PFC Online Bekasi 14 Juli 2021: Pertobatan Mendatangkan Berkat dan Damai Sejahtera

Puji Tuhan untuk Pray For Cities (PFC) Bekasi  secara online dapat diselenggarakan pada hari Rabu, 14 Juli  2021 dan dapat diikuti melalui Facebook dan Youtube.

PFC Online kali ini dilayani oleh:

  •  Pdt. Rosmian Simamora, Gereja Presbyterian Indonesia (GPI) Jemaat Anugerah, Bekasi, Jawa Barat.
  •  Pdt. Eddy Sujarwo, Gereja Baptis Indonesia (GBI) Jatibening, Bekasi, Jawa Barat.
  •  Pdt. Adolf Butarbutar, Kemah Injili Gereja Masehi Indonesia (KINGMI) Jemaat Imanuel, Bekasi, Jawa Barat.
  •  Pdt. Sutarti, Gereja Methodis Indonesia (GMI) Jemaat Taman Kebalen, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 
  •  Linda Mei, KPPI Ministry.

Pertobatan Mendatangkan Berkat dan Damai Sejahtera

Firman Tuhan disampaikan dari Matius 3:1-8 oleh Pdt. Rosmian Simamora tentang Yohanes pembaptis. Rencana agung Allah mengutus Anak-Nya datang ke dunia ini tujuannya agar dunia percaya dan menerima keselamatan yaitu hidup yang kekal. Kasih Allah ditunjukkan dengan mengutus Anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus untuk menyelamatkan dunia, agar dunia percaya dan beroleh hidup yang kekal. Di dalam Firman Tuhan Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Pertama, mengapa orang butuh keselamatan? Agar memperoleh hidup yang kekal, hidup di sorga. Hidup yang kekal kita dapatkan hanya oleh anugerah Tuhan. Keselamatan diberikan oleh Tuhan karena kasih-Nya kepada kita, agar dunia tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.

Dari perikop ini ada dua hal yang akan kita renungkan:

Kedua, bagaimana supaya saya dan Saudara selamat? Allah mengutus Anak-Nya yang tunggal kepada saya dan Saudara, untuk menebus dosa-dosa kita, untuk memperdamaikan kita dengan Allah. Bagaimana Saudara selamat? Mari undang Yesus ke dalam hidup Saudara, mohon pengampunan daripada-Nya, minta tuntunan Roh Kudus untuk menerima Kristus ke dalam hidup Saudara. Ketika kita sudah menerima Kristus dalam hidup kita,  hidup kita akan dipenuhi damai sejahtera dan pasti berkat-berkat Tuhan akan diberikan kepada kita.

Pada saat ini kita tidak perlu takut, ada Tuhan Yesus yang menolong kita. Dia berjanji bahwa Dia akan menyertai kita sampai akhir zaman. Untuk itu terimalah keselamatan yang akan Tuhan berikan kepada Saudara. Apabila Saudara telah mendengarkan Firman Tuhan dan mau menerima Yesus untuk menjadi Juruselamat Saudara,  siapkan hatimu dengan imanmu, terimalah keselamatan yang dari Tuhan.

Setelah itu doa bagi yang mau mengambil keputusan untuk menerima Yesus dipimpin oleh Pdt. Eddy Sujarwo. Sebelumnya membacakan ayat Firman Tuhan dari Yohanes 3: 16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Selanjutnya mengajak setiap jemaat yang rindu melayani Tuhan dan yang terpanggil untuk menjadi hamba Tuhan. Lalu mendoakan bagi setiap jemaat yang rindu melayani Tuhan dengan terlebih dahulu membacakan ayat Firman Tuhan dari Lukas 10:2, Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. 

Tidak ada yang Mustahil bagi Yesus

Kemudian Pdt. Adolf Butarbutar menyampaikan Firman Tuhan mengenai kesembuhan dari Yohanes 5:1-15 tentang Yesus menyembuhkan seorang yang lumpuh tiga puluh delapan tahun.

“Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: “Maukah engkau sembuh?”

Pertanyaan Tuhan Yesus ini adalah pertanyaan yang memberikan pengharapan yang menunjukkan kepedulian atas semua orang yang menderita. Di Yerusalem ada kolam Betesda, di pinggir kolam Betesda itu banyak orang sakit, mereka yang sakit buta, lumpuh bahkan di antara mereka ada yang sudah tiga puluh delapan tahun sakit tidak bisa berjalan. Dia berbaring di tilamnya selama tiga puluh delapan tahun menanti kesembuhan. Itu adalah waktu yang lama, tentunya sudah putus asa. Tetapi puji Tuhan, setelah berjumpa dengan Tuhan, Yesus berkata, “Maukah engkau sembuh?” Mengapa Tuhan Yesus bertanya demikian? Karena Tuhan Yesus peduli akan orang sakit ini, karena Tuhan Yesus mengerti keadaan yang sudah putus asa, dalam keadaan sakit, menderita luar biasa. 

Maka dengan kedatangan Tuhan Yesus yang memberikan jawaban atas persoalan hidupnya Yesus bertanya maukah engkau sembuh? Tentu jawabannya “Saya mau.” Tetapi, yang ada seringkali kita justru mengeluh, mengapa mereka disembuhkan dan saya tidak bisa seperti mereka. 

Tuhan Yesus mengerti akan keadaannya, dalam ketakutan, dalam kekuatiran, dalam kecemasan. Yesus mengerti kondisi itu, maka Yesus memberikan pengharapan kepadanya. Pengharapan bagi kita, bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, kuasa Tuhan tidak pernah berubah, dahulu sekarang dan sampai selama-selamanya.

Apapun sakit penyakit Saudara, percayalah Yesus mengerti keadaan Saudara. Jangan putus asa, jangan kuatir, jangan takut, karena Tuhan Yesus pasti menyembuhkan. Karena itu datanglah kepada-Nya. Kata Yesus, “Marilah yang letih lesu dan terbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.” 

Datang kepada-Nya, berdoa kepada-Nya maka engkau akan mengalami kesembuhan yang sempurna dari Tuhan kita Yesus Kristus, Sang Penyembuh yang akan menyembuhkan segala penyakitmu.

Kemudian doa kesembuhan dipimpin oleh Pdt. Sutarti. Sebelumnya membacakan ayat dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” 

Di dalam nama Yesus segala sakit penyakit, baik itu sakit kepala, sakit mata, jantung, ginjal, Covid-19 di dalam nama Tuhan Yesus semua sakit penyakit menjadi pulih dan sembuh di dalam nama Yesus.

Selanjutnya Pdt Eddy Sujarwo memimpin doa untuk wilayah Bekasi, untuk para pemimpin dan jajaran pemerintahan yang ada di Bekasi, tenaga medis dan warga Bekasi. Dilanjutkan oleh Pdt Sutarti mendoakan bangsa dan negara Indonesia, supaya Tuhan memulihkan bangsa ini baik sektor ekonomi, perkebunan dan semua sektor lainnya.

Acara Pray For Cities Online Bekasi ditutup oleh Linda Mei, dilanjutkan dengan pengumuman layanan doa, jadwal acara PFC Online berikutnya, serta mengingatkan untuk mentaati himbauan pemerintah agar stay at home.

Tuhan memberkati.

(rah/ver)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram