PFC Online Bekasi 18 Agustus 2021: Merdeka dari Dosa

Puji Tuhan acara Pray For Cities (PFC) Bekasi secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Rabu, 18 Agustus 2021 dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.

Dilayani Oleh:⠀

• Pdt. Osteen Obaja Gereja Bethel Indonesia (GBI) The Power of Holy Spirit kota Bekasi

• Pdt. Elia Umbu Zasa Gereja Baptis Indonesia (GBI) Community Grand Vizta Cikarang Kab. Bekasi

• Pdt. Ilco Doodoh Gereja Sidang Jemaat ALLAH (GSJA) jemaat Parakletos Tambun Kab. Bekasi

• Pdt. Adriana Laiputa Gereja : Persekutuan Oikumene Umat Kristiani (POUK) Citra Gran Bekasi

• Lindu Nainggolan, KPPI Ministry⁣ 

Merdeka dari Dosa

Acara dimulai dengan doa pembuka oleh Pdt. Osteen Obaja  kemudian beliau menyampaikan Firman dari Yohanes 8:30-36, “Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya. Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Jawab mereka: “Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?” Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah. Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.”

Konsep kemerdekaan Kristen berbeda dengan konsep kemerdekaan dunia pada umumnya, sebelum Yesus datang ke dunia dan berkorban diatas kayu salib, manusia itu adalah seteru Allah dan manusia sudah kehilangan kemuliaan Allah, alkitab berkata tidak ada yang benar, tidak ada yg berakal budi, bahkan ayat ke 6 berkata apa yg mereka lakukan adalah kejahatan semata-mata, yang dilakukan manusia adalah kejahatan bahkan manusia diperbudak oleh dosa, sebab setiap orang yang melakukan dosa adalah hamba dosa.

Kata hamba disini adalah dulos yakni kata yang biasa digunakan untuk budak orang yang secara permanen diperbudak, dia harus tunduk kepada master atau tuannya, apapun yg dia kerjakan atas perintah tuannya, dia tidak berhak atas dirinya bahkan segala hidup dan segala miliknya adalah milik tuannya, namun pertanyaannya sekarang bagaimana kita hidup dan merdeka dari dosa?

Buka hatimu, yg pertama harus dilakukan adalah sadar dan bertobat dari segala dosa tersebut, karena alkitab sudah jelas katakan dari Kis 3:19 karena itu sadarkah dan bertobatlah supaya dosamu dihapuskan engkau harus sadar bahwa apa yang engkau lakukan, engkau harus bangun dari tidurmu engkau harus bangun dari kebiasaanmu jangan lagi hidup seperti itu, kalau tidak saudara akan binasa dan akan mengalami penghukuman, sadar dan rasakan bahwa apa yg engkau lakukan salah dihadapan Tuhan, dan mari ambil langkah untuk bertobat dalam alkitab ada satu cerita tentang Niniwe bagaimana Allah hendak membumi hanguskan Ninuwe, karena dosa dan kejahatan yg mereka lakukan tapi sebelum itu Allah menyuruh Yunus ke Niniwe untuk memberitakan Firman Tuhan kepada orang-orang di Niniwe Puji Tuhan orang-orang di Niniwe sadar akan setiap perbuatannya akan dosa yang mereka lakukan mereka bertobat dan merendahkan hati bahkan berpuasa mohon pengampunan dari pada Tuhan Puji Tuhan Allah berbelas kasihan orang-orang Niniwe diampuni demikian juga seberapapun besar dosa dan kesalahanmu ketika engkau bertobat dan mohon pengampunan dari pada-Nya Tuhan pasti mengampuni engkau kalau engkau tidak bertobat alkitab berkata di dalam Matius 18 : 3 lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 

Jadi bertobatlah sebab itu yang Tuhan inginkan bagi kita semua, supaya saudara sadar dan bertobat atas setiap dosa, kalau saudara bertobat akan ada sukacita, baik bagi saudara maupun bagi keluarga saudara, orangtua, anak bahkan sahabat akan ada sukacita, bahkan malaikat Tuhan pun bersukacita karena satu orang berdoa dan telah bertobat, saudara bisa mengambil langkah ini dan bertobat.

Bagimana kita merdeka dari dosa yg kedua :

Percayalah kepada Yesus Kristus untuk pengampunan dosa hanya Dia yg bisa mengampuni ,Yesus datang untuk berkorban diatas kayu salib untuk kita di merdekakan, untuk kita dibebaskan dari perbudakan dosa tersebut, sekarang kita benar-benar manusia yang merdeka menjadi milik penebus kita yaitu Kristus ketika kita percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat untuk pengampunan dosa. 

Pdt. Osteen Obaja mengatakan keputusan Yesus untuk berkorban mengantikan manusia dari hukuman dosa adalah wujud kasih-Nya yg besar supaya manusia yang berdosa diselamatkan dan beroleh hidup yang kekal. Itulah kasih Allah yang begitu besar, Dia telah mengaruniakan anak-Nya supaya setiap orang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, kita harus mengerti bahwa kemerdekaan yang Kristus berikan jauh lebih luas dari sekedar masuk sorga itu adalah satu kuasa yang memerdekakan kita secara seluruhnya yang memungkinkan kita hidup berkenan dari semua aspek kehidupan kita, maka dari itu kalau Anak itu telah memerdekakan kamu, terima Kristus maka kamu benar-benar merdeka, Dia telah membayar kita dengan harga yang mahal dan lunas dibayar.

1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Dia memberikan nyawa-Nya, darah-Nya untuk menebus saudara oleh karena itu buka hatimu sadari akan setiap dosa dan bertobatlah atas setiap dosa dan kesalahan yang engkau lakukan dihadapan Tuhan dengan cara terima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat untuk pengampunan dosamu.

Kemudian doa menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dipimpin oleh Pdt. Elia Umbu Zasa sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Masalah terbesar dalam kehidupan manusia adalah masalah dosa, bukan masalah covid 19, bukan masalah ekonomi, bukan masalah pasangan hidup, masalah terbesar adalah masalah dosa, solusinya adalah percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat buka hati dan terima Dia. Dia penyelamat yang memberikan kehidupan yg kekal.

Dilanjutkan berdoa bagi saudara  yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2  “Kata-Nya kepada mereka tuaian memang banyak tapi pekerja sedikit. Maka mintalah supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” Mengajak semua pemirsa berkomitmen untuk melayani Tuhan dan berdoa bagi pemirsa live streaming.

Yesus Penyembuh

Selanjutnya Firman Tuhan mengenai kesembuhan disampaikan oleh Pdt. Ilco Doodoh yang diambil dari 2 Raja-raja 5:14 mengenal Naaman yang disembuhkan. Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.

Kisah perjanjian lama mengisahkan seorang panglima Naaman yang hari ini diceritakan, bagaimana pengalaman spiritualnya dan pengalaman kesembuhannya, waktu dia dulu sakit kusta, dia sudah berupaya untuk disembuhkan berapa tabib, berapa pengobatan alternatif dia juga coba dan pada waktu seorang anak yang menjadi budak dirumahnya memberitakan seandainya panglima Naaman ada di Israel ada nabi di Samaria yang bisa menyembuhkan dia melakukan tindakan kesembuhan, panglima Naaman ingin supaya badannya sembuh oleh penyakit kustanya, itulah sebabnya mungkin itu alternatif terakhir dari upaya dia lakukan dan waktu dia mendengar suara seorang anak yang menjadi budak orang Israel yang ada di negeri Aram apa yang sedang terjadi, cerita ini bukan cerita kisah orang Israel tapi cerita ini kisah diluar orang Israel tapi melibatkan Tuhannya orang Israel yang pada saat itu menjadi sumber kesembuhan dia, bertindak dia pergi singkat cerita waktu dia sampe di rumah abdi Allah itu pada saat itu tidak terjadi sesuai dengan apa yang dia pikirkan minimal pintu di buka, minimal selamat datang yang ada hanyalah kalau engkau mau disembuhkan celupkan dirimu di sungai Yordan benamkan dirimu tujuh kali di sungai Yordan, Namaan bisa disembuhkan karena ada dua tindakan yg dia lakukan.

Pertama tindakan dia mau merendahkan diri kalau dia mengeraskan hati, melihat sungai Yordan itu kotor dia tidak akan mengalami kesembuhan, lalu kalau dia secara egonya saja yang dipertahankan dia tidak mau menerima nasehat dari abdi Allah itu maka dia tidak mengalami kesembuhan, karena egonya sudah diturunkan sampai yang paling terendah, walauoun dia seorang panglima sangat terhormat, pada saat itu seolah-olah harga diri sebagai seorang panglima dilecehkan, dia tinggalkan itu karena nasehat dari ajudannya, kalau mau sembuh itu bukan perkara yang sukar lakukan saja, oleh karena semangat dan gairahnya mau sembuh dia pergi ke sungai Yordan.

Yang kedua dia mempunyai tindakan iman. Tindakan iman itu adalah dia percaya bahwa Firman Allah yang disampaikan adalah Firman Allah yg hidup. Tidak sekedar percaya tapi menerima Firman Allah itu dan meresponi, dia melangkah dengan iman dia percaya, secara logika penyakit kusta direndamkan di air yg kotor bukan  sembuh tapi tambah parah karena airnya tidak steril tapi Puji Tuhan oleh karena imannya, dia mengalami kesembuhan, setelah dia membenamkan tubuhnya tujuh kali sesuai dengan petunjuk apa maunya Tuhan melalui abdi Allah itu dia sembuh, tahir, tubuhnya seperti anak kecil, anak yang kulitnya masih mulus berati dia sudah sembuh, ternyata di perjanjian baru juga ada sepuluh orang kusta yang disembuhkan hanya seorang samaria yang kembali kepada Tuhan dalam kitab Lukas 17 disana dikatakan bahwa sepuluh orang itu sudah sembuh.

Yohanes 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Tidak ada nama lain yang akan menolong saudara, hanya nama Yesus yang akan menolong saudara, mungkin engkau sudah berupaya supaya engkau sembuh, sama seperti panglima Naaman mungkin uang sudah banyak yang keluar tidak ada kesembuhan, tidak kebetulan engkau ada di acara Pray For Cities dan hari ini engkau akan mengalami kesembuhan.

Naaman sembuh tidak hanya dari tubuhnya tapi dari gaya hidupnya, penyembahan-penyembahan benar dan bertindak dengan iman mau hidup benar dihadapan Tuhan dan hari itu panglima Naaman sembuh.

Mari Bapak dan Ibu yang sakit datanglah kepada sumber kesembuhan yaitu Tuhan Yesus yang sanggup menyembuhkan setiap sakit penyakit kita. 

Kemudian sebagai dasar doa kesembuhan, yang dipimpin oleh Pdt. Adriana Laiputa dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5 “  Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” 

Bagi saudara yang sakit dapat memegang bagian yang sakit.

Dilanjutkan bagi kota dan kabupaten Bekasi. Berdoa bagi kesejahteraan Bekasi dipimpin oleh Pdt. Elia Umbu Zasa dan dilanjutkan oleh Pdt. Adriana Laiputa untuk pemerintah pusat, dari Presiden, Wakil Presiden, TNI Polri, pemerintah daerah di Indonesia, dari Bupati dan Walikota serta DPR sampai ke aparat pemerintah daerah lainnya, bagi tenaga medis dan supaya covid 19 dilalukan dari bangsa ini. 

Acara ditutup dalam doa yang dipimpin oleh Lindu Nainggolan, dan menyampaikan pengumuman mengenai nomor layanan doa, himbauan untuk mengikuti protokol kesehatan dan jadwal acara Pray For Cities selanjutnya dengan follow media sosial Facebook, Youtube dan Instagram Pray For Cities.[atm/cis]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram