]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram