PFC Online Jakarta 29 Juni 2022: Kasih Allah kepada Manusia

Puji Tuhan acara Pray For Cities (PFC) Jakarta secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 29 Juni 2022, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani Oleh :
• Pdt. Gins. R. Sumanti, Gereja Baptis Indonesia (GBI) Kalvari, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
• Ev. Andreas Lim, Gereja Allah Baik (GAB) Immanuel, Pademangan, Jakarta Utara, DKI Jakarta.
• Pdt. Thelnie Daniel Onibala, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El Shaddai, Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta.
• Cintia Dewi, KPPI Ministry.

Kasih Allah kepada Manusia

Mengawali acara ini Pdt. Gins. R. Sumanti menaikkan doa pembukaan, kemudian menyampaikan Firman Tuhan dari
Kejadian 1:31, “Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.”

Bahwa Tuhan menciptakan segala sesuatu menjadi baik. Lalu kenapa ada hal-hal yang tidak baik? Ini semua dimulai dari kejatuhan Adam & Hawa di Taman Eden. Roma 6:23, “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Semua manusia memerlukan kasih Allah supaya dapat selamat dan dapatkan hidup yang kekal.

Kemudian doa menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat dipimpin oleh Ev. Andreas Lim, dengan membacakan firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang mau memberi diri melayani Tuhan dan menjadi terang bagi sekeliling. Sebelum berdoa dibacakan dasar Firman Tuhan dari Matius 9:37, “Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.”

Selanjutnya Firman Tuhan kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Thelnie Daniel Onibala dengan membacakan firman Tuhan dari Markus 10:51-52, Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!” Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

Bartimeus adalah seorang pengemis di kota Yerikho yang mengalami kebutaan. Bartimus menyatakan imannya melalui seruannya dan pernyataan imannya memohon Tuhan merabuni matanya dan menyembuhkannya.

Dilanjutkan dengan doa kesembuhan dengan membacakan firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita, ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”

Dilanjutkan berdoa bagi Jakarta dipimpin oleh Pdt. Gins R Sumanti, berdoa bagi wilayah Jakarta. Berdoa memberkati para pemimpin dari pusat sampai ke tingkat RT agar mereka dapat diberikan hikmat untuk memimpin bangsa ini. Kemudian doa dilanjutkan oleh Ev. Andreas Lim yang berdoa memberkati Sabang sampai Merauke. Berdoa bagi seluruh pimpinan Indonesia mulai dari Presiden sampai kepada menteri dan jajarannya. Berdoa menghalau segala virus dan serangan sakit lainnya.

Kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan pengumuman oleh Cintia Dewi mengenai nomor layanan doa, jadwal Pray For Cities selanjutnya, informasi media sosial Pray For Cities, dan menutupnya di dalam doa serta penayangan film kesaksian kesembuhan.

Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati.[sep/ros]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram