PFC Online 6 Agustus 2021: Yesus, Sumber Air Hidup

Puji Tuhan acara Pray For Cities Nusantara secara online dapat diselenggarakan kembali pada hari Jumat, 6 Agustus 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, Youtube dan Instagram.
 
Dilayani oleh:
• Pdt. Yusak Bagus Amperiyanto, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Cendanawangi, Karanganyar, Jawa Tengah. 
• Pdt. Emmawati Rumampuk Baule, Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Siloam, Pontianak, Kalimantan Barat.
• Pdt. Steven Dalending, Gereja Penyebaran Injil (GPI) Jemaat Kana, Kota Ambon, Maluku.
• Pdt. Ibrahim Feoh, Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN) Amanat Agung Gading Serpong, Tangerang, Banten.
• Tonny Chandra, KPPI Ministry.
 
Yesus, Sumber Air Hidup
 
Mengawali acara ini Pdt. Yusak Bagus Amperiyanto menyapa pemirsa dan membukanya dalam doa. Firman Tuhan yang disampaikan dari Yohanes 7:37-44. Banyak interpretasi yang diberikan orang-orang ketika mendengarkan pengajaran Yesus pada puncak perayaan Pondok Daud. Manusia 90% terdiri dari air. Kekurangan air menyebabkan kematian. Demikian juga jiwa manusia, kekurangan air hidup membuat jiwa manusia menjadi kering. Ada yang puas apabila mencapai jabatan tertentu bahkan ada juga yang puas jika terus menerus ada didalam dosa. Dunia tidak akan pernah memuaskan jiwa manusia. Apa gunanya manusia memperoleh seisi dunia tapi kehilangan nyawanya. Hanya Yesus yang dapat memuaskan jiwa kita. Barang siapa haus, datang dan percaya kepada Dia. Yesus datang ke dunia, dicambuk, ditikam, bahkan kedua tangan dan kaki-Nya dipakukan. Ia teraniaya dan mati namun 3 hari bangkit dari antara orang mati, Ia menang atas maut. Semua Ia lakukan agar manusia beroleh hidup kekal. Ketika kita masih berdosa, Kristus rela mati untuk kita. Seberapapun gelapnya dosa kita, Yesus menawarkan pengorbanan-Nya secara cuma-cuma untuk keselamatan jiwa kita. Keselamatan yang Yesus berikan adalah sesuatu yang pasti. Mari selagi ada kesempatan, datanglah kepada Kristus.
 
Kemudian Pdt. Emmawati Rumampuk Baule memimpin doa menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sebelumnya membacakan Firman Tuhan dari Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
 
Dilanjutkan berdoa bagi mereka yang rindu untuk melayani Tuhan, dengan membacakan dasar Firman Tuhan dari Lukas 10:2, “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”  
 
Tuhan Yesus Memberikan Kesehatan dan Kesembuhan
 
Acara dilanjutkan dengan Firman kesembuhan yang dibawakan oleh Pdt. Steven Dalending. Firman Tuhan dari Yeremia 33:6, “Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah.” Sakit bisa terjadi dalam dua hal; jasmani dan rohani, tidak ada satupun manusia di kolong langit ini ingin sakit dan lemah, semua manusia mengharapkan tubuhnya sehat dan prima. Berbagai macam dilakukan agar sehat. Namun sekarang ini banyak orang-orang yang mengalami sakit dan akhirnya meninggal. Bukan karena sakit tapi karena kehilangan pengharapan. Kemudian Pdt. Steven mengajak semua pemirsa untuk beriman dan tidak menyerah separah apapun sakit penyakit yang dialami. Bangkit dan yakini ada Tuhan yang berjanji untuk menyembuhkan. Bilangan 23:19 mengatakan Allah bukan manusia sehingga Ia berdusta. Bila Allah berjanji pasti Allah menepati.
Mazmur 107:13-15 mengatakan orang-orang berseru kepada nama Tuhan. Bukan kepada orang kuat atau kepada manusia. Apabila kita berseru, Tuhan tidak pernah menutup telinga-Nya. Bersyukurlah kepada Tuhan. Jangan tunggu besok, katakan terima kasih kepada Tuhan. Biarlah lewat kehidupan kita nama Tuhan ditinggikan dan dimuliakan.
 
Doa kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Ibrahim Feoh, sebagai dasar doa kesembuhan dibacakan Firman Tuhan dari Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Pemirsa diajak meletakkan tangan pada bagian yang sakit, dan berdoa.
 
Kemudian Pdt. Emmawati Rumampuk Baule memimpin doa bagi bangsa dan negara. Berdoa untuk Presiden, Wakil Presiden, TNI, POLRI dan Pemerintah, agar Tuhan berkati dan sertai.
Dilanjutkan oleh Pdt. Ibrahim Feoh berdoa bagi perekonomian bangsa. Memberkati setiap sektor ekonomi, dan berdoa bagi tenaga kesehatan yang ada. Berdoa agar pandemi ini segera berlalu.
 
Kemudian dilanjutkan oleh Tonny Chandra yang menyampaikan pengumuman mengenai layanan doa, jadwal Pray For Cities selanjutnya dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan serta informasi medsos Pray For Cities dan menutupnya didalam doa. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online. [son/ros] 


Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram