PFC Online Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta 2 Maret 2022: Yesus, Satu-satunya Nama yang Menyelamatkan

Puji Tuhan Acara Pray For Cities Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta secara online dapat diselenggarakan pada hari Rabu, 2 Maret 2022, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani oleh:
• Pdt. Ayen Ayub Sugiharto, Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI) Apostolos, Surakarta, Jawa Tengah.
• Pdt. Abgrit Hendra Sofianto, Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Bulungcangkring, Kudus, Jawa Tengah.
• Pdt. Marga Diraja, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Wonogiri, Jawa Tengah.
• Pdt. Wawan Arfiyanto, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sleman, D.I Yogyakarta.
• Ninda Hapsari, KPPI Ministry.

Yesus, Satu-satunya Nama yang Menyelamatkan

Mengawali acara ini Pdt. Ayen Ayub Sugiharto menyapa pemirsa dan membuka acara dalam doa. Firman Tuhan yang disampaikan dari Kisah Para Rasul 4:12 “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Banyak orang menganggap bahwa banyak jalan menuju keselamatan dan hal ini diajarkan dan semakin berkembang, namun sebagai orang percaya kita harus mengerti dan memahami mengenai keselamatan. Rasul Petrus menyampaikan keselamatan hanya datang dari Tuhan Yesus yang rela mati dikayu salib bagi semua orang berdosa, batu penjuru yang dibuang dan menjadi Juruselamat dan di dalam nama Tuhan Yesus ada keselamatan dan kuasa kesembuhan.

Mengapa hanya didalam nama Yesus saja ada keselamatan? Untuk menyelamatkan manusia, Allah Bapa tidak mengutus nabi, rasul atau siapapun, hanya Yesus yang memberikan keselamatan kepada semua manusia, sehingga jangan ragu-ragu untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. Bagi yang sudah percaya, ini kesempatan untuk memberitakan kabar keselamatan karena banyak orang yang memerlukan keselamatan.

Kemudian Pdt. Abgrit Hendra Sofianto memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dengan sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan doa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2 “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Yesus Penyembuh

Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Pdt. Marga Diraja, firman Tuhan dari Lukas 13 : 10-13. Sejak dahulu sakit penyakit dialami oleh semua manusia, baik tua, muda, lelaki, perempuan, maka dari firman Tuhan yang dibacakan jelas bahwa Tuhan Yesus adalah pribadi yang sanggup menyembuhkan. Secara fisik perempuan delapan belas tahun ini mengalami sakit punggung sampai bungkuk dan tidak dapat berdiri dengan tegak, membayangkan penderitaan perempuan ini dalam waktu yang lama dan kesulitan saat melakukan aktivitas sehari-hari, merasakan kesakitan, mungkin sama dengan yang dialami oleh banyak orang saat ini, yang sedang merasakan penderitaan karena sakit penyakit apapun juga yang yang ada pada jantung, paru-paru, kepala atau disegala bagian tubuh. Ada berita sukacita bahwa Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan.

Bahkan perempuan ini tidak hanya sakit fisiknya namun juga rohaninya, sakit yang dideritanya karena dirasuk oleh roh jahat, begitu juga kehidupan ekonomi dan sosialnya, ketika sakit selama delapan belas tahun mungkin biaya untuk berobat juga sangat besar, sehingga kehidupannya juga menjadi sangat sulit, ada kemungkinan dikucilkan dan ditinggalkan oleh kerabat atau keluarganya. Semua persoalan, penderitaan, bahkan sakit penyakit secara fisik, rohani, sosial, ekonomi dan apapun juga Tuhan Yesus sanggup menyembuhkannya.

Tuhan melihat perempuan itu ditengah orang banyak karena Tuhan Yesus mengenal, peduli dan memahami penderitaannya. Oleh sebab itu percayalah ditengah kehidupan ini Tuhan Yesus sungguh memperhatikan dan peduli serta melihat segala kesusahan, penderitaan dan sakit penyakit, Tuhan Yesus tidak berdiam diri namun memanggil perempuan itu. Tuhan peduli dan memanggil secara pribadi, namun jika tidak merespon maka tidak akan ada kesembuhan terjadi, oleh sebab itu dengarkanlah panggilan Tuhan.

Ketika merespon panggilan Tuhan Yesus maka perempuan itu mengalami kesembuhan, datang pada Tuhan percaya bahwa Tuhan memperhatikan dan sangat peduli dan sanggup menyembuhkan segala sakit penyakit dan memulihkan kehidupan. Karena firman Tuhan menjamin dalam 1 Petrus 2:24 “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”

Doa kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Wawan Arfiyanto. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan firman Tuhan dari Yesaya 53:5 “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Pemirsa diajak meletakkan tangan pada bagian yang sakit, dan berdoa.

Dilanjutkan doa syafaat, Pdt. Abgrit Hendra Sofianto berdoa untuk wilayah Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta memohon karunia dan hikmat Tuhan agar para pemimpin hidup dalam takut akan Tuhan dan meminta lawatan Tuhan untuk segenap warga dan merasakan damai sejahtera dari Tuhan. Pdt. Wawan Arfiyanto mendoakan presiden serta semua jajaran pemerintah pusat dan daerah di Indonesia, TNI serta Polri untuk menjaga kedaulatan bangsa sehingga semua bersinergi menjalankan roda pemerintahan dan keamanan bangsa negara Indonesia, memohon berkat dan anugerah Tuhan bagi team medis dan juga seluruh rakyat Indonesia.

Kemudian dilanjutkan oleh saudari Ninda Hapsari menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta.

Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati.[len/mul]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram