PFC Online 9 Juli 2021: Damai dengan Allah

Ibadah Pray For Cities Nusantara berlangsung pada 9 Juli 2021 pukul 19.00 WIB. Ibadah dapat disaksikan melalui Youtube, Facebook dan Instagram.

Pray For Cities Online dilayani oleh:
• Pdt. Lerweik Naat, Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Halleluya Cengkareng, Jakarta Barat.
• Pdt. Sariana Laganda, Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) jemaat Yordan Toinasa, Sulawesi Tengah.
• Pdt. I Made Tunas, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Cab. Cisasungka, Tangerang, Banten.
• Pdt. Kornelius Sukaryanto, Gereja Isa Almasih (GIA) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
• Ev. Delvi Marlina, KPPI Ministry.

Damai dengan Allah

Pdt. Lerweik Naat menyampaikan Firman Tuhan dari Yoh 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Dasarnya manusia adalah manusia yang berdosa. Roma 3:23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”. Apa yang kita perbuat semua menjadi sia-sia, sebab ada jurang pemisah, yaitu dosa kita.

Tuhan menciptakan manusia dengan tujuan agar memuliakan nama Tuhan. Manusia ingin bertemu dan berdamai dengan Allah sehingga manusia berusaha membangun jembatan dengan Allah melalui cara berbuat baik, beragama dan taat dalam peraturan agama. Namun cara ini tidak cukup untuk sampai kepada Bapa di sorga.

Jalan untuk sampai kepada Bapa di sorga hanya satu, yaitu melalui Tuhan Yesus Kristus.
1 Petrus 2:24, Tuhan Yesus menanggung dosa kita di kayu salib. Yohanes 1:12, “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya”

Untuk menerima Tuhan Yesus, kita harus mengaku bahwa kita adalah orang yang berdosa (Yes 59:2), kita harus bertobat dari segala dosa kita dan percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru selamat. Jika kita datang kepada Tuhan Yesus, maka kita akan berdamai dengan Allah, dan kita akan diselamatkan. Yesus adalah pintu untuk masuk ke dalam kerajaan sorga, Roma 10:13.

Doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat dibawakan oleh Pdt. Sariana Laganda. Firman Tuhan dibacakan dari Yoh 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Setelah berdoa menerima Tuhan Yesus, kemudian menyampaikan undangan Tuhan untuk melayani Dia, dengan membacakan Lukas 10:2 “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” Tuhan mau mengundang kita untuk melayani Tuhan, tidak perlu meninggalkan profesi, tidak perlu meninggalkan study, dimanapun Tuhan mau memakai kita.

Seorang Lumpuh yang Disembuhkan

Firman Tuhan tentang kesembuhan dibawakan oleh Pdt. I Made Tunas. Firman Tuhan dibacakan dari Kisah Para Rasul 3:1-10. Penolong akan diberikan bagi yang melayani Allah. Penolong itu adalah Roh Kudus. Ketika murid-murid berdoa, murid-murid dipenuhi Roh Kudus seperti yang dikatakan dalam Kisah Para Rasul 1:8. Saat Rasul Petrus dan Yohanes bertemu dengan seorang lumpuh dibait Allah, seorang yang lumpuh tidak dapat melakukan apa-apa. Orang lumpuh ini menginginkan imbalan dari orang-orang yang datang termasuk dari kedua rasul ini. Tetapi sesuatu yang diberikan oleh kedua rasul ini lebih dari imbalan, ke dua rasul berdoa sehingga orang lumpuh ini dapat berjalan.
Orang lumpuh ini sangat berbahagia dan bersukacita.

Demikian saat ini kita ada dalam masa yang sulit, pandemi masih berlangsung. Markus 11:28, Tuhan katakan mari datang kepadaNya semua yang berbeban berat. Saat kita datang kepada Tuhan, apapapun kelumpuhan yang kita alami, mungkin usaha, atau iman kita lumpuh. Dengan iman kepada Yesus, berjalan! Seperti orang lumpuh ini, ketika ia berjalan dengan iman maka ia ditolong. Kitapun akan ditolong. 1 Petrus 2:24b “Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh”.

Selanjutnya doa kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Kornelius Sukaryanto, Firman Tuhan dibacakan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Pemirsa diajak meletakkan tangan pada bagian yang sakit, lalu berdoa.

Setelah itu Pdt. Sariana Laganda memimpin doa bagi bangsa dan negara. Berdoa untuk Presiden dan Wakil Presiden, TNI POLRI dan Pemerintah, agar Tuhan berkati dan sertai. Pdt. Kornelius Sukaryanto berdoa bagi perekonomian bangsa. Memberkati setiap sektor usaha yang ada juga berdoa bagi tenaga kesehatan. Berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

Pray For Cities Online Nusantara ditutup oleh Ev. Delvi Marlina. Sebelumnya disampaikan layanan doa yang tersedia dan menghimbau agar tetap melakukan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah. Sebab pemerintah adalah yang sudah dipilih Tuhan untuk menjadi wakil Tuhan di bangsa ini, kemudian disampaikan jadwal Pray for Cities Online berikutnya serta media sosial Pray for Cities. [son/ris]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram