PFC Online 30 Juli 2021: Dibebaskan dari Perbudakan

Puji Tuhan hari ini berlangsung Pray For Cities Online yang ditayangkan melalui Facebook, Instagram dan Youtube, Jumat 30 Juli 2021 pukul 19.00 WIB.

Acar Pray for Cities dilayani oleh:

  1. Pdt. Sandra M. Pankey dari Gereja Persekutuan Alkitab Indonesia (GPKAI) Jemaat Makarismos, Manokwari, Papua Barat
  2. Pdt. Adolf Butarbutar dari Kemah Injil Gereja Masehi Indonesia (KINGMI) Jemaat Imanuel, Bekasi Jawa Barat
  3. Pdt Simon Petrus Lubis dari Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPSI) Maranatha, Bima Nusa Tenggara Barat
  4. Pdt. Obed Ginting dari Gereja Kemuliaan Sion (GKS) Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatera Utara
  5. Julian Maradona, KPPI Ministry

Dibebaskan dari Perbudakan

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Sandra M. Pankey dari Roma 8 : 15 “Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

Kita sudah sering mendengar kata perbudakan. Kata perbudakan bukanlah hal yang asing untuk kita. Yang biasa dijadikan budak adalah tahanan, rakyat miskin. Di dalam perbudakan tidak ada kebahagiaan, yang ada adalah ketakutan, tangisan akan penderitaan. Seorang budak tidak memiliki hak bebas, hidupnya tergantung pada tuannya yang memperbudak dia. Dan untuk keluar dari perbudakan seorang budak membutuhkan bantuan orang lain.
Firman Tuhan ini menjelaskan bahwa iblis memperbudak roh, sehingga manusia menjadi berdosa. Upah dosa adalah maut.  Ketika seseorang hidup dalam dosa, maka ia membutuhkan bantuan untuk keluar dari perbudakan. Jika saat ini kita diperbudak, ingin keluar dari belenggu dosa; hidup dalam ilmu sihir, terikat oleh kuasa kegelapan, kabar baiknya adalah saudara bisa dibebaskan dari perbudakan dosa.

Galatia 5:1A “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita”.

Ada satu pribadi  yang dapat membebaskan kita dari perbudakan dosa, Dia adalah Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah Anak Allah yang Tunggal, Yesus Kristus adalah Firman Allah yang datang menjadi manusia, datang ke dunia untuk membebaskan kita dari hukuman dosa. Yesus Kristus mengorbankan nyawaNya untuk menebus dosa-dosa manusia dengan mati di kayu salib. Dan pada hari yang ketiga Dia bangkit dari antara orang mati, Dia naik ke surga untuk memberi tempat bagi setiap orang yang percaya kepadaNya. Oleh karena itu, terimalah Tuhan Yesus, undang Dia masuk dalam hidup kita.

Doa untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat dilanjutkan oleh Pdt. Adolf Butarbutar. Sebelumnya Firman Tuhan dibacakan dari Yohanes 3: 16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Setelah Firman Tuhan dibacakan, Pdt. Adolf Butarbutar mengajak pemirsa untuk doa terima Tuhan Yesus dan doa untuk melayani Tuhan. Firman Tuhan disampaikan dari Matius 9: 37-38 (37) Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. (38) Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Yesus Sanggup Menyembuhkan Sakit Penyakit

Firman Tuhan tentang kesembuhan dilanjutkan oleh Pdt. Simon Petrus Lubis diambil dari Matius 4: 23-25. Bahwa injil kerajaan Allah bukan berbicara soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita. Ketika pemberitaan injil kerajaan Allah disampaikan, banyak orang yang mendengar dan menerima pemberitaan injil dan mereka menerima lawatan Tuhan, mukjizat terjadi. Yang sakit disembuhkan, segala permasalahan Tuhan pulihkan.

Demikian apa yang terjadi saat ini, kondisi pandemi Covid-19 bukan kondisi yang mudah. Tapi jangan takut, Firman Tuhan ya dan amin. Iman timbul dari pendengaran akan Firman Allah. Yesus memperhatikan segala kesusahan kita, asal kita memiliki iman sebesar biji sesawi, kita akan melihat mukjizat akan terjadi dalam hidup kita. Kalau saat ini kita sakit, percaya Dia adalah Yesus yang sanggup menyembuhkan. Yesus Kristus tidak pernah berubah, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

Doa kesembuhan dilanjutkan oleh Pdt. Obed Ginting. Sebelumnya Firman Tuhan dibacakan dari 1 Petrus 2:24b “Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh”. Oleh bilur-bilur Tuhan Yesus, yakin dan percaya bahwa Yesus akan menyembuhkan. 

Rangkaian acara dilanjutkan dengan berdoa bagi bangsa dan negara. Pdt. Adolf Butarbutar memimpin untuk berdoa bagi pemerintahan, keamanan, Polri, TNI. Pdt. Obed Ginting memimpin dalam doa untuk hasil alam Indonesia, tim medis rumah sakit.

Acara Pray For Cities Online ditutup dalam doa oleh Julian Maradona dari KPPI Ministry, selanjutnya disampaikan beberapa pengumuman mengenai layanan doa, jadwal acara Pray For Cities yang akan berlangsung, media sosial Pray For Cities serta himbauan untuk tetap melakukan arahan pemerintah mengenai protokol kesehatan yang harus tetap dijalankan selama masa pandemi ini. Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online. [din/ris]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram