PFC Online Jakarta Selatan, Tengerang Selatan dan Kab. Bogor 6 Agustus 2021: Yesus Mencari dan Menyelamatkan⁣ ⁣

Puji Tuhan PFC Online Jakarta Selatan, Tengerang Selatan dan Kab. Bogor dapat diselenggarakan pada hari Jumat, 6 Agustus 2021⁣, pukul : 17.00 WIB⁣ dimana acara ini dapat disaksikan secara online melalui Youtube, Facebook dan Instagram.

Dilayani oleh:⁣
• Pdt. Agustiar Laia, Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Jemaat Tangerang Selatan, Banten.⁣
• Pdt. Eric Pakasi, Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia (GPSdI) Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.⁣
• Pdp. Daniel Butarbutar, Gereja Kristen Baithani (GKB) Bukit Zaitun, Melawai, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.⁣
• Pdt. Sherly Kairupan, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Rumah Doa Bukit Hermon, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.⁣
• Yenni Sartika, KPPI Ministry.⁣

Yesus Mencari dan Menyelamatkanmu

Acara dimulai dengan doa pembukaan dan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Agustiar Laia dari Lukas 19:10, “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” Sejak zaman Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, mereka diusir dari Taman Eden. Sejak saat itu manusia semakin hari semakin tersesat dan terhilang, masuk lumpur hisap, dan tidak mampu untuk keluar. Kita semua adalah orang yang terhilang, orang yang berdosa, kita perlu penolong, kita perlu penyelamat.

Layaknya Zakeus yang ingin menyambut Tuhan Yesus, namun karena pendek ia naik ke atas pohon, untuk dapat melihat Yesus. Jikalau Allah berkenan atas manusia maka dapat ditemui, bukan karena harta, kuasa, jabatan dan kedudukan yang kita miliki. Saat Zakeus ingin melihat Yesus, justru Yesus yang mencari Zakeus, menyapa dan memintanya turun, serta menumpang di rumah Zakeus. Tuhanlah yang mencari Zakeus.

Ini membuktikan bahwa Yesus datang ke dunia mencari manusia, agar kembali kepada-Nya. Saat ini Yesus mencari saudara, maukah saudara ditemukan Yesus? Yesus mencari mereka yang terhilang untuk tujuan menyelamatkan kita. Dia mencari kita, rela menjadi manusia, disiksa, didustai dan akhirnya mati di kayu salib. Yesus menanggung hukuman dosa kita, dan hari ketiga bangkit diantara orang mati, sebab maut tidak sanggup berkuasa dalam diri-Nya. Dan kini Yesus sudah naik ke sorga da sedang menyiapkan tempat bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya, dan akan menjemput umat kesayangan-Nya. Anak Manusia datang untuk menyelamatkan manusia. Hanya pada Yesus ada keselamatan, jalan kebenaran dan hidup. Diluar Yesus hanya ada kebinasaan dan kematian. Kis 4:12, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Terimalah Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat saudara secara pribadi. Percayakan Yesus memimpin hidup saudara menuju kekekalan, hidup bersama dengan Allah. Kita telah dicari dan diselamatkan-Nya, kita menjadi umat kesayangan-Nya.

Selanjutnya Pdt. Eric Pakasi membagikan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Beliau memimpin berdoa menerima keselamatan dari Tuhan Yesus dan juga yang rindu hidup yang melayani Tuhan.

Yesus Menyembuhkan Sakit Kusta

Firman Tuhan kesembuhan disampaikan oleh Pdp. Daniel Butarbutar dari Matius 8:1-3, Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta. Seorang yang sakit kusta sangat menderita, seluruh tubuhnya penuh dengan borok berbau akibat sakit kusta yang dialaminya. Karena diasingkan, di luar perkemahan, karena itu secara psikis juga menderita, mereka terasingkan, bila dekat maka harus berkata najis. Anggapan saat itu, bahwa yang mereka alami akibat hukuman Tuhan, orang yang menerima kutukan.

Hanya belas kasihan Tuhan yang mampu menyembuhkan mereka. Orang kusta dengan keberanian dari imannya, datang menghampiri Tuhan Yesus, dan percaya Yesus adalah sang Mesias yang akan menolongnya, menyelamatkan dan menyembuhkan. Dia berani datang kepada Yesus. Orang kusta itu datang sujud menyembah menyentuh hati Tuhan Yesus. Tuan jika Tuan mau Tuan dapat menyembuhkan saya. Yesus menjawab Aku mau, dan Yesus menyembuhkannya.

Tinggalkan tradisi hidup lama kita, datang sujud menyembah-Nya, rendah hati dihadapan-Nya. Yakinlah Yesus yang penuh belas kasihan akan menolong dan menjamah kita. Firman Tuhan dari Yohanes 6:37 bahwa Tuhan tidak akan menolak yang mau datang kepada-Nya, Yesus akan membalut, dan merangkul kita dengan kasih-Nya. Yesus menanggung semua sakit penyakit kita dengan cambukan yang diterima, merobek tubuh Yesus, tubuh Yesus menjadi berbilur-bilur. Jaminan kesembuhan kita, oleh bilur-bilur Yesus kita menjadi sembuh dan semua sakit kita disembuhkan.

Pdt. Sherly Kairupan memimpin doa kesembuhan dan menyampaikan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5. Letakkan tangan pada bagian yang sakit, oleh bilur-bilur Yesus kita akan menjadi sembuh.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan berdoa syafaat yang dipimpin oleh Pdt. Eric Pakasi dan Pdt. Sherley Kairupan. Doa bagi Jakarta Selatan, Tangerang Selatan dan Indonesia, agar belas kasihan Tuhan turun dan lawatan bangsa kami ditengah pandemi terjadi. Tuhan memberkati pemerintah, memberikan kekuatan kepada team medis di seluruh Indonesia.

Di penghujung acara Sdri. Yenny Sartika menutup dalam doa setelah itu disampaikan pengumuman untuk mematuhi aturan pemerintah dengan menerapkan 5M: mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Sebagai orang percaya kita tahu bahwa pemerintah adalah pihak yang Tuhan tetapkan untuk memimpin bangsa kita bagi kesejahteraan kita bersama, karena itu mari kita taati bersama.

Juga diumumkan acara PFC selanjutnya. Rangkaian acara PFC ditutup dengan video kesaksian kesembuhan dan informasi medsos PFC. [mar/cis]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram