PFC Online Jawa Barat 8 September 2021: Karunia Hidup Kekal

Puji Tuhan acara Pray For Cities Online Jawa Barat secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 8 September 2021, pukul 19.00 WIB, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.
 
Dilayani oleh:
•   Pdm. Kasta Sitepu, Gereja Baptis Indonesia (GBI) Pebaton, Bogor, Jawa Barat.
•   Pdt. Philippus Jojada, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Bandung, Jawa Barat.
•   Pdt. Jimmy Triatna, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Karawang, Jawa Barat.
•   Pdt. Osten Sitorus, Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Purwakarta, Jawa Barat.
•   Linda Mei, KPPI Ministry.
 
Karunia Hidup Kekal 
 
Pdm. Kasta Sitepu menyapa pemirsa dan membuka dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Roma 6:23, “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”

Apakah kondisi saudara? Mengalami persoalan keluarga, keuangan, sakit? Kondisi yang menekan dan memberikan kekuatiran bukanlah rencana Tuhan karena sesungguhnya rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera untuk manusia.

Yoh 10:10. Tuhan ingin kita menang dalam menghadapi berbagai persoalan.

Roma 3:23, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,”


Dosa membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah dan terpisah dengan Allah sehingga kehilangan sukacita dan damai sejahtera yang berakibat kebinasaan. Karena upah dosa adalah maut, yang menjadikan kita menjalani hidup dengan kering dan hampa. Pada Tuhan tidak ada dosa karena Tuhan adil dan kudus, maka manusia perlu dikuduskan oleh Tuhan untuk melihat Tuhan, untuk menemukan kasih, dan sukacita sorga.
Manusia berusaha mengisi kekosongan dalam hatinya dengan agama, kekayaan, jabatan, dan pengetahuan namun semua sia-sia.

Dalam Yohanes 14:6, “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Tuhan Yesus adalah satu-satunya jalan untuk sampai kepada kehidupan kekal, karena Allah Bapa memberikan anak-Nya yang tunggal sebagai kasih yang paling sempurna. Bagi yang percaya dan menerima Tuhan Yesus maka segala dosa kita turut disalibkan dan dibangkitkan juga bersama kebangkitan Kristus yang membuat kita mengalami perubahan jika kita menerima Tuhan Yesus dengan sepenuh hati sesuai firman Tuhan dalam Roma 10:9. Hari ini adalah kesempatan bagi kita untuk merespon untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat.
 
Kemudian Pdt. Philippus Jojada memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
 
Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” 
 
Tuhan Berkuasa Menyembuhkan Kita
 
Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Jimmy Triatna dengan membacakan 1 Korintus 1:18, “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.”
Jalan keluar dari dosa dan sakit penyakit adalah salib Kristus, dalam salib ada kuasa karena melalui salib segala hutang dosa diselesaikan. Seharusnya manusia dihukum karena dosa, tapi di kayu salib Tuhan Yesus dijadikan dosa supaya semua orang yang menerima Tuhan Yesus dibenarkan. Oleh karena semua di tanggung oleh Tuhan Yesus di kayu salib dengan berkata: “sudah selesai” maka semua dosa, sakit penyakit, dan semua masalah kita sudah selesai.
 
Namun apakah kita percaya bahwa Tuhan Yesus telah menyelesaikan semua? 
Ada contoh dalam Markus 6:1-6, di Nazaret banyak orang kagum atas pengajaran Tuhan Yesus, namun karena mereka tahu keluarga Tuhan Yesus adalah tukang kayu mereka tidak percaya, sehingga Tuhan Yesus tidak dapat melakukan mujizat. Tuhan Yesus merasa heran atas ketidakpercayaan mereka.
 
Namun di Genesaret ketika Tuhan Yesus mendarat mereka mengenal Tuhan Yesus dan menyambut Yesus dengan hangat. Markus 6:53-56, “Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada. Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.” Mereka merespon kehadiran Tuhan Yesus dan percaya maka mereka semua yang menjamah Tuhan Yesus mengalami kesembuhan.
 
Apakah saudara percaya bahwa Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan? 
Karena Tuhan Yesus tidak berubah sampai hari ini. Tuhan Yesus yang sama sanggup menyembuhkan saudara yang ada di rumah sakit, yang mengalami covid, yang sedang isolasi mandiri, yang sedang terbaring, dan sakit apapun juga. Bahkan yang sakit bertahun-tahun sepertinya sudah tidak ada harapan lagi. Kasih dan kuasa Tuhan Yesus tidak berubah, Tuhan Yesus mau menyembuhkan kita semua.
 
Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Osten Sitorus. Sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”
 
Dilanjutkan doa syafaat yang dipimpin oleh Pdt. Philippus Jojada mendoakan pemimpin pemerintahan di Jawa Barat serta masyarakatnya. Memohon kasih Tuhan melanda agar pertobatan dan keselamatan terjadi, berdoa juga untuk sektor perekonomian Tuhan pulihkan. Kemudian doa untuk Indonesia dipimpin oleh Pdt. Osten Sitorus berdoa bagi Presiden Indonesia dan seluruh kabinetnya, TNI dan Polri sebagai garda terdepan untuk ketertiban dan keamanan bangsa, Berdoa bagi para tim medis dan pasien yang sedang berperang melawan Covid 19 dan pemulihan bangsa.
 
Berikutnya, Linda Mei menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal PFC selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa.
 
Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Jawa Barat. Tuhan Yesus memberkati. [ldw/ros]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram