PFC Online 27 Agustus 2021: Yesus adalah Jalan Keselamatan

Puji Tuhan acara Pray For Cities kembali diselenggarakan pada hari Jumat, 27 Agustus 2021, dan dapat disaksikan secara online melalui Facebook, YouTube dan Instagram. 

Pray For Cities Online dilayani oleh:
• Pdt. Henri Hutagalung, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Ekklesia, Sorkam Barat, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
• Pdt. Hetty Widowaty Zacharias, Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB), Bali.
• Pdt. Barnabas Ria, Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI) Buli, Halmahera Timur, Maluku.
• Pdt. Samuel Sukiman Riyanto Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
• Pdt. Sudaryono, KPPI Ministry

Yesus adalah Jalan Keselamatan

Pdt. Henri Hutagalung menyapa pemirsa dan membuka acara dalam doa. Firman Tuhan disampaikan dari Kisah Para Rasul 4:12 “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Firman Tuhan ini berkata bahwa keselamatan hanya ada didalam Yesus Kristus. Sebab tidak ada nama lain yang dapat menyelamatkan kita kecuali Yesus. Oleh karena itu mari kita datang pada Yesus. Dalam kitab Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”.

Pernyataan ini disampaikan langsung Tuhan Yesus. Oleh karena itu ketika kita mengalami keputus asaan dan kita tidak bisa lepas dari permasalahan kita, jawabannya adalah datang pada Yesus yang adalah jalan kebenaran dan hidup.
Percaya dan andalkan Tuhan dalam kehidupan kita. Hanya pada Yesus kita berharap dan berseru. Bawa hidup kita kepada Yesus.

Setelah itu Pdt. Hetty Widowaty Zacharias memimpin dalam doa untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi.

Dilanjutkan dengan doa untuk menjadi hamba Tuhan. Sebelumnya Firman Tuhan dibacakan dari  Lukas 10:2 Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Ada Mujizat didalam Tuhan Yesus

Kemudian Firman Tuhan tentang kesembuhan dibawakan oleh Pdt. Barnabas Ria dari Markus 9:20-25.
Firman Tuhan ini berkuasa memulihkan kehidupan saudara. Oleh karena itu, jika saat ini saudara sedang dalam kondisi sakit, percayalah, kuasa Tuhan sanggup memberikan mujizat.

Ada tiga hal untuk kita dapat menerima mujizat dari Tuhan.

Pertama, bertindak dengan iman. Ketika kita mengalami persoalan atau sakit penyakit, kita harus bertindak dengan iman. Melangkah maju untuk mencari Tuhan.

Kedua, buka hati. Artinya kita datang pada Tuhan dan percaya, Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan. Seperti seorang wanita pendarahan yang menceritakan, sudah banyak dia pergi kemana-mana untuk kesembuhannya, namun tidak dia dapatkan kesembuhan. Tetapi ketika dia bertemu Yesus, maka dia mengalami mujizat kesembuhan. Kalau kita mau menerima kesembuhan, maka kita harus percaya pada Yesus. Sebab Dia sudah mati di kayu salib. DarahNya tercurah bagi pengampunan dosa kita dan oleh bilur-bilur darah Yesus, kita menjadi sembuh

Ketiga, percaya sungguh-sungguh bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Seperti seorang lumpuh yang sudah 38 tahun sakit, menjadi sembuh ketika dia percaya dan bertemu dengan Yesus. Saat ini adalah waktunya kita datang pada Yesus. Apapun sakit penyakit kita, Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan.

Setelah itu Pdt. Samuel Sukiman Riyanto memimpin dalam doa kesembuhan bagi yang sakit. Sebelumnya Firman Tuhan dibacakan dari 1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Acara dilanjutkan dengan doa bagi bangsa dan negara dipimpin oleh Pdt. Hetty Widowaty Zacharias berdoa untuk seluruh pemerintahan yang ada serta jajarannya, pemerintahan pusat sampai ke daerah, untuk setiap permasalahan bangsa dan TNI-Polri. Lalu doa dilanjutkan oleh Pdt. Samuel Sukiman Riyanto yang berdoa untuk perekonomian bangsa dan Covid-19 agar berlalu dari bangsa ini. 

Acara Pray For Cities Nusantara di tutup dalam doa oleh Pdt. Sudaryono dan dilanjutkan dengan menyampaikan pengumuman layanan doa, jadwal Pray for Cities dan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan. 

Demikian rangkaian acara Pray For Cities Online Nusantara. Tuhan Yesus Memberkati.[eud/ris]

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram